
Akhirnya sesuatu yang selama seminggu ini menjadi misteri terjawab sudah, Ada kista di indung telur Sha ( adik saya tercinta ) sepanjang 12 cm dan itu berarti Sha harus kehilangan salah satu indung telurnya. “Apa tidak ada alternative lain selain operasi untuk mengangkat indung telur tersebut? ” tanya Sha diantara rasa takut yang menghantuinya. “ Rasanya tidak ada , dan ini harus di lakukan segera sebelum menyebar yang mengakibatkan kanker yang bisa jadi rahim ibu yang nantinya diangkat “
Saya yang ikut mendampingi Sha hanya terdiam lebih tepatnya menenangkan diri mendengar penjelasan dokter tersebut. Sedari seminggu yang lalu hati dan perasaan Sha benar-benar tercampur aduk, bayangkan saja Tgl 02 April ‘ 08 Sha memeriksakan dirinya di bidan daerah tempat tinggal kami karena keluhan sakit di bagian perutnya. Dari beberapa “pemeriksaan“ yang sangat tidak akurat ( mengunakan Test pack hanya ada satu garis yang jelas ( kerang ) dan satu tidak jelas ( kabur ) , pemerikasaan perut yang manual tanpa di bantu alat USG ) Sha dinyatakan hamil 5 bulan , “Tapi saya masih dapat setiap bulannya (menstruasi)?” Tanya Sha dengan keheranan. “Ini sudah kuasa Tuhan” Jawab Bidan tersebut membuat Sha sontak terkejut. Kalau jawabannya hanya ini kuasa Tuhan untuk apa Sha memeriksakan ke ahli medis, apa tidak ada penjelasan yang lebih ilmiah. “Bukan begitu bu, cuma apakah janin di rahim saya masih utuh atau tidak, masalahnya saya tidak menyadari bahwa saya hamil dan setiap bulannya saya masih datang bulan, dan saya juga masih menyusui ( anak ke dua Sha berumur 11 bulan ) “ tanya Sha kemudian , “Kalau masalah itu kita pasrakan saja dengan yang diatas, dan mulai hari ini anak ibu harus berhenti menyusui“. Dengan sebuah tanda tanya besar di dirinya Sha di paksa menerima vonis bidan tersebut bulat-bulat, kekawatiran jelas terlihat terlebih lagi esok paginya Sha datang bulan (menstruasi) membuat Sha bertambah kuatir. Aulia ( anak ke dua Sha ) terpaksa harus di jauhi dari Sha dalam rangka berhenti menyusui seperti anjuran bidan tersebut sehingga memaksa kami berpikir keras mengatasi rasa rewelnya, kami harus bergantian bangun malam mana kala si kecil Aulia terbagun.
Dua hari setelah vonis kehamilan tersebut dan atas saran kami sekeluarga demi untuk melihat kondisi janinnya ( sehat atau tidak ) maka Sha melakukan USG ke rumah sakit bersalin. Dan hasilnya RAHIM SHA KOSONG artinya tidak ada janin di rahim Sha seperti vonis bidan kemarin, malah Dokter kandungan tersebut menemukan KISTA di tubuh Sha yang sudah cukup membesar tanpa mau memperinci berapa besar dan dimana letak posisi kistanya, Dokter tersebut hanya bilang kista tersebut harus segera di diangkat. Dan ketika di tanya apakah ada alternative lain selain pengangkatan maka dokter tersebut dengan “kakunya” bilang tidak ada tanpa meramu kata-katanya sedemikian rupa agar si pasien setidaknya tenang. Dokter tersebut hanya menyarankan agar Sha membicarakan masalah ini kepada orang rumah dan segera melakukan operasi. Merasa tidak puas dengan penjelasannya maka saya bertanya kepada Dokter Insan, beliau menyarankan saya untuk mengecek lagi agar lebih jelas , posisi kista dan seberapa besar kistanya.
Dan akhirnya atas bantuan seorang teman hari ini ( 08 April ‘ 08 ) saya ijin cuti dari kantor untuk mengantarkan Sha memeriksa kandungan, Dan alhamdulillah kami mendapatkan keterangan lebih jelas di rumah sakit ini dan langkah-langkah apa saja yang seharusnya diambil Sha. Kista yang ada di perut Sha seukuran 12 cm dan cukup besar, posisinya ada di indung telur sebelah kiri itu berarti harus ada pengangkatan. Sha nampaknya teramat Shock mendengar hal tersebut. Saya berusaha menenangkan Sha agar orang rumah khususnya bunda tidak melihat kekawatiran tersebut. Sha memang hebat walau terlihat takut tapi dia berjuang untuk tebih tenang menghadapi ini semua.
“Gw takut di operasi dan harus ninggalin anak-anak , terlebih lagi biayanya juga mahal” ucap Sha, “Elo harus tenang Sha , masalah anak-anak biar bunda yang urus dan mengenai biaya tar coba gw omongin ma orang rumah, gw ada tabungan sedikit elo bisa pake” tutur saya, “Tapi itukan untuk kuliah elo dan nikah” ucap Sha kemudian. “ Gak papa , gw gak nikah tahun ini juga gak masalah, Insya Allah gw masih kuat , lagian calonnya juga lom ada”.
Sepanjang perjalanan Sha hanya terdiam, tapi kondisinya jauh sudah lebih tenang. Banyak hal yang saya pelajari dari kejadian ini, setidaknya Sha sudah mau terbuka tentang kondisi rumah tangganya walau tentu saja masih banyak bagian yang dia tutupi, berarti ada PR besar yang harus saya selesaikan dalam waktu dekat ini. Saya merasa senang karena dapat menemani adik saya tercinta melewati semua ini, walau masalah besar masih menggantung disana tapi setidaknya Sha menyadari bahwa banyak orang yang sayang padanya.
Terima kasih Ya Allah untuk hari ini, apapun nanti yang terjadi semoga hal tersebut adalah yang terbaik.
“Dokter tidak dapat memberikan kesembuhan, yang mampu menyembuhkan hanyalah Allah. Untuk memberikan kesembuhan dokter berhajat kepada Allah, sedangkan Allah swt untuk memberi kesembuhan tidak berhajat kepada dokter. Allah mampu memberi kesembuhan dengan perantara dokter atau tanpa dokter, dan Allah Swt mampu tidak memberi kesembuhan dengan perantara dokter atau tanpa dokter. LAAILAH ILLALLAH.”
Terimakasih atas komen dan kunjungannya :
adikhresna , Rizki on benbego , hanggadamai , Agus Taufiq Hidayat , chitink , diana , amar , rey , erander, Rozy , hafidzi , norie , Um Ibrahim , ashardi , JB’lOg Menik —



April 8, 2008 pukul 7:12 pm |
alow om landy…sedih ya dengerna, waktu aku hamil salma 6 minggu juga di vonis ada kista tapi ga sebesar kista Sha, aku terus cari 2nd opinion n googling untuk pengobatan kista ini, ternyata salah satunya adalah mengkonsumsi jus wortel kurang lebih 1kg sehari *huekss* itu berdasarkan pengaaman orang2, n kista berangsur2 mengecil, tapi untung daku lom sampe minum jus wortel, kista sudah dinyatakan hilang.
April 8, 2008 pukul 9:49 pm |
Semoga diberikan kesabaran utk mas Landy dan keluarga. Second opinion ada baiknya dilakukan, jangan terpaku dgn vonis satu ato dua RS, mas. Fatal kalo ada human error.
April 8, 2008 pukul 11:33 pm |
baru2 ini teman saya cerita ada minuman suplemen ( yg akhirnya jadi spt obat ) yg bisa membuat org yg menderita tumor atau kanker itu sembuh. Harganya kalo tdk keliru, sekitar Rp 1,9 jt utk 30 sachet. Dan pernah dibuktikan oleh si pemegang hak edarnya kepada ayahnya sendiri yg menderita kanker prostat, dan kemudian sembuh dgn minum itu, tanpa operasi….
April 9, 2008 pukul 12:59 am |
Allah SWT berfirman : “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’”
Insya Allah Lan, Allah akan sembuhkan adik antum.
“Ya Allah Tuhan segenap manusia, hilangkanlah sakit dan sembuhkan-lah, Engkaulah Yang Maha Penyembuh, tiada kesembuhan kecuali dengan penyembuhanMu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.”
Amin.
April 9, 2008 pukul 1:15 am |
Semoga diberi ketabahan dan kesabaran.
Semoga cepat sembuh..
semua ini ujian dari ALLAH..
semoga antum sekeluarga dapat melewatinya..
Yang jelas kalau kata ibunda diriku, obat yang paling manjur itu doa dan dzikir kepada ALLAH..
April 9, 2008 pukul 1:27 am |
Semoga Sha diberikan yang terbaik oleh Allah,…. dan semoga cepat sembuh.
April 9, 2008 pukul 1:43 am |
“Wahai Allah, Tuhan seluruh manusia, sembuhkanlah Sha dan Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan, dan sehatkan dan maafkanlah Sha karena Engkaulah Yang Maha Memaafkan dan menyehatkan, Tiada kesembuhan kecuali kesembuhan yg datang dari-Mu, Kesembuhan yg tak membawa kesialan dan kesakitan”
April 9, 2008 pukul 2:15 am |
Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan dan jalan keluar atas persoalan-persoalan yang dihadapi Sha dan keluarga. Memang mudah bagi saya yang hanya membaca untuk mengatakan bahwa sholat dan bersabar adalah jalan yang baik, tapi memang demikianlah anjuran-Nya, dan insyAllah ujian ini adalah cara-Nya untuk menaikkan derajat takwa Sha dan keluarga termasuk mas Landy.
April 9, 2008 pukul 2:22 am |
Ikhlas, sabar, dan tawakal ya Lan. Semoga dengan sakit ini Allah menghapus dosa-dosa yang lampau dan mudah-mudahan Allah memberi kesembuhan pada Sha.
April 9, 2008 pukul 2:49 am |
Mas, sekarang kista sudah tidak menakutkan lagi.. operasi saja, nanti akan baik-baik saja, kalau sha butuh teman, saya akan ada selalu mas.
April 9, 2008 pukul 2:52 am |
syafahallah..
Allahumma rabbannasi adhibil basa isyfi anta syaafi laa syifaan illa syifaauka, syifaan laa yughodhiru saqooma.. Taqobbal yaa karim
April 9, 2008 pukul 3:29 am |
sedih banget bacanya bang, titip salam sm adik nya ya bang, semua ini udah ada yg ngatur dan pasti ada hikmah nya dr semua cobaan ini. bai de wei enewei baswei… gimana sm suami si sha ya bang…
April 9, 2008 pukul 7:02 am |
Semoga SHA diberi kekuatan,ketabahan dan keselamatan dalam menghadapi ujian dari yang Maha Kuasa ini.
Semoga SHA cepat sembuh dan Operasinya berjalan lancar yaa ? Kami semua mendo’akanmu….
Salam
April 9, 2008 pukul 7:12 am |
Salam kenal, memang ada dokter Indonesia yang kurang bisa membuat tenang pasiennya, pasien masih dianggap sebagai obyek. Langkah mas untuk segera bergerak mencari dokter lain sangatlah tepat. Dan jangan takut operasi kalau memang itu sudah menjadi harapan terakhir. Biaya saya yakin pasti ada. Allah pasti memberi jalan. Istri saya juga pernah mengalami kanker lidah, dokter memberi vonis yang mengerikan. Kami putuskan operasi meski itu membuat kami benar benar miskin dalam arti yg sebenarnya. Jual rumah, harta, dan banyak hutang. Tapi Allah SWT memang luar biasa. Istri saya sembuh, alhamdulilah kami bisa kembali seperti sedia kala bahkan lebih baik. Mas…Allah pasti membantu…percayalah. mungkin kalau mas ada waktu silahkan membaca kisah istri saya di blog saya. Siapa tahu bisa untuk menambah semangat….Wassalam
April 9, 2008 pukul 7:25 am |
semoga mendapatkan yang terbaik versi Gusti Allah dan mendapat yang terbaik versi manusia…
April 9, 2008 pukul 7:40 am |
Insya Allah dibalik kesulitan pasti ada rahasia besar Allah SWT sebagai hadiahnya.
boleh dicoba mencari second opinion lagi sebelum benar-benar menjalani operasi. tetap semangat ya land,…
oya, thanks buat supportnya!! berharga sekali buat aku. Insya Allah ya barokah buat aku, buat landy juga.
April 9, 2008 pukul 8:11 am |
Semoga adik mas Landy segera sembuh… apapun tindakan yang dilakukan membawa pada kesembuhan.amiin
Saya pun punya kawan yang menderita TB Otak, dilakukan beberapa kali operasi otak, sudah 3 bulan sampai sekarang masih terbaring di hospital kuala lumpur. pengalaman ini membuat saya tahu bahwa ada 2 macam dokter: jujur dan menghibur. keduanya mempunyai niat baik.
Jujur: agar kita banyak berusaha dan berdoa, jika hasilnya lebih baik dari diagnosis, kita akan semakin bersyukur, atau kita bersiap kemungkinan terburuk. Menghibur: agar kita tenang.
Saya juga sadar bahwa Gusti Allah sudah mengatur semuanya dengan sangat indah…subhanallah…
Salam, terima kasih sidah berkunjung,
Jagrag
April 9, 2008 pukul 9:01 am |
(Serius baca tapi pas nyampe di paragraf lima….. ngakak!!!!)
Semoga sha lekas diberi kesembuhan oleh Allah amien.
April 9, 2008 pukul 9:01 am |
kista…
akhir pebruari kemarin ada yang abis operasi, juga karena kista… bedanya, yang abis operasi itu belum berkeluarga
Alhamdulillah ukhti sha dah nikah…
hiks… sedih… dengernya…
Dokternya bilang gitu, karna memang itu jln yang terbaik, InsyaAllah…
Karna kistanya dah lumayan gedhe
ntar, InsyaAllah sharingnya di YM ya akh…
InsyaAllah tak sapa kalo akh online…
salam buat ukhti sha…
smoga selalu diberi kemudahan dan kesabaran dari Allah
April 9, 2008 pukul 9:02 am |
Diberi kesembuhan juga…
InsyaAllah…
April 9, 2008 pukul 9:40 am |
Alhamdulillah Baik … Salam kenal. Tulisannya keren pisan euy …
April 9, 2008 pukul 9:41 am |
bro… dokter emang gitu… gak ada basa basinya… apalagi dokter senior…
sabar aja…
solat hajat… insya allah ada jalan keluar…
April 9, 2008 pukul 9:45 am |
SAbar yap ….
April 9, 2008 pukul 11:51 am |
Assalamu’alaikum
Ane cuma bisa ngasih usulan alternatif sebagai pertimbangan, Akhi:
1). benalukopi[dot]blogspot[dot]com, dengan CP: 0813 6230 1475;
2). Obat kista ovarium, dengan ramuan 30 gram daun dewa + 50 gram temu putih + 15 gram sambiloto kering, semua dicuci bersih lalu direbus dengan 1 liter air hingga tersisa 450 cc, disaring, airnya diminum 3 kali sehari. Lengkapnya dapat antum temukan di portal[dot]cbn[dot]net[dot]id dengan topik “Mencegah & Mengatasi Penyakit Kewanitaan dengan Tumbuhan Obat”
3). sehatherbal[dot]blogspot[dot]com, dengan tag: konsultasi-herbal-kasus-kista. CP: Budi Prakoso,SE.MSi dengan Hp 081310343598 atau 021-93014985.
Maha Benar Allah, bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya. Sebagaimana komentar ane untuk tulisan antum dalam “Kesederhanaan Cinta” maka yang akan ana sampaikan adalah, tetapkan dalam keyakinan adik antum bahwa penyakitnya ada obatnya. Tetapkan dan tanamkan dalam pikirannya bahwa ia akan sehat dengan ijin-Nya. Keyakinan itulah obat pertama dan mujarab untuk adik antum. Dan setiap pikiran positif itu akan terkirim untuk membangkitkan aktivitas sel-sel penyehat dan menurunkan aktivitas sel-sel penyakit. Inilah keajaiban pikiran positif; suatu rahasia yang ana selami dari firman Allah bahwa Ia sesuai dengan pikiran dan persangkaan hamba-Nya. Inilah pula yang kemudian ditulis oleh Prof Murakami dalam bukunya ‘The Divine Massage of the DNA’. Semoga Allah menyembuhkan adik engkau saudaraku. Amin.
Wassalamu’alaikum wr wbr wa
April 10, 2008 pukul 1:20 am |
oh, jadi ini kisah kasak kusuk waktu kopdar sabtu lalu? aku pikir perempuan mana yang kena kista? taunay adikmu, bro? wah, yang tabah yaaa…tetap tawakal dan istiqomah…Allah sayang sama Sha…
April 10, 2008 pukul 2:44 am |
kista itukan arahnya ke tumor kan?
April 10, 2008 pukul 3:49 am |
Ya .. karena semua berasal dari-Nya dan akan kembali pada-Nya.
April 10, 2008 pukul 8:07 am |
Semoga Allah senantiasa memberikan ketabahan dan kesabaran buat mas sekeluarga terutama buat mba’sha
April 10, 2008 pukul 12:40 pm |
[...] Gusti Allah mengaturnya dengan indah Tulisan ini tergenerasi karena adanya tulisan di blog Harapan Diri. [...]
April 10, 2008 pukul 2:14 pm |
Kisah mbak sha ini akan selalu jadi pembelajaran bagi semua…
Semoga diberi ketabahan, Allah pasti menyembuhkan…
April 10, 2008 pukul 4:25 pm |
semoga sha diberikan kesembuhan, kesabaran, kemudahan dalam segala urusan oleh Allah SWT
Salam buat sha ya mas landy…..
April 11, 2008 pukul 1:18 am |
Lan, jadi gimana Sha? Gak bisa alternatif pake obat ya buat ngecilin kistanya?
April 11, 2008 pukul 6:15 am |
hmm.. denger mslh kista ini jd inget sepupuku.. dan memang dia harus ngejalani operasi juga.
alhamdulillah udah punya anak 2 orang
Insya Allah adiknya mas Landy tabah yaaa.. semoga diberi kesembuhan oleh Allah SWT..
April 12, 2008 pukul 9:54 am |
Salaamtha,
Semoga operasinya berhasil dan Sha cepat sembuh dan Landy cepet dapet jodoh… Amiin
soal uang jangan takut, sedekah tidak akan pernah mengurangi jumlah uang kita, Insya’Allah rizki malah bertambah…
btw pengen nanya doang, suaminya Sha gak ngikut nganter ke dokter?
April 15, 2008 pukul 6:52 am |
Alhamdulillah sy diberikesempatan untuk menambah pengalaman, dengan membaca tulisan di atas besarta komentar dan sarannya. Semoga doa-doa di atas segera di kabulkan Allah SWt.
Wassalamualaikum WrWb
April 16, 2008 pukul 1:37 pm |
Kita diwajibkan berusaha dan tidak boleh berputus asa, semua adalah tawakkal…hasilnya kita serahkan sepenuhnya kepada Allah Swt. dengan sabar, doa dan ikhlas…
semoga Allah memeberikan yang terbaik buat kita semua, Amiiin.
salam dr Egypt
Mei 22, 2008 pukul 7:24 am |
Herbal utk kista :
1. Rumput mutiara – utk mengecilkan kistanya
2. Sambiloto – utk atasi sakit dan antitumornya
3. Kunir putih – anti kanker
Info sharing pengalamannya bs lihat di blog sy.
Semoga bermanfaat.
Wass
Juli 12, 2008 pukul 5:13 pm |
Kista bisa disembuhkan
Pengalaman ibu Heny sembuh dari kista, sesudah menggunakan herbal selama 3 bulan
Untuk bisa sembuh dari kista, harus memenuhi 3 syarat utama :
1. Berdoa yang tekun
2. Tidak stress, kami bisa bantu caranya yang baik dan benar.
3. Tidak makan daging sapi, kambing, babi, cumi, udang, kepiting, kerang, gula, telur, gorengan dll. (Utamakan makan sehat Buah dan sayur dan ikan
4. Olah Raga.
Untuk kesaksian nyata, cara pengobatan dan cara tidak stres, robah pola makan secara lengkap dapat menghubungi
Suami ibu Heny .. Bapak Bagus di telpon flexy 021-68499358
Tuhan menyembuhkan ib Sha.