“Fase Kehidupan Manusia “

Beberapa fase dalam hidup ini telah kita lewati diantaranya kita telah melewati Alam Ruh, alam dimana sebelum jasad manusia diciptakan, fase selanjutnya kita menuju Alam Rahim, alam kandungan ibu tempat menyempurnakan jasad manusia dan penentuan kadar nasib kita didunia seperti hidup, rezeki, kapan dan dimana kita meninggal,

Dan sekarang kita memasuki fase yang ketiga Alam Dunia, Alam tempat ujian bagi manusia, siapakah diantara mereka yang paling baik amalannya. Dan masih ada 2 fase lagi yang kita akan lalui yaitu Alam Kubur ( alam barzakh) alam tempat menyimpan amal manusia, di alam ini Allah menyediakan dua keadaan, nikmat atau azab kubur. Dan alam terakhir yang harus kita lewati adalah Alam Akhirat ( alam tempat pembalasan amal-amal manusia ). Di alam ini Allah menentukan keputusan dua tempat untuk manusia, apakah ia akan menghuni surga atau menghuni neraka.

Sesungguhnya didalam seluruh perintah Allah ada kebaikan yang berguna bagi manusia itu sendiri, untuk melewati fase-fase dalam hidupnya, mungkin dalam fikiran kita akan berkata untuk apa saya sholat , puasa, zakat dan lain sebagainya toh semua itu tak ada gunanya didunia,

Sama halnya dengan sebuah janin yang berada di dalam rahim seorang ibu, pada saat itu yang terpenting baginya hanya sebuah tali pusar yang dia gunakan untuk kehidupan dia saat itu, janin tersebut tidak mengerti apa gunanya tangan , kaki, mata , telinga , hidung dan lain sebagainya, karena memang semua itu tidak berguna didalam rahim , tapi semua itu akan berguna nanti pada fase selanjutnya yaitu Alam Dunia. Mungkin kalau janin tersebut bisa bicara maka dia akan protes pada Tuhan , benda-benda seperti tangan , kaki, mata , telinga , hidung dan lain sebagainya hanya menyusahkan dia di rahim yang gelap dan sempit. Pada hal benda-benda tersebut akan berguna ketika kita memasuki fase selanjutnya.

Pada Alam Dunia kita baru mengetahui apa gunanya Allah swt ciptakan tangan, kaki , mata , telinga, hidung dan sebagainya, dapat dibayangkan apa jadinya kalau sebuah janin menolak ketika Allah menciptakan benda-beda tersebut untuknya. Janin tersebut akan merasakan kesulitan untuk menghadapi Alam selanjutnya yaitu dunia.

Karena pada Alam Dunia kita baru akan menyadari dan mengetahui mengapa Allah ciptakan tangan yang digunakan untuk memegang suatu benda, telinga yang digunakan untuk mendengar, mulut untuk bicara, kaki untuk berjalan, dan lain sebagainya.

Begitu juga hari ini ketika kita berada di Alam Dunia kita tidak mengerti mengapa kita harus sholat, membaca alqur’an , zakat, puasa , dzikir, karena semua itu akan berguna pada 2 fase yang akan kita lalui berikutnya, dimana kita sangat bergantung kepada amalan-amalan tersebut seperti halnya bayi ketika lahir didunia.

Ketika kita memasuki fase selanjutnya yaitu Alam Kubur dan Alam Akhirat, kita baru akan mengetahui bahwa sholat tahajud yang kita lakukan dapat menerangi kita di Alam kubur dimana tidak ada cahaya selain dari amalan tersebut, kita akan mengetahui dengan membaca Alqur’an akan memudahkan kita menjawab pertanyaan Mungkar dan Nakir, Shaum dan Shadaqah akan memudahkan kita melintas Shirat, dengan Dzikrullah kita akan mendapatkan lindungan Arsy Allah swt pada hari hisab dimana pada saat itu manusia bermandikan keringat karena jarak matahari hanya satu jengkal diatas kepala kita.

Betapa menderitanya kita mana kala pada Alam Dunia kita tidak menyempurnakan semua itu, karena Akhirat merupakan kehidupan yang sebenarnya, kehidupan yang abadi , tidak akan ada kematian sesudahnya.

Oleh sebab itu berusahalah menyempurnakan semua perintah Allah swt sekarang ketika masih ada kesempatan, karena dapat kita bayangkan kalau malaikat maut datang menjemput sedangkan bekal yang kita siapakan teramat sedikit, kita akan menggalami kesukaran yang teramat sangat melewati fase-fase selanjutnya.

Semoga Allah dengan Rahimnya memberikan kekuatan kepada kita untuk selalu dapat meningkatkan amal ibadah kita sehingga kapanpun Allah memerintahkan malaikat maut untuk menjemput, kita sudah siap dengan perbekalan yang memadai dan selain kita berusaha menyiapkan bekal tidak ada salahnya kita juga berusaha mengajak orang lain kearah perbaikan seperti yang kita lakukan sekarang ini, karena barang siapa yang mengajak kepada suatu kebaikan dan orang yang diajaknya melaksanakannya maka kita akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkan tanpa mengurangi pahala orang tersebut. Jadi mari mulai sekarang kita melakukan perbaikan diri bersama-sama sebelum terlambat.


Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :

Okta Sihotang , Agus Taufiq Hidayat , Ahmad Iqbal Lazuardi , Alex Abdillah , adikhresna

About these ads

24 Balasan ke “Fase Kehidupan Manusia “

  1. hanggadamai mengatakan:

    yuk sempurnakan akhlak kita..

  2. ashardi mengatakan:

    cari bekal yang banyak!!!

  3. Frida mengatakan:

    Alhamdulillah, terima kasih pencerahannya. Smoga kita diberi hidayah dan diselamatkan dalam menjalani semua fase kehidupan, mari kita berbuat yang terbaik di dunia ini.

  4. JoEy D`JuVe mengatakan:

    Bayi nya Lucu… Ga sabar nunggu lahirnya “si kecil” ku

  5. Okta Sihotang mengatakan:

    emang seperti itulah kehidupan itu
    dari titik menjadi suatu object yang besar dan beragam
    sekarang masalahnya adalah, bgimana kita menjalani fase itu, hingga kita menjadi suatu object yang besar yang emang bermakna.
    salam, kembali kasih yak ;)

  6. Alex mengatakan:

    Ass.

    saya aminkan doa pd paragraf terakhir..amin.

  7. nenyok mengatakan:

    Salam
    Amin untuk semua doa diatas, iya ya kan katanya jikalaupun manusia selama hidupnya melakukan amalan baik lom tentu dijamin masuk surga, karena hal itu ditentukan oleh rasa kasih sayang dan Rahmat Sang Khalik. trims atas pencerahan yang menyejukan ini :)

  8. kebumen mengatakan:

    Siapakah Kamu Sebenarnya?
    Kalau seseorang belum menemukan sesuatu demi apa ia bersedia mati, ia tidak pantas hidup.
    Keterangan
    Kita kembali kepada Qur’an
    ‘ Wama kholaktuljinna wal insan illaa liya’k budhu’
    Maka… jika seseorang telah menempatkan Fa’budhu pada way of life Nya, maka itulah orang-orang yang pantas Hidup. Hidupnya Hanya Demi Alloh swt.

  9. ghaniarasyid mengatakan:

    kayaknya…
    pernah baca di sebuag buku tentang ini :)

  10. yanti mengatakan:

    Perjalanan ini singkat… dan gak tahu ada rambu peringatan kapan berakhirnya…

  11. dito mengatakan:

    Assalamu’alaikum
    Salam kenal Kak ya…. Apa kabar Kak? Wassalam

  12. realylife mengatakan:

    bener banget
    setuju sekali sahabatku
    yukkk , intropeksi diri

  13. diana mengatakan:

    TFS, bro!

  14. Dulloh Abdullah mengatakan:

    Artikelnya bagus sekali saya benar-benar baru tahu dan menyadari bahwa memang benar bahwa di alam rahim seperti tangan dll belum ada gunanya baru akan berguana pada fase selanjutnya begitu juga di alam dunia ini belum ada gunanya sholat, sodakoh dll dan baru akan berguna pada fase berikutnya. mudah-mudahan dengan ini sy akan terus meningkatkan amal ibadah untuk kehidupan fase selanjutnya, amien

  15. jaman edan mengatakan:

    andai semua di demensi 3 ini berjalan seperti itu duh alangkah damainya bumi ini.
    Tapi walach …. kebanyakan manusia di negeri ini banyak yg Suka Melecehkan Tuhan ! Buktinya lha wong hartanya sebagian atau semua didapat dengan cara haram koq beraninya Sholat dan Beramal bahkan naik haji !!!
    Penyelenggaranya pun ikut ramai2 nyikat uang urusan haji !!! Tanda Ahir zaman !!!

  16. susi mengatakan:

    intinya zakat solat pusa infakdan sedekah adalah alat untuk menghadapi fase kehidupan selanjutnya.tapi adaada aja alasan untuk menjalankanya.betul…………………………??????????????????????????????????

  17. ruslilatiako mengatakan:

    semua pasti akan melewati fase yang terakhir…cuma qt tidak tau kapan dan di mana…

  18. rusli latiako mengatakan:

    qt pasti akan melewati alam maut…siap kah qt menghadap kematian???siapkah amal qt menghadap ALLAH???

  19. hadi mengatakan:

    Jazzakallah khrn ktsro,,,terimakasih pencerahannya,,,mohon ijin copy artikel ini utk keperluan dakwah ya Akhi! Terimaksih… ^_^

  20. nizar akmal mengatakan:

    laa ilaaha ilallah..laa ma’buda ilallah..

  21. salafudin mengatakan:

    sungguh sangat berarti untuk memaknai hidup ini, terima kasih atas pencerahannya smoga tambah muatannya untuk menyadarkan diri kita selaku manusia sehingga kita dapat mengabdikan slalu kepada Allah SWT Yang Menciptakannya

  22. ryhant mengatakan:

    segala sesuatu akan binasa hanya Allah yang kekal.

  23. Andang Deceria Jaya mengatakan:

    Alhmdllh….SubhanaLLoh…smoga jadi pencerah Qolbu…yok kite2 perbyk amal and iman sholeh

  24. A.R.U mengatakan:

    Makasih infonya. . . :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 395 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: