“ Apa di Surga Ada Orang yang Bertatto?”

200450318-001

Kenapa Allah swt hadirkan gelap! Agar kita tahu bahwa dengan terang segalanya akan terlihat jelas, lantas kenapa Allah swt hadirkan masa lalu yang suram dalam hidup kita ! agar kita sadar bahwa hidayah itu suatu yang mahal, yang Allah swt berikan kepada siapa saja yang mau membuka hati untuk perkara hidayah. Karena setiap orang, ya setiap orang tanpa kecuali, lepas apakah dia seorang yang memiliki kepahaman agama yang tinggi atau hanya seorang ahli maksiat mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh hidayah, tinggal seberapa jauh kita mau meraih dan mempertahankan hidayah tersebut.

Beberapa waktu yang lalu , Allah swt betul-betul telah “menampar” saya dalam artian yang sesungguhnya. Melalui kepergian seorang sahabat, Allah seakan ingin menunjukan bahwa hidayah dan surga bukan milik sekelompok orang, melainkan milik setiap orang yang dengan hati hancur datang kedepan pintu-Nya, berharap memperoleh kasih-Nya.

Betapa adilnya Allah dan betapa beruntungnya sahabat saya, karena Allah telah pilih dia kembali kepada-Nya dalam keadaan memperbaiki diri dirumah-Nya dalam balutan malam yang tenang, yang hanya Allah dan malaikat-Nya yang mengetahui bagaimana perjuangan almarhum sahabat saya meninggal dunia dalam pertobatannya.

Ketika pertama kali bertemu dengannya, saya memandang hanya dengan sebelah mata, iblis telah menguasai hati saya , sehingga perasaan lebih baik darinya yang waktu itu muncul, tapi keinginan untuk menjadi lebih baik yang datang dari hatinya menghantarkan dia pada pintu hidayah-Nya.

Pagi itu seperti bulan-bulan sebelumnya, saya dan beberapa teman mengadakan program perbaikan diri dengan cara beritikaf dimasjid sekitar tempat tinggal untuk belajar dakwah. Dan seperti biasa pula setiap pagi diadakan taklim pagi, dimana dibacakan kisah-kisah para sahabat Nabi dan perbaikan cara membaca alqur’an.

Selama mejalani program taklim, mata saya seakan sulit diajak kompromi, begitu berat untuk di buka, bukan karena malam sebelumnya saya banyak melakukan sholat malam, melainkan begitu banyaknya dosa yang ada di diri saya sehingga dalam majelis ilmu saya masih juga mengantuk. Seperti biasa setiap taklim pagi maka di buat jaulah taklim ( berkeliling di sekitar lingkungan masjid untuk mengajak orang duduk dalam majelis taklim ). Saya dan seorang teman mendapatkan tugas jaulah taklim. Dan garis nasib menghantarkan saya bertemu dengan sekelompok pemuda yang satu diantaranya menjadi sahabat saya. Beberapa orang dari pemuda itu mencoba pergi ketika melihat saya dan teman saya mendekat , mungkin mereka fikir kami kelompok Islam garis keras yang mencoba mengganggu keasikan mereka, tinggal seorang pemuda yang tetap berada di situ. Kami mencoba memperkenalkan diri dan menerangkan maksud tujuan kami datang menemui dirinya serta kami mengajak beliau sama-sama ke masjid untuk duduk dalam majelis taklim yang baru saja di mulai. Pemuda itu hanya diam, entah apa yang ada di benaknya, apakah dia berpikir saya dan teman saya hanyalah sekelompok orang yang mengganggu kesenangan dirinya atau entahlah mungkin hanya dirinya dan Tuhan yang tahu.

Saya mulai aga kesal karena dirinya seperti tiada reaksi sama sekali, dia hanya tertunduk tanpa berani beradu pandang, beberapa saat sebelum kami undur diri untuk kembali ke masjid, tiba-tiba pemuda tersebut akhirnya buka suara, “ Apa boleh orang bertatto ke masjid ?“, tanyanya waktu itu, lantas saya menjawab boleh asal dalam keadaan suci dari najis, siapa saja asalkan dia muslim boleh ke masjid. Dia hanya diam, saya seperti mendapatkan angin untuk terus berusaha agar dia mau ikut ke masjid, saya mulai bercerita banyak hal tentang kisah-kisah para sahabat nabi yang ketika masa jahiliyah begitu jahil , tapi setelah mereka bertaubat mereka menjadi ahli-hali surga.

Akhirnya dirinya mau ikut ke masjid bersama kami, setelah membersihkan diri dan mengenakan pakaian yang saya pinjamkan ia duduk bersama kami mendengarkan taklim pagi, betapa gembiranya hati saya ketika akhirnya ia mau ikut ke masjid, tak ada kata-kata yang sebanding dengan perasaan saya pada waktu itu, mungkin hanya orang-orang yang pernah terjun langsung tahu bagaimana sulitnya berdakwah di tengah-tengah manusia untuk mengajak mereka kembali kepada Allah dan ketika satu diantara mereka mau kembali taat kepada Allah, rasanya dunia dan isinya tak sebanding dengan perasaan senang yang ada di diri kita.

Lepas bada zuhur, dirinya mendekati saya dan menanyakan apakah dirinya boleh bergabung dengan kami, dan tentu saja boleh karena dakwah adalah tugas setiap umat Islam tanpa kecuali, kalau hewan yang lebih rendah dari manusia boleh berdakwah bahkan di abadikan dalam alqur’an ( semut, burung hud-hud dll ) apalagi manusia yang mempunyai tugas sebagai khalifatullah di muka bumi jelas lebih boleh lagi untuk berdakwah. Dengan berdakwah Allah swt akan perbaiki diri kita seperti yang terjadi pada diri para Nabi dan sahabatnya dan hal tersebut yang juga akan terjadi pada diri setiap orang yang mengambil kerja dakwah sebagai jalan hidupnya.

Sepanjang hari ia hanya diam, mungkin proses hidayah sedang terjadi pada dirinya, dan lepas tengah malam, saya menemuinya sedang menangis berurai air mata di pojok mesjid, saya tak berani mendekat dan hanya melihat dari kejauhan. Pemandangan yang sangat indah, dimana pada pagi hari dirinya masih bermaksiat kepada Allah swt tapi pada malamnya ia sedang menangisi dosa-dosanya. Saya menjadi malu terhadap diri sendiri, seakan saya merindukan saat-saat seperti itu , dimana begitu nikmatnya melewati malam berdua dengan-Nya, bermunajad dihadapan-Nya dengan air mata dan hati yang hancur.

Beberapa bulan setelah kejadian itu saya tidak lagi bertemu dengan almarhum karena memang tempat tinggal dan kesibukan kami yang tidak memungkinkan, tapi kami masih tetap berhubungan via telpon , sampai akhirnya 2 minggu yang lalu saya bertemu dengan dirinya di salah satu mesjid tua di kawasan kebun jeruk Jakarta Pusat.

“Ane mau belajar dakwah 40 hari “ ucapnya. Saya hanya bisa tersenyum bahagia mendengar penuturannya. “ Routenya kemana ? “ Tanya saya. “Belum di putus, besok pagi selepas bayan subuh baru ketahuan routenya, karena ane gabung dengan jamaah yang lain” jawabnya singkat. Sesaat kemudian dirinya bertanya hal yang sama seperti saat kami pertama kali bertemu. “ Apa di surga ada orang yang bertatto?” tanyanya dengan aga ragu. Dan sekali lagi saya yang sombong , yang angkuh yang ahli maksiat tapi sok bersih menjawab dengan ringannya tanpa mencerna dan berpikir lebih jauh tentang pertanyaan Almarhum tersebut. “Mana ada di surga orang yang bertatto , kalau di neraka banyak”. Jawab saya, dan almarhum hanya tertunduk sedih, saya segera menyadari kesalahan saya dan meralat ucapan saya “Tapi ente tenang aja kalau ente tetep buat dakwah , nanti ente juga akan masuk surga dan Allah sendiri yang akan menghapus tatto ente”. Almarhum sahabat saya tersenyum bahagia dengan jawaban saya, senyum yang terakhir yang saya lihat, karena saya tidak akan pernah melihat senyumnya lagi, sebuah sms saya terima malam kemarin yang mengabarkan ia telah meninggal dunia ketika dirinya sedang berlajar berdakwah, islah diri, belajar menjadi hamba yang taat, belajar mencintai Allah swt dan Rasul-Nya.

Selepas bersilaturahmi bada isya almarhum pamit dengan amir jamaah untuk tidur lebih awal karena kondisi badannya yang kurang baik, dan mendekati subuh terlihat almarhum masih tertidur, dan ketika salah satu rekan mencoba membangunkannya ternyata almarhum telah tiada, pergi meninggalkan dunia untuk bertemu Allah swt bertemu dengan sosok yang dicintainya yaitu Rasulullah saw dan para sahabat-nya, meninggalkan dunia pada saat pertobatannya. Kematian yang indah, yang selalu saya rindukan, mati di jalan-Nya, mati ketika mencoba meraih cinta-Nya.

Selamat jalan sahabat, di surga memang tiada akan ada pria bertatto , yang ada hanya pria tampan, yang suka miscall tengah malam untuk bangunin tahajud, yang suka bangun malam dan nangis kaya anak kecil, yang suka bikin gw kesel karena selalu berantakan kalau makan berjamaah, yang suka tiba-tiba batalin janji pada hal udah jauh-jauh hari dibuat. Kita memang gak akan pernah ketemu lagi di dunia, gak pernah bisa keluar masturah bareng, gak pernah akan bisa ke IPB ( India, Pakistan, Bangladesh ) berdua. Dan elo gak bisa baca blog gw lagi, pada hal elo pengen banget kita sama-sama hadir ijtima Bulan Juli nanti dan elo pengen banget ngerasin duduk di bawah tenda dan poto elo gw tampilin di blog jelek gw ini, tapi rasanya itu cuma mimpi, karena pastinya gak akan bisa terjadi. Sekarang elo dah tenang di sana, tugas elo di dunia dah selesai, tinggal gw yang masih gamang dengan jalan hidup sendiri.

Selamat jalan sahabat, semoga Allah selalu menjaga dan menerima tobat dirimu. Semoga kami yang di tinggalkan dapat memetik banyak pelajaran dari perjalanan hidupmu. Dan semoga Allah swt kekalkan kami dalam usaha dakwah, dakwah sebagai maksud hidup, hidup untuk dakwah , dakwah sampai mati dan mati dalam dakwah.

Alloh humma firlahu war hamhu wa afi’i wa’fuanhu. Amin.

Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :

Agus Taufiq Hidayat , Nimah , rike, sultan , Aini

About these ads

38 Balasan ke “ Apa di Surga Ada Orang yang Bertatto?”

  1. Isfiy mengatakan:

    Ya Allah jadikanlah gue dai mu.

  2. abihasan mengatakan:

    Allahumaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu…

    Smoga Allah SWT ampuni sgala kesalahannya, Allah terima sgala amal baiknya, dan Allah tempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya..amin ya Robb !

  3. naksara mengatakan:

    Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu wa akrim nuzulahu wawassik mathkholahu birahmatika yaa arhamarrakhimiin.

  4. cysco mengatakan:

    indah sekali bang ceritanya… sungguh…

  5. agunk agriza mengatakan:

    postingannya kerennn sangattt .. :)

  6. Mufti AM mengatakan:

    Semoga khusnul khatimah dan mendapat tempat yang sebaik-baiknya di sisiNya.

  7. mataharicinta mengatakan:

    subhanallah…!
    makasih ya udah diingetkan lagi.

  8. realylife mengatakan:

    kalo menurut saya hanya Allah yang lebih tahu
    btw maaf ni ya aku dah lama ngga mampir di sini
    masih mengurusin komunitas
    sekali lagi maaf ya mas

  9. aburaudhah mengatakan:

    masyaAlloh…semoga Alloh ampuni dia dan menaikkan derajatnya disyurgaNya..Dan bagi yang ditinggalkan, diberikan ketabahan serta kekuatan untuk selalu berubah kearah kebaikan..amin

  10. Agus Taufiq Hidayat mengatakan:

    Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu, semoga kita juga bisa mati dalam keadaan merindukan Allah SWT dan Rasulullah SAW

  11. yosi mengatakan:

    Semoga Allah berikan kita khusnul Khotimah.
    Amin ya Allah..

  12. atenk mengatakan:

    Allahummaghfirlahu warhamhu wa’fu’anhu

    Allahummaj’alnaa minhum.

    Allahummahdinaa waj’alna sababan limanihtadaa

  13. Jauhari mengatakan:

    Allah maha besar

  14. sultan mengatakan:

    Allahumaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu

  15. martik mengatakan:

    bar.. kita siap2 4 bulan ya, doain gw biar bisa ke negeri jauh.. oiya, nanti akad gw di bambu apus tanggal 7 feb jam 8 pagi, kalo acara yang dirumah gw yang di ciputat tanggal 8 nya.. oke!!!

  16. wahyu mengatakan:

    bagaimanapun kita tidak boleh merendahkan orang2 meskipun orang itu blm taat pada alloh krn alloh yang memberikan hidayah kita sebagai umat rosul berkewajiban mengajak orang2 taat. ttp semangat dalam dakwah. 4 bulan insya alloh !!!!!

  17. Fajar Harguna mengatakan:

    Subhanallahu…. karguzari dakwah yang penuh hikmah mas landy, semoga kita yang ditinggalkan dapat selalu usaha perbaikan diri, melalui usaha dakwah seperti almarhum

  18. hanafi mengatakan:

    Bar … maaf ane baru bisa baca postingannya nih… Subhanallaah…terharu ane bacanya
    tapi bar … tugas kita belum selesai.. masih banyak pemuda2 bartato yang lain di sekitar kita kan… ?

  19. imam rifai mengatakan:

    Subhanallah…

  20. el-husna mengatakan:

    subhanallah……..moga2 bermanfaat bg semua……..aamiin….

  21. dahlanforum mengatakan:

    hmmm
    mengharukan..
    mengharukan
    sekali…
    subhanallah…

  22. mohammed mengatakan:

    ya Allah…aq jg ingin mati dlm da’wah
    kita ummat nabi da’wah maksud hdp siap d hntar kee seloeroh alam dg siappoen hdp untuk da’wah da”wah smp mati mati2an dlm da’wah ala minhajunnubuwwah

  23. [...]      Yang perlu digaris bawahi dan perlu dicermati sebagian besar orang-orang yang bergabung dalam JT tidak semuanya orang baik-baik yang tidak punya salah dan dosa karena sebesar-besarnya Ikan pasti ada durinya, dan sekecil-kecilnya ikan pasti ada dagingnya, sebesar-besarnya orang pasti ada salahnya, dan sekecil-kecilnya orang pasti ada baiknya karena manusia tempatnya salah dan dosa. Banyak diantara kami yang mantan preman, penjahat, pembunuh dan lainnya , salah satunya bisa dibaca pada postingan saya “ Apa di Surga Ada Orang yang Bertatto?” [...]

  24. ahmad suaini mengatakan:

    Masya allah. inilah orang yang sudah Allah pilih da’wah sampai mati

  25. ferysafar (kang asep) mengatakan:

    subhanallah begitu mengharukan, insyallah saudara2 ku bantu doanya agar aku bisa ikut lagi dlm usaha dakwah ini. aq ingin seperti almrhm yang wafat karna berjuang dijalan allah,
    ya Allah ampunilah dosa hambamu ini

  26. saprul wong jenius mengatakan:

    orang islam saat ini banyak yang pandai sanggat pandai juga banyak,namun yang taat sangat kurang….taat pada Allah/pada Nabi/ makanya islam ber pecah belah….nah dengan usaha dawah tabligh inilah orang akan di ajarka sifat taat tadi, bukan teori namun praktek,bagi yang belum pernah ikut khuruj segera mencoba.3 hari tidak ada ruginya,gak ada orang pelihara kambing 3 hari beranak,tidak ada pegawai 3 hari gajian,namun dengan 3 hari JT akan ada perubahan,yang penting ikhlas dan belajar taat…..kalo gak cocok gak setuju tidak di paksa tinggal keputusan Allah saja.

  27. abdillah99 mengatakan:

    ALLAHUMAGHFIRLAHU WARHAMHU WA AFIHI WA’FUANHU
    TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINHU
    AMIN

    • Yadi Escobar mengatakan:

      ALLAHU AKBAR…SEMOGA TEMAN KITA DI TERIMA AMAL IBADAHNYA….JT BAGUS….AYO TEMAN2 KITA BERTOBAT..KITA HARUS MEMIKIRKAN APA YG DI PERTANGGUNGJAWABKAN KELAK DI AKHIRAT…KITA HARUS BISAA..ALLAHU AKBAR

  28. martin mengatakan:

    COBA SAUDARA TUNJUKAN PEMAHAMAN AYAT AL-QURAN DAN HADIST ORANG YANG BERTATO BISA MASUK SURGA !!! KALO BICARA TANPA ADA PEDOMAN AL-QURAN DAN HADIST SAMA SAJA DUSTA SAUDARA ! PEDOMAN ISLAM ADALAH AL-QURAN DAN HADIST DAN HENDAKNYA SAUDARA LEBIH BERPEDOMAN DENGAN AL-QURAN DAN HADIST KETIMBANG MIMPI ATAUPUN ILHAM !

  29. iqbal sibarani mengatakan:

    rasa yg tak bisa dirasakan org,
    kenikmatan yg ajib..

  30. Amr mengatakan:

    Allahu Akbar

  31. abu syafa mengatakan:

    semoga kita dikembalikan Alloh dalam keadaan yg husunul khatimah,,,amiin

  32. Ika Rusmayanti mengatakan:

    subhanallah …..

    merinding bacanya,,,,
    aku sedang membayangkan dia sedang tersenyum dari Syurga untuk Engkau ya Akhiy :)
    Insyllah…

    Aamiin.

  33. chairul nasution mengatakan:

    Allahuakbar
    merinding bacanya di campuri rasa ingin menangis juga
    Allahuakbar
    Allahuakbar

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 396 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: