“Ridha Terhadapa Segala Ketentuan-Nya”

Oktober 16, 2008

Tidak pernah ada suatu yang kebetulan yang terjadi di dunia ini baik ketika kita bertemu dengan seseorang sampai hebusan angin yang meniup sebuah ranting pohon. Kalau kita mau berfikir dan mencoba merenungi, pastinya ada pesan yang hendak Allah swt sampaikan kepada kita melalui hal-hal tersebut, tapi karena banyaknya dosa dan maksiat yang kita lakukan, terkadang “pesan-pesan“ itu tidak sampai atau tidak bisa kita cerna dengan baik.

Ketika Allah swt datangkan musibah / cobaan kepada kita maka sebagain besar dari kita akan berfikir , “Mengapa Allah swt datangkan masalah itu ke dalam hidup kita” Sebagian besar dari kita masih berfikir manakala hidup berjalan sesuai yang kita inginkan berarti Allah swt sayang kepada kita, tapi manakala tidak berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan berarti Allah swt tidak sayang lagi kepada kita.

Padahal permasalah datang atau tidak bukanlah sebagai tanda sayang atau tidaknya Allah swt kepada kita, justru melalui masalah tersebut Allah swt ingin kita sebagai hamba-Nya makin bergantung kepada diri-Nya. Lari dari pintu-pintu makhluk hanya menuju pintu-Nya. Karena barangsiapa yang merasa hina dihadapan-Nya, maka Dia akan memuliakannya. Barang siapa yang tawadhu’ di hadapan-Nya, maka Dia akan mengangkatnya. Dialah Dzat yang memuliakan dan menghinakan. Dialah Dzat yang meninggikan dan menurunkan derajat, yang menetapkan dan memudahkan urusan. Tanpa Dia kita tidak akan mengenal-Nya.

Sering kali kita berpikir mengapa orang-orang yang menentang Allah kelihatannya malah di mudahkan segala urusannya, di beri kesehatan dan lain sebagainya, tetapi kita yang taat malahan selalu susah kehidupannya, selesai satu masalah datang masalah yang lain, seakan – akan masalah tidak kunjung selesai, dari mulai masalah anak sampai masalah pekerjaan dan kesehatan

Baca entri selengkapnya »