Untuk Para Pria

Juli 7, 2008

Dari Abu Hurairah r.a , ia berkata, Rasulullah saw bersabda, “Orang mu’min yang paling sempurna imannya ialah yang paling bagus akhlaqnya. Dan sebaik-baik orang di antara kalian ialah yang paling baik kepada istrinya.” ( H.r. Ahmad ).

Subhanallah, begitu indahnya Islam yang menempatkan keindahan akhlaq menjadi penyempurna iman dan berbuat baik kepada istri merupakan bagian dari kesempurnaan itu. Sayangnya hari ini para suami hanya mengetahui tugasnya mencari nafkah untuk memenuhi keperluan anak istrinya saja, mereka lupa ada tugas-tugas yang lain selain hanya memberi nafkah lahir, ulama bagi tahu ada 4 nafkah yang harus di berikan suami kepada istrinya.

1. Nafkah Iman.

Bagaimana seorang suami harus mendidik istri dan anak-anaknya hanya berhajad kepada Allah swt saja. setiap ada masalah maka kita arahkan anak dan istri kita untuk berlari kepada Allah swt, jangan berlari kepada makhluk hatta itu suaminya sendiri. Arahkan anak dan istri kita pada amalan agama, setiap anak kita meminta apapun katakan: “Mintalah kepada Allah!!” niscaya Allah bukan hanya memberikannya di dunia tetapi juga nanti di akhirat. Sahabat Nabi saw menangis di masjid hanya untuk meminta garam kepada Allah swt. Mintalah segala sesuatu kepada Allah swt, Nabi Sulaiman as minta kerajaan langsung kepada Allah swt sehingga tak kesan kepada makhluk ketika menjadi Raja.

Semua benda dahulu tidak ada tetapi Allah ta’ala ada kan dan Allah yang kelak meniadakan, yakini bahwa semua makhluk akan binasa kecuali dzat Allah swt. Segala sesuatu Allah swt yang ciptakan, walau seluruh nabi dan rasul berkumpul untuk menggerakan sebuah pohon maka tak akan mampu tanpa ijin Allah swt.

Orang tak beriman ketika melihat matahari terbit di pagi hari mereka langsung fikir kepada pekerjaan. Petani fikir ke sawah, pedagang fikir ke toko, pegawai fikir ke kantor. Tak ada yang melihat Qudratullah saat melihat matahari terbit, padahal setiap hari matahari pergi bersujud kepada Allah swt tetapi manusia tidak mengetahui.

Hari ini setiap kita memiliki 5 perkara yang di cintai dan 5 perkara yang dilupakan,

1. Kita memiliki kecintaan kepada “Dunia” dan melupakan “Akhirat”.

2. Kita memiliki kecintaan kepada “Mal” ( Harta ) dan melupakan “Amal”.

3. Kita memiliki kecintaan kepada “Kehidupan” dan melupakan “Maut” ( kematian ).

4. Kita memiliki kecintaan kepada “Rumah-Rumah Besar” dan melupakan “Kubur”.

5. Kita memiliki kecintaan kepada “Khalq” ( ciptaan ) dan kita melupakan “Khaliq” ( Pencipta )”.

Hal-hal seperti ini yang seharusnya kita lagi dan lagi sampaikan kepada anak istri kita agar mereka dapat merubah yakin mereka hanya kepada Allah swt, dapat merubah jasbah dengan jasbah Rasulullah saw

Baca entri selengkapnya »