“ Saya Terima Nikahnya…….”

Akhirnya kata-kata itu keluar mulus dan lancar tanpa kesalahan sedikitpun, dan genaplah Rio melepas masa lajangnya. Saya hanya bisa terpanah mengikuti proses tersebut dari awal sampai akhir. Ada sebuah pengharapan dan doa terselip dihati saya. Kapan saya punya keberanian untuk melakukan itu!!!, melakukan seperti apa yang Rio , sulton, adzanny lakukan. Terlebih lagi minggu kemarin Reza baru melangsungkan akad nikah dengan santri hafiz 25 juzz, saya jadi teringat dengan istrinya adzanny yang hafiz 30 juzz di usia yang baru 15 tahun begitu hebatnya mereka mendapat calon istri, rasanya memang pantas, pasangan yang serasi di lihat dari pengorbanan mereka berdua untuk selalu memperbaiki diri.

“Kalau ente baru hafal 10 surat mana bisa dapet hafiz 30 juzz “ Ucap pak Agus yang membuat saya sadar bahwa dulu karena alasan ini lah saya menolak beberapa calon yang dari segi agama jelas diatas saya ( 19 tahun 30 juzz , 23 tahun 16 juzz, 24 tahun 18 juzz ).

“Telalu banyak orang yang sakit hati ma ente , Ane kawatir jangan-jangan ente malah dapet ceweq-ceweq yang di pinggir jalan dan mal” , Ucap Buya yang seakan sudah geram dengan sikap saya yang tidak pernah memiliki keberanian untuk berkata iya mana kala datang tawaran dari beberapa teman, ”Sayangnya adik ane dah ada calon , kalau gak dah ane nikahin ma ente” tutur Buya lagi. “Pokoknya ane kasih waktu 2 bulan ma ente , ane gak mau denger ente lom nikah , kalau sampe 2 bulan lom nikah ane sunat 2 kali he..he..he..” sahut Buya. Saya hanya bisa mengucapkan rasa terima kasih yang besar kepada teman-teman yang sudah bersusah payah memberikan masukan, mencarikan bahkan rela anggota keluargannya “ditumbalkan” kepada saya termasuk mantan calon mertua yang memliki stock para hafiz ( he..he..he.. wak syaratnya berat bangettttt ).

Ah sudahlah saya sedang tidak mau membahas tentang daftar dosa saya , kali ini saya sedang ingin berbagi cerita tentang nasehat pada saat perkawinan Rio dari salah satu ustadz yang saya kagumi ia hafiz qur’an 30 juzz dan juga ahli hadist. Semoga kelak dia juga bersedia memberikan nasehat perkawinan pada pernikahan saya , amien.

Dari beberapa nasehatnya ada poin penting yang ingin saya tulis kali ini. Dalam salah satu nasehatnya beliau berkata, sebuah keluarga dapat menjadi keluarga yang baik dimata Allah ( sakinah, mawaddah dan warrahmah ) mana kala tumbuh dari pasangan yang baik ( kedua mempelai ) karena hanya dari pasangan yang baiklah akan melahirkan generasi yang baik. “ Hak seorang anak atas orang tua memberinya nama yang baik, kedudukan yang baik, dan mendidik dengan akhlak yang baik”. Jangan pernah mengharapkan anak kita menjadi baik kalau kita sebagai orang tua tidak baik terlebih dahulu.

Dalam membina rumah tangga dapat diumpamakan seperti sholat berjamaah, dimana hanya boleh ada 1 imam, begitu pun dalam rumah tangga hanya boleh ada satu kepemimpinan dalam hal ini suami lah yang berhak menjadi pemimpinan. Sehebat apapun seorang pemimpin dia hanyalah manusia biasa yang tak luput dari dosa. Sama halnya dalam sholat, walaupun imam itu kyia sekalipun dia pasti pernah salah. Dan sudah menjadi kewajiban makmum untuk mengigatkan imam mana kala beliau membuat kekeliruan. Tetapi yang harus diingat dalam menasehati imam perlu ada aturannya, sebagaimana dalam sholat mana kala imam melakukan kesalahan maka makmum tidak boleh berkata-kata selain pujian untuk Allah ( subhanallah = maha suci Allah ) karena hanya Allah sajalah yang bebas dari kesalahan-kesalahan.

Selanjutnya mana kala makmum mengucapkan subhanallah maka imam wajib mengoreksi dirinya, apabila imam tidak sadar juga akan kesalahannya maka makmum tetap harus mengikuti imam sambil mencari waktu yang tepat untuk memberitahukan kesalahannya.

Dalam Islam di kenal adanya musyawarah, begitu juga dalam rumah tangga , dimana sudah seharusnya setiap permasalah baik besar maupun kecil harus di bicarakan bersama-sama dengan kepala dingin, masing-masing pihak harus rela mendengarkan dan menerima masukan dari yang lainnya.

Dan yang terpenting yang harus di tanamkan di diri kita lepas siapapun pasangan kita , pada hakekatnya dia dalah jodoh kita yang di berikan Allah swt untuk kita. Jadi ketika kita memutuskan untuk memasuki jenjang pernikahan , tanamkan pada diri kita bahwa TIDAK ADA YANG LEBIH CANTIK/GAGAH, LEBIH BAIK, LEBIH SEMPURNA selain pasangan saya. Kalau hal ini ada dalam diri kita maka insya Allah, Allah akan sempurnakan pasangan kita.

Dan yang juga harus di ingat, hiasilah rumah kita dengan membaca alqur’an dan sholat-sholat sunah, jadi sebelum benda-benda dunia masuk kerumah kita maka penuhilah rumah kita dengan amalan-amaln agama. Dimana setiap harinya di rumah kita ada pembacaan ayat-ayat suci al-qur’an, hadist-hadist serta anggota keluarga disibukan dengan sholat-sholat sunah. Suami mempunyai kewajiban untuk mengajarkan kepada anggota keluarganya tentang amalan-amalan dalam agama, dan istri harus mendorong suami untuk lebih mendalami agamanya agar sang suami dapat menjadi imam yang baik dirumahnya.

Sebenarnya masih banyak lagi neh pesan-pesan yang lainnya, tapi karena saya belum amal baru sekedar teori jadi rasanya di cukupkan sekian saja terlebih lagi takut di komentari Pak Agus yang gak bosen-bosennya SETIAP HARI targib saya untuk cepat-cepat menikah he..he..he..

Tenang saja Pak Agus saya tinggal tunggu laporan dari Buya yang minggu kemarin ( 4.5.6 April ’08 ) sowan dengan kyia dan ustadz di temboro, kali aja ada santrinya yang bersedia he..he..he.. ( buya ku tunggu janjimu he..he..he.. ).

Semoga Allah swt, memberikan jodoh yang terbaik untuk saya dalam waktu dekat dan menanamkan rasa CINTA sebagaimana Adam as dan Siti Hawa, rasa SAYANG sebagaimana Yusuf as dan Zulaikah , dan rasa SETIA sebagaimana Rasulullah saw dan khadijah. Amien.

Terimakasih atas komen dan kunjungannya :

halaqahpekayon , adikhresna , presty larasati , raddtuww tebbu , Menik , uwiuw , selfpage

About these ads

46 Balasan ke “ Saya Terima Nikahnya…….”

  1. chitink mengatakan:

    Semoga Allah swt, memberikan jodoh yang terbaik untuk saya dalam waktu dekat dan menanamkan rasa CINTA sebagaimana Adam as dan Siti Hawa, rasa SAYANG sebagaimana Yusuf as dan Zulaikah , dan rasa SETIA sebagaimana Rasulullah saw dan khadijah. Amien.

    Amien ya Allah…

    Amien , kita sama-sama doa pak , semoga kasus bapak cepat selesai dan Allah memberikan penganti yang lebih baik dunia akhirat, amien, Oh iya kapan neh mau main ke kosannya, liburnya hari apa aja, kan bapak punya janji mau traktir saya he..he..he..

  2. Agus Taufiq Hidayat mengatakan:

    Baik bagi yang memposting, baik bagi yang membaca…. tapi ada yang lebih baik lagi yaitu bagi yang mengamalkannya…. :)

    Jangan cuma saran aja pak Agus, mana atuh calonnya aku menunggu he..he..he..

  3. diana mengatakan:

    wakakakakaka….masya Allah Lan..segitunyaaaaa….gimana yaa..nnngggg…..jadi pengen ketawa sambil nangis…

    sabar…jodoh gak kemana-mana kok…sabarrrrr…gak dapet di dunia, bidadari surga menunggu, insya Allah….

    ada joke ringan di senin pagi biar gak stress: kalo aku masih single, aku udah minta kamu nikahin!!! *kabur*

    santailah, tetap istikharah dan istiqomah….wokey, bro? ;) :)

    Hayooooooooooooo ibu kamu pasti bisa melewati ini semua karena kamu adalah wanita TEGAR, gimana kabarnya Umar ???

  4. sulton mengatakan:

    amiin mudah2 tahun ini lan, banyak doa untuk saya ya agar cepat mendapat momongan, doa khusus untuk ane lan ! amiin

    Dek bukannya kebalik ente yang harus doain gw secara gw ini DODOLLLLLLLLLLLLLLLL banget he..he..he..

  5. Yari NK mengatakan:

    There’s always somebody for everybody!, jadi tenanglah kalau sudah jodoh tidak akan lari ke mana2, dan kalau bukan jodoh biar dikejar juga tak akan tertangkap!

    Mudah2an anda mendapatkan jodoh yang sesuai dengan ekspektasi anda, tapi ingat…. banyak hal2 penting yg harus dilakukan setelah menikah kelak, seperti membina keutuhan rumah tangga yang kontinyu dan yang paling penting adalah “wajib” menyokongi anak2 anda hingga mereka bisa mandiri, apakah itu dengan modal atau pendidikan atau yang lainnya, andalah yang “berhutang” kepada anak anda hingga mereka menjadi pribadi yang mandiri bukan anak anda yang “berhutang” kepada anda karena telah membesarkannya karena si anak memang tidak pernah diminta untuk dilahirkan!

    Makasih Pak nasehatnya , akan ku ingat selalu :)

  6. Menik mengatakan:

    Love always come mysteriously Mas. Asal kita ikhlas ngejalaninnya, insya Allah ada jalan dari Nya :)
    *sok wise mode on*
    Saya terima nikahnya …….
    Hiks, jadi inget 4 taun yg lalu…

    Amien , doain aja ya bu :)

  7. hmcahyo mengatakan:

    “Semoga Allah swt, memberikan jodoh yang terbaik untuk saya dalam waktu dekat dan menanamkan rasa CINTA sebagaimana Adam as dan Siti Hawa, rasa SAYANG sebagaimana Yusuf as dan Zulaikah , dan rasa SETIA sebagaimana Rasulullah saw dan khadijah. Amien.

    tapi usahanya dapet itu sudah belum? :)

    ntar jadi mimpi doang :)

    tetep semangat!

    hmcahyo.wordpress.com

    Usaha sih udah , beberapa teman juga sudah mencarikan , cuma hati aja lom mantep

  8. novee mengatakan:

    brarti 2bln lagi ada hajatan blog dong..

    Lah bukannya dua bulan lagi kopdar babak ke 3 :)

  9. Eucalyptus mengatakan:

    Jadi kapan neh Lan? Ditunggu lho undangannya

    Doain bunda biar mantepppppppppppppppppppppppp

  10. Rindu mengatakan:

    Buat saya yang penting bukan janji nikahnya yang diucapkan 2 menit.. tapi mampukan kita “saya terima pasangan saya apa adanya” sampe 20 30 40 tahun kedepan … ah, mustahil.

    Yup , tapi yang 2 menit itu penting loh karena itu syarat sahnya sebuah pernikahan, kalau gak ada yang 2 menit gak mungkin ada yang 20,30,40 tahun dimata Allah swt.

  11. okebebeh mengatakan:

    he..he..akhirnya buya mencak-mencak, sampai mau nyunatin mas landy dua kali..

    Gue sama ah kayak komentnya si buya, entar kalo sampai yang terakhir ini gagal lagi, gue mau nglanjutin sunatan kedua dari si buya, jadi sunatan yang ketiga..ho..ho..hoo

    Pak Eko kalau punya ku dah kecil trus di potong ma buya 2 kali ya habis donk, pak Eko gak kebagian he..he..he.. gimana kalau pak Eko potong punya buya , berani gak he..he..he..

  12. achoey sang khilaf mengatakan:

    Aku yakin dikau kan dapatkan yang terbaik
    Karena dikau begitu layak tuk dapatkan yang seperti itu
    Tinggal tunggu waktu
    Dan sepertinya takkan terlalu lama lagi :)

    Amien , semoga hal yang sama Allah berikan kepada dirimu :)

  13. adikhresna mengatakan:

    Assalamu’alaikum
    Tetapkan niat, pilih katagori, ihktiar, seleksi, istikharah, mantapkan…. Bismillah, laa haula walaa kuwwata illa billah.
    Wassalamu’alaikum

    Walaikumsalam, Saya mah ikut aja deh apa kata a’a Adi :) doain ya a’a :)

  14. erander mengatakan:

    Dalam membina rumah tangga dapat diumpamakan seperti sholat berjamaah, dimana hanya boleh ada 1 imam, begitu pun dalam rumah tangga hanya boleh ada satu kepemimpinan dalam hal ini suami lah yang berhak menjadi pemimpinan.

    Saya setuju sekali. Tapi sering kali, atas nama emansipasi. Atas nama pencari nafkah — dimana istri yang bekerja atau memiliki penghasilan tinggi — paham tersebut sering terlanggar kan.

    Menjadi imam tidak gampang. Karena bukan ego yang mesti kita kedepankan. Mentang-mentang imam, maka bisa seenak hati kita. Tapi tidak bisa juga terlalu permisif. Jadi ingat sitkom di televisi yg judulnya suami-suami takut istri.

    Btw .. boleh saran ga?? Tidak mengurangi rasa hormat saya, ucapan terima kasih yang sering mas cantumkan diakhir postingan — khususnya saya — kalo bisa ga perlu pake link ke saya. Terima kasih.

    Makanya disinilah pentingnya Agama dan musyawarah , karena kita menikah intinya untuk semakin dekat dengan Allah swt, dan yang dapat mendekatkan diri kita dengan Allah swt hanyalah dengan Agama, ketenangan dan kebahagian setiap orang ada mana kala dirinya mau diatur oleh agama, karena Allah swt telah menetapkan kebahagiaan dan kejayaan umat manusia hanya dalam pengamalan agama secara sempurna sesuai dengan apa yang di contohkan baginda Rasulullah saw.

    Insya Allah mengenai link saya gak bisa janji , karena saya pelupa, tapi saya akan usahakan.

  15. diana mengatakan:

    apa perlu ikke cariin??? *twink2*

    Siapakah gerangan yang akan kau calonkan *twink2* untuk diriku yang bantet ini :)

  16. cewektulen mengatakan:

    orang baik mendapat pasangan yang baik ya kang??? seperti cerita temen-temen anda itu…mendapat istri yang punya pengetahuan agama luar biasa..

    Yang jadi masalahnya aku bukan orang baik , Hiks

  17. zahra mengatakan:

    Banyak yang sudah menawarkan calon…
    Banyak yang sudah di tolak…
    Banyak juga yang sudah tersakiti hatinya…
    Akh landy, Benar seperti itukah???

    Kalo seperti itu pilih-pilih gak sih namanya???
    Afwan…

    *Binggung mode ON*

    Aku gak milih , cuma aku rada minder kalau dapet ceweq yang hebat itu masalahnya. , doain ya biar hati aku mantap

  18. okebebeh mengatakan:

    he,,he…mas landy, yang diatasku “kelihatannya” mau ndaftar nih mas..Mode rada serius on

    hustttttttttttttttttt pak Eko nyebutttttttt, mana mau dia ma roti bantet kaya aku ini, eh gimana tawarannya berani gak nyunat Buya he..he..he.

  19. hmcahyo mengatakan:

    @ Rindu : emang udah nikah berapa tahun mbak? :)

    Karena pertanyaannya bukan untuk saya ya jadi saya gak bisa jawab he..he..he…

  20. adikhresna mengatakan:

    Assalamu’alaikum
    Kalo dimisalkan bahwa sebelum pernikahan itu ada pentahapan proses, antum sudah pada tapap apa nih akhi?

    Wassalam

    Kalau sekarang saya lagi tidak ke arah sana setidaknya untuk 2-4 bulan ke depan karena saya sedang penyusunan skripsi, Tapi yang sudah-sudah bisanya saya baru tahap-tahap pengenalan identitas dan kepribadian , itupun sampai detik ini saya belum pernah melihat calon secara langsung baik bertatapan maupun melihat dari poto, saya hanya tahu dari beberapa teman atau ustadz tentang perihal calonnya baik fisik dan sifat dan biasanya pada tahap ini saya mengundurkan diri karena kelemahan saya, sering kali saya merasa tidak pantas, karena calon yang beberapa teman ajukan terlalu tinggi agamanya, dan saya takut tak bisa mengimbangi walau saya tahu pikiran-pikiran semacam itu datang dari setan. makanya doain saya ya a’a Adi semoga Allah berikan kemantapan agar saya terus maju tidak mundur lagi. Mohon didoakan saya yang lemah ini.

  21. hmcahyo mengatakan:

    @ Rindu : emang udah nikah berapa tahun mbak? :)

  22. okebebeh mengatakan:

    mana buya nya?? he..he..sinih, gue sunatin dienya?? biar nambah lagi die??

    Serius neh berani ;) masa jeruk makan jeruk hayooooooooooooooooo

  23. adikhresna mengatakan:

    Assalamu’alaikum

    Allah, pemilik tiap hati…Mantapkan Akhi Landy untuk melaksanakan sunnah Rasul-Mu dengan pilihan Engkau. Dengannya, maka terpenuhilah setengah dien yang saat ini masih kosong itu. Dengannya, berkahilah hidup dan kehidupannya, hidup dan kehidupan keluarganya kelak, hidup dan kehidupan keturunannya.

    Allah…tidak hanya hamba yang yakin; bahwa pilihan Engkau, adalah pilihan terbaik untuknya. Maka datangkan kepada saudaraku, permaisuri yang seiya sekata dalam mengarungi bahtera di bawah naungan ridho-Mu.

    Faidza ‘azamta fatawakkal ‘alAllah.

    Wassalamu’alaikum

  24. My breakfast mengatakan:

    Bagaimana dengan orang-2 yang takut mencari jodoh?

  25. wanoja mengatakan:

    Semoga cepat dipertemukan dengan jodohnya…
    Semoga doanya dikabulkan…
    Semoga keinginannya terpenuhi…
    Semoga Allah memberikan yang terbaik…

    Semoga yang ngirim komen ini juga ikut doakan
    Amin… :)

  26. rezki mengatakan:

    love your life and life your love…halah

  27. wahyukresna mengatakan:

    kapan ya saya nikah?
    berkutat tentang kapan saya nikah, mungkin 24, 25, atau berapa ya?

  28. diana mengatakan:

    halah..bantet..yang penting bukan bodynya yang bantet..tapi elmu Islamnya, bro! mau gak? *lirik2 Landy sambil nyodorin roti sekeranjang*

  29. raddtuww tebbu mengatakan:

    maria: kamu percaya jodoh??
    fahri: setiap orang punya jodohnya masing-masing

    *demam Ayat-Ayat Cinta :mrgreen:

  30. nurussadad mengatakan:

    nitip pesen’
    minta satu surat undangan

  31. theloebizz mengatakan:

    semoga segera dipertemukan dgn kekasih sejatinya…selama msh dlm niatan ibadah karena Allah.. :)

  32. realylife mengatakan:

    waduh , pada rame -rame ngomongin nikah nih
    jadi kapan nich Landy ? apa barengan ma saya ?

  33. hanggadamai mengatakan:

    tak doain antum dapat yang terbaik dari ALLAH. amienn

  34. aRuL mengatakan:

    saya hapal berapa juz yakz .. :D

  35. akhwat_sporty mengatakan:

    :) Keep sabar aja deccc!!
    ntar juga dateng bidadarinya :D

  36. rey mengatakan:

    ih lo hebat ya lan, hafiz… gue mah masih jauh, hiks :(

    Eh selamat juga, semoga lancar dan barokah :)

  37. Muhammad Rachmat mengatakan:

    mencium aroma perjodohan…nih !

  38. adhini amaliafitri mengatakan:

    krn manusia tdk.sempurna, krn manusia tdk.bisa hidup sendiri..maka pernikahan adalah media yg telah disediakan olehNya untuk perbaikan diri.

    udah land..!
    bismillah..
    tinggal keberanian untuk melangkah aja
    lo sendiri da siap kan sebenarnya?
    hahaha..

    *sok tau deh gwe,hihihi*

  39. uwiuw mengatakan:

    Saya hanya bisa terpanah mengikuti proses tersebut dari awal sampai akhir.

    sy jg kadang mengalami perasaan ini disebabkan situasi yg sama. Tapi jawaban sy agak beda : “ajir, ilang lagi teman gw yg bujangan….makin berkurang donk temen yg bisa diajak begadang, roundround muterin bandung, dan berhedon ria ”

    hahaha mungkin orang2 seumuran kita emang udah harus nikah ?

  40. rhainy mengatakan:

    sabar…sabar…..sabar…

  41. sluman slumun slamet mengatakan:

    selamat…
    pernikahan adalah sebuah ibadah yang mengasyikkan…
    :d

  42. [...] yang mau ikut cepat daftar [...]

  43. Abror mengatakan:

    wah sdr landy sekalian pasang iklan jomblo jg ya…hehehehe, ane baca comment2nya kayaknya yg namanya user “zahra” daftar tuh, ane usul utk ta’aruf jilid 2 atau terserah ente dah…hehehehe, smoga di percepat sama Allah jodohnya

  44. sofie_Ncop mengatakan:

    gaya lo yach… Bang pake nolak2 segala…..
    gak bagus nolak rejeki…
    tak kenal maka tak sayang….
    tidak baik murut kamu tapi itu belum tentu…

  45. s@rie mengatakan:

    assalamu’alaikum
    jodoh mang gk bs dpaksa, walo dikejar sampai ke ujung dunia juga tetep gk bisa kl lom waktunya, ini jg bagian dr usaha lohh, jgn dikira gk usaha malah pake lari lg, hahaha….., soale gwe dah ngalamin, but now easy going aje, yeee, hehehehe……

  46. YUDI PURNOMO mengatakan:

    YANG BAIK DENGAN YANG BAIK DAN YANG BUSUK DENGAN YANG BUSUK WA INNALLAHA MA’A SHOBIRIN

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 396 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: