Setiap manusia tidak ada yang pernah tahu kapan dan dengan cara apa hidup-nya akan berakhir, sama seperti janin yang tidak pernah tahu akan keluar dari perut mana dia nantinya. Akhir dari sebuah perjalanan di dunia merupakan kunci sukses tidaknya kita di perjalanan selanjutnya.
Kadang kita melihat begitu alimnya seseorang memulai hidupnya, tetapi perjalanan dunia telah membuat dia terperdaya sehingga diakhir hidupnya ia menjadi orang yang dilaknat Allah Swt ( kisah seorang Abid yang menghamili putri raja ), begitu juga, kadang kita melihat betapa jahat dan buruknya seseorang memulai hidupnya tetapi perjalanan hidup telah mengajarkanya dan membuat dia bertaubat sehingga Allah memberikan keridhaan kepadanya dan memasukan mereka kedalam surga ( kisah para sahabat Nabi saw ).
Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani rah.a dalam bukunya menulis,
“Jangan kamu tertipu dengan amal, sesungguhnya amal itu ditentukan pada akhir hayatnya. Kamu harus memohon kepada Allah Swt agar diberi kebaikan pada akhir hayatmu”.
Jangan benci kepada ahli maksiat tapi bencilah pada perbuatannya bukan orangnya , karena boleh jadi suatu saat Allah Swt memberikan kesempatan dia bertaubat atas dosa-dosanya, sehingga dia memperoleh kemulian yang tinggi di sisi Allah Swt, bukankah banyak kisah para wali Allah Swt yang mempunya latar belakang Ahli maksiat tetapi karena hidayah Allah Swt mereka mempunyai kedudukan Khusus di sisi Allah Swt.

Ditulis oleh Landy 
