<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>~Pencerahan~</title>
	<atom:link href="http://harapandiri.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://harapandiri.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Feb 2009 21:35:38 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/9fd579e1b8ac1929783debc660b34817?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>~Pencerahan~</title>
		<link>http://harapandiri.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Rumah yang memiliki Nur</title>
		<link>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/24/rumah-yang-memiliki-nur/</link>
		<comments>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/24/rumah-yang-memiliki-nur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 15:57:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Landy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Dawah]]></category>
		<category><![CDATA[Dia]]></category>
		<category><![CDATA[Ijtima Serpong]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Yakin]]></category>
		<category><![CDATA[Karkun]]></category>
		<category><![CDATA[Kista]]></category>
		<category><![CDATA[Masturah]]></category>
		<category><![CDATA[Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar dan santri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Perang]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan lama]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[khuruj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harapandiri.wordpress.com/?p=866</guid>
		<description><![CDATA[ 

 
Pada musyawarah mingguan Jakarta ( 23/02/09 ) pak Cecep Firdaus kembali menyampaikan pentingnya perkara ijtima dan harapan para masyeikh dengan diadakannya ijtima tersebut. Ijtima adalah pertemuan 2 kerja, yaitu kerja sebelum ijtima dan kerja sesudah ijtima. Harapan / target diadakannya ijtima tersebut diantaranya : 
1.                    Bagaimana setiap masjid hidup amalan agama ( dakwah illallah , [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=866&subd=harapandiri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;line-height:200%;text-align:center;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><img class="size-full wp-image-867 aligncenter" title="84056054" alt="84056054" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pada musyawarah mingguan Jakarta ( 23/02/09 ) pak Cecep Firdaus kembali menyampaikan pentingnya perkara ijtima dan harapan para masyeikh dengan diadakannya ijtima tersebut. Ijtima adalah pertemuan 2 kerja, yaitu kerja sebelum ijtima dan kerja sesudah ijtima. Harapan / target diadakannya ijtima tersebut diantaranya : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-39pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 65.95pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt &quot;">                    </span></span><span style="font-size:small;">Bagaimana setiap masjid hidup amalan agama ( dakwah illallah , taklim wa taklum, dzikir ibadah , khitmad ) </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-39pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 65.95pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt &quot;">                    </span></span><span style="font-size:small;">Bagaimana setiap rumah-rumah umat islam hidup suasana agama.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-39pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 65.95pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt &quot;">                    </span></span><span style="font-size:small;">Bagaimana setiap individu-individu umat islam mengamalkan agama secara sempurna.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Untuk poin 1 dan 3 insya Allah dapat dicapai dengan cara di keluarkannya rombongan-rombongan untuk mendakwahkan agama baik jamaah Rizal ( laki-laki ) maupun masturah ( laki-laki bersama wanita ). Sedangkan untuk poin 2<span>  </span>dapat di capai dengan cara menghidupkan taklim rumah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Menghidupkan taklim rumah secara istiqomah merupakan perkaran yang harus dilakukan oleh seluruh umat islam tanpa kecuali baik bagi yang<span>  </span>sudah mengenal usaha agama maupun belum , karena barang siapa yang menghidupkan taklim rumah maka berarti orang tersebut siap untuk didatangi agama, karena talim rumah adalah pintu masuknya agama ke dalam rumah, kalau pintunya tidak pernah dibuka bagaimana keluarga kita mau paham agama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Taklim rumah merupakan perkara penting karena taklim rumah merupakan pertemuan dua kerja maqomi baik maqomi rizal maupun masturah. untuk perkara apa saja maqomi rizal dan masturah saya rasa kita semua sudah teramat mengerti poin-poinnya walau terkadang belum sempurna mengamalkannya.<span>  </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Orang tua kita dalam dakwah sangat menekankan perkara dihidupkannya taklim rumah. Walaupun suaminya hafiz alqur’an, alim, selalu sambut takazah, pintar dalam bayan dan memberikan mudzakarah tapi taklim dirumahnya tidak hidup maka pada hakekatnya dia sedang menggiring anak dan istrinya ke pintu neraka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Karena setiap kita mempunyai tanggung jawab yang besar untuk bagaimana membawa seluruh ahli keluarga kita kedepan pintu surga-Nya, dan hal itu bisa didapat dengan cara kita mengajarkan keluarga kita tentang agama, dengan jalan menghidupkan taklim rumah secara istiqomah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kalau hanya diri kita saja yang paham agama, dan kita tak pernah buat taklim rumah untuk mengajarkan agama kepada keluarga kita , maka jangan harap agama akan hidup di tengah keluarga kita selepas kita meninggal dunia, bahkan<span>  </span>bisa jadi selepas meninggalnya kita anak dan keluarga kita menjadi orang-orang yang jauh dari agama asbab semasa hidupnya kita tak pernah membuat taklim rumah secara istiqomah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="color:#006699;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;"><span id="more-866"></span>Para sahabat nabi sangat paham untuk perkara yang satu ini, mereka setiap mendapatkan satu ilmu dari Rasullah saw mereka menceritakan apa yang di dapat dari Rasulullah saw kepada para istri dan anaknya, sehingga istri dan anak-anak bisa menjadi alim dan alimah.</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#006699;font-family:Verdana;">Dibawah ini ada beberapa manfaat </span></strong><span style="color:#006699;font-family:Verdana;"><a href="http://caktaufiq.blogspot.com/2009/02/pentingnya-talim-rumah.html"><span>pentingnya ta&#8217;lim rumah</span></a> untuk di hidupkan seperti yang ditulis oleh seorang <a href="http://www.caktaufiq.blogspot.com/"><strong>teman</strong></a> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Manfaat dari taklim di rumah:</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">1.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Allah swt akan memberikan rahmad,sakinah dan keberkahan pada ahli rumah/keluarga.</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">2.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Akan wujud suasana agama di rumah</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">3.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Ahli keluarga akan tahu nilai-nilai ahirat dan amalan agama</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">4.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN">Mengeluarkan kebesaran </span></strong><strong><span style="color:#006699;" lang="IN">MAAL<span>(harta) dan memasukkan kebesaran </span>AMAL <span>shalih dalam hati.</span></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">5.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Akan ndapat keyakinan bahwa amal Rasul dapat menyelesaikan masalah kita di dunia dan dakhirat.</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">6.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Rumah kita akan di penuhi nur yang cahayanya sampai ke langit.</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">7.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Malaikat akan masuk dan syaitan-syaitan akan keluar dari rumah</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">8.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Akan menghancurkan 40 majelis maksiat</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">9.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Akan di jauhkan dari fitnah dajjal</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;margin:0 0 10pt;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kerugian apabila tidak menghidupkan taklim di rumah</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">1.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Beramal ikut nafsu,</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">2.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Ahli keluarga tidak mengetahui nilai-nilai akhirat karena di dalam rumah tidak ada mudzakarah tentang iman dan amal shalih.</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">3.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Di rumah banyak syaitan,karena suara musik lebih sering terdengar dari pada bacaan-bacaan ayat suci Al-qur’an,gambar-gambar dan patung banyak di simpan di dalam rumah </span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">4.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Maksiat merajalela,antar anggota keluarga menjadi kurang rukun,sering terjadi pertengkaran</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;margin:0 0 10pt;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Itu semua akan terjadi karena rumah yang tidak hidup amalan agama dan taklim di rumah maka ahli keluarga tidak akan tahu pentingnya amalan agama.</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;margin:0 0 10pt;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Cara membuat taklim rumah:</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">1.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Di rumah hendaklah kita memiliki kitab atau buku ta’lim(spt:fadhilah amal),jika tidak ada bisa menggunakan terjemahan Alqur’an atau buku-buku agama yang di dalam nya terkandung firma Allah dan sabda Nabi(hadits).menurut alim ulama sebaik-baiknya harta yang di simpan di rumah adalh Alqur’an dan buku ta’lim(fadhilah amal).</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">2.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Waktu ta’lim di tetapkan,pilih waktu dimana seluruh anggota keluarga berkumpul.</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">3.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Tempat ta’lim ditentukan istiqomah satu tempat saja dan dikondisikan sebagaimana suasana masjid(bebas dari perabot mewah/patung/gambar mahluk)</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">4.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Baca ta’lim dengan istiqomah setiap hari satu kali.</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">5.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Baca ta’lim secara bergiliran setiap hari mulai bapak/suami,ibu/istri,anak-anak,dst.</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">6.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Baca buku ta’lim secara berurutan,setelah dibaca di tandai dan dilanjutkan kembali besoknya.</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">7.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Semua fadhilah di baca,diutamakan baca fadhilah shalat dan kisah sahabat.</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">8.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Sekali-kali diterangkan adab-adab ta’lim sebelum ta’lim dimulai.</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">9.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Selain ta’lim dengan membaca kitab,taklim rumah di isi dengan mudzakarah sifat-sifat sahabat,halaqah tajwid Qur’an,masa’il,muzakarah wanita,dst.</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">10.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#006699;" lang="IN">Waktu taklim sekurang-kurangnya 10 menit.</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:#ffffcc;text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 37.5pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN"><span style="font-size:small;">11.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7pt;color:#006699;" lang="IN"> </span></strong><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#006699;" lang="IN">Selesai ta’lim ditutup dengan doa kifarah majelis: “</span></strong><strong><span style="color:#006699;" lang="IN">Subnallakallahumma wabihamdika asyhaduan lailaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik”</span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#006699;font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Insya Allah kita semua niat untuk menghidupkan taklim rumah secara istiqomah</span></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harapandiri.wordpress.com/866/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harapandiri.wordpress.com/866/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harapandiri.wordpress.com/866/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harapandiri.wordpress.com/866/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harapandiri.wordpress.com/866/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harapandiri.wordpress.com/866/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harapandiri.wordpress.com/866/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harapandiri.wordpress.com/866/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harapandiri.wordpress.com/866/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harapandiri.wordpress.com/866/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=866&subd=harapandiri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/24/rumah-yang-memiliki-nur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Landy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tempat dan Tanggal Ijtima 2009</title>
		<link>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/16/tempat-dan-tanggal-ijtima-2009/</link>
		<comments>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/16/tempat-dan-tanggal-ijtima-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 22:41:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Landy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Dawah]]></category>
		<category><![CDATA[Dia]]></category>
		<category><![CDATA[Ijtima Serpong]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Yakin]]></category>
		<category><![CDATA[Karkun]]></category>
		<category><![CDATA[Kista]]></category>
		<category><![CDATA[Masturah]]></category>
		<category><![CDATA[Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar dan santri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Perang]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan lama]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[khuruj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harapandiri.wordpress.com/?p=853</guid>
		<description><![CDATA[
 
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu ……
Nahmaduhu wa nushalli &#8216;ala Rasulihil kariim. &#8216;Amma ba&#8217;du&#8230;
Alhamdulillah akhirnya tempat dan tanggal ijtima juli 2009 sudah di putus, malam ini ( 16 / 02 / 09 ) saat musyawarah mingguan Jakarta , Pak Cecep Firdaus mengumumkan tempat dan tanggal pelaksanaan ijtima dan apa saja yang harus di lakukan semua karkun ( pekerja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=853&subd=harapandiri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:center;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span class="msgbodytext"><span style="color:red;"><img class="size-full wp-image-854   aligncenter" title="83696030" src="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/02/83696030.jpg?w=170&#038;h=113" alt="83696030" width="170" height="113" /></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span class="msgbodytext"><span style="color:red;">Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu</span></span> ……</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span class="msgbodytext"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Nahmaduhu wa nushalli &#8216;ala Rasulihil kariim. &#8216;Amma ba&#8217;du&#8230;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;">Alhamdulillah akhirnya tempat dan tanggal ijtima juli 2009 sudah di putus, malam ini ( 16 / 02 / 09 ) saat musyawarah mingguan Jakarta , Pak Cecep Firdaus mengumumkan tempat dan tanggal pelaksanaan ijtima dan apa saja yang harus di lakukan semua karkun ( pekerja dakwah ) demi menyambut ijtima 2009. Ijtima juli 2009 akan di laksanakan </span><span style="font-size:20pt;color:red;line-height:200%;">di tempat yang sama sebagaimana ijtima 2008 yaitu di BSD</span><span style="font-size:small;"> . ijtima di adakan pada tanggal </span><span style="font-size:20pt;color:red;line-height:200%;">17,18,19,20 Juli dan 21,22 juli 2009 diadakan Musyawarah dengan para Masyeikh</span><span style="font-size:small;">. Berarti waktu yang tersisa untuk sukses ijtima tinggal kurang lebih 5 bulan dari sekarang. Dalam musyawarah Jakarta malam ini pak Cecep mengulang pesan yang disampaikan para Masyeikh ketika </span></span><a href="http://aldjo.wordpress.com/2009/02/03/ijtima-tongi-2009/#more-224"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">ijtima Tongi</span></a><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> di Bangladesh, pesan-pesan tersebut diantarnya ;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="color:blue;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">1.Semua karkun ( pekerja dakwah ) selama 5 bulan <span> </span>dari sekarang sampai ijtima bulan juli jangan sampai satu orangpun yang tertinggal takbiratul ula ( takbir pertama bersama imam dalam sholat berjamaah ).</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="color:blue;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">2.Semua karkun ( pekerja dakwah ) selama 5 bulan <span> </span>dari sekarang sampai ijtima bulan juli jangan sampai satu orangpun yang tertinggal baca alqur’an minimal 1 juzz setiap harinya.</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="color:blue;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">3.Semua karkun ( pekerja dakwah ) selama 5 bulan dari sekarang sampai ijtima bulan juli jangan sampai satu orangpun yang tertinggal sholat tahajud.</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="color:blue;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">4. Semua karkun ( pekerja dakwah ) selama 5 bulan dari sekarang sampai ijtima bulan juli jangan sampai satu orangpun yang melakukan kemaksiatan sekecil apapun kepada Allah swt.</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span id="more-853"></span>Insya Allah kita semua niat untuk mengamalkan 4 pesan Masyeikh tersebut dan mempersiapkan diri kita untuk menyambut takazah 13.230 jamaah baik 4 bulan maupun 40 hari. Kita korban harta dan diri habis-habisan untuk dakwah. Kalau ketika <em><span style="color:red;">“jahiliyah”</span></em> kita rela korban harta , diri dan waktu untuk bermaksiat menentang Allah swt dan Rasul-Nya , maka sekarang saat yang tepat untuk kita habis-habisan mengunakan harta, diri dan waktu kita untuk agama-Nya. 13.230 jamaah harus di berangkatkan,<span>  </span>kalau India, Pakistan , Bangladesh dan Srilangka mengirim kurang lebih 250 jamaah untuk gerak di Indonesia demi suksesnya ijtima maka sudah seharusnya kita sebagai orang yang mempunyai <em>hajad </em>jauh lebih bergerak untuk suksesnya ijtima ketimbang mereka. Karena kalau kita sendiri sebagai orang tempatan tidak mau bergerak dan sambut takazah maka bagamana hidayah akan turun dimuka bumi, sebagaimana yang ustadz Lutfi katakan dalam bayan malam jum’at beberapa waktu yang lalu di markaz <span> </span>Kebon Jeruk, bahwa air hujan akan menumbuhkan pohon manakala jatuh di tanah yang subur tapi manakala air hujan tersebut jatuh di tanah aspal maka tidak akan tumbuh pohon di aspal tersebut , begitu juga dengan kita walau para masyeikh sendiri yang datang dan bagi bayan di Indonesia tapi kalau orang Indonesianya tidak mempersiapkan </span><em><span style="font-size:14pt;color:purple;line-height:200%;">“tanah-tanah subur</span></em><span style="font-size:small;">” untuk di sirami hujan maka bayan-bayan dan nasehat para masyeikh tidak akan ada gunanya sebagaimana air hujan yang mengguyur aspal jalan. Oleh karenanya mari kita semua bergerak demi suksesnya ijtima Juli 2009. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mari saudara-saudara kita buat keputusan sekarang juga untuk menjadikan dakwah sebagai maksud hidup, kerahkan seluruh potensi yang kita punya untuk suksesnya ijtima, bergerak di mulai dari keluarga kita jangan sampai ada satu pun orang di rumah kita , lingkungan kita bahkan di seluruh Indonesia yang tidak tahu tentang perkara ijtima 2009.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dakwah itu mudah saudaraku… lebih mudah dari pada naik sepedah , kalau naik sepedah tidak semua orang bisa tapi kalau dakwah semua orang bisa , kita bisa lihat dalam dakwah ada yang matanya buta, mulutnya bisu , kaki dan tangannya buntung, ada orang kota , ada orang desa ada pejabat dan ada pula rakyat jelata, itu menandakan bahwa dakwah itu mudah dan dapat di kerjakan siapa saja. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mari saudaraku kita sukseskan ijtima sampaikan lagi dan lagi kebesaran agama dan kerja atas agama kepada setiap orang yang kita jumpa , sehingga Allah swt akan beri kita kepahaman atas kerja ini, kalau kita belum berani menyampaikan agama ini kepada orang di luar sana, kita bisa mulai dari keluarga kita di rumah , kalau belum berani juga kita bisa mulai meyampaikannya kepada <span> </span>anak-anak kita yang masih kecil bahkan kepada anak kita yang masih bayi katakan; “Wahai bayi juli nanti akan ada ijtima dimana ijtima tersebut di hadiri oleh orang-orang yang telah menjadikan masud hidup mereka untuk dakwah, maka ayah kamu berniat untuk keluar 4 bulan demi suksesnya ijtima, kamu harus siap ditinggal untuk sementara waktu semoga kelak Allah swt jadikan kamu sebagai mana Ismail as.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mari saudaraku , buat keputusan sekarang juga, detik ini juga, karena kita tak tahu kapan ajal akan menjemput, kalau karena suatu sebab Allah swt belum pilih kita untuk keluar dijalan Allah, maka kita ambil pikir dan risau untuk mengajak orang lain agar bisa keluar dijalan Allah atau setidak-tidaknya kita siapkan muallah kita untuk menerima jamaah-jamaah yang di kelurkan saat ijtima.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;">Mari saudaraku saya mengajak diri saya dan saudara semua untuk memalingkan kerja atas dunia kepada kerja atas agama, memusatkan pikir kita untuk akhirat sehingga kelak Allah matikan kita dalam dakwah , ketika kita sedang keluar dijalan Allah , ketika sedang buat jaulah, ketika sedang buat taklim , ketika sedang 2,5 jam , ketika sedang musyawarah harian, karena keberhasilan pekerja dakwah manakala Allah swt matikan dirinya dalam dakwah ketika kalam yang terakhir keluar dari lisannya adalah </span><strong><em><span style="font-size:24pt;color:purple;line-height:200%;">Laailaahaillallah.</span></em></strong><span style="font-size:small;"> <span class="msgbodytext">Semoga Allah azza wa jalla menerima seluruh pengorbanan kita semua dan mengistiqamahkan kita semua dalam da&#8217;wah baik dikala mudah maupun susah sampai anak cucu kita hingga hari kiamat. aamiin allahumma aamiin&#8230;.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span class="msgbodytext"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:center;margin:0;" align="center"><span class="msgbodytext"><span style="color:red;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Subhanallahi wabihamdika ashadu ala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik&#8217;..</span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:center;margin:0;" align="center"><span class="msgbodytext"><span style="color:red;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">wabillahi taufiq wal hidayah wassalamualaik warahmatullah</span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span class="msgbodytext"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harapandiri.wordpress.com/853/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harapandiri.wordpress.com/853/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harapandiri.wordpress.com/853/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harapandiri.wordpress.com/853/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harapandiri.wordpress.com/853/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harapandiri.wordpress.com/853/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harapandiri.wordpress.com/853/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harapandiri.wordpress.com/853/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harapandiri.wordpress.com/853/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harapandiri.wordpress.com/853/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=853&subd=harapandiri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/16/tempat-dan-tanggal-ijtima-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Landy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/02/83696030.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">83696030</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kerja atas Pemuda, Pelajar dan Santri</title>
		<link>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/10/kerja-atas-pemuda-pelajar-dan-santri/</link>
		<comments>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/10/kerja-atas-pemuda-pelajar-dan-santri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 15:49:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Landy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Dawah]]></category>
		<category><![CDATA[Dia]]></category>
		<category><![CDATA[Ijtima Serpong]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Yakin]]></category>
		<category><![CDATA[Karkun]]></category>
		<category><![CDATA[Kista]]></category>
		<category><![CDATA[Masturah]]></category>
		<category><![CDATA[Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar dan santri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Perang]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan lama]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[khuruj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harapandiri.wordpress.com/?p=840</guid>
		<description><![CDATA[
 
Assalamualikum wr.wb
Bismillahirohmanirohim..
 
Satu dari 4 tanggung jawab kerja kita di muallah  ( 1.Maqomi ( 5 amal ) , 2. Kerja atas ulama, 3. Kerja atas masturah, 4. Kerja atas Pemuda, Pelajar dan Santri  ) adalah kerja atas Pemuda, Pelajar dan Santri. Kerja maqomi ( Musyawarah harian, Taklim masjid, Jaulah 1 dan 2, 2,5 jam silaturahmi kepada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=840&subd=harapandiri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-841 aligncenter" title="1_176256603m" src="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/02/1_176256603m.jpg?w=200&#038;h=150" alt="1_176256603m" width="200" height="150" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span class="msgbodytext"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Assalamualikum wr.wb</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span class="msgbodytext"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Bismillahirohmanirohim..</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Satu dari 4 tanggung jawab kerja kita di muallah <span> </span><em><span style="color:blue;">( 1.Maqomi ( 5 amal ) , 2. Kerja atas ulama, 3. Kerja atas masturah, 4. Kerja atas Pemuda, Pelajar dan Santri <span> </span>)</span></em> adalah kerja atas <em><span style="color:red;">Pemuda, Pelajar dan Santri</span></em>. Kerja maqomi <em><span style="color:blue;">( Musyawarah harian, Taklim masjid, Jaulah 1 dan 2, 2,5 jam silaturahmi kepada tetangga sekitar masjid</span></em><span style="color:blue;"> )</span> saja tidak cukup untuk menghidupkan muallah tanpa di barengi dengan kerja atas <em><span style="color:red;">Pemuda, Pelajar dan Santri.</span></em><span style="color:red;">.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Jumlah pemuda jika dibanding dengan orang tua kurang lebih 1 : 2 artinya jumlah pemuda lebih banyak jika dibanding dengan orang tua, oleh karenanya musuh-musuh islam paham untuk menghancurkan islam maka mereka merusak para pemuda. Ini terbukti dengan orang-orang islam generasi sekarang yang malu memberi nama anak-anak mereka dengan nama-nama islam. Bahkan tidak sedikit para pemuda islam yang benci dengan agamanya sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;">Ulama bagi tahu kalau ingin melihat kemajuan agama maka kita bisa melihat lebih suka berada dimana para pemuda saat ini di mall atau di masjid, </span><strong><em><span style="font-size:16pt;color:green;line-height:200%;">Lantas siapa yang harus bertanggung jawab atas pemuda???</span></em></strong><span style="font-size:small;"> Ya kita semua. Kalau kita tidak memberikan perhatian yang lebih terhadap usaha atas <em><span style="color:red;">Pemuda, Pelajar dan Santri </span></em>maka mereka akan digarap “orang lain” yang tidak ingin islam menjadi jaya dan maju.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Media merupakan sarana utama yang digunakan sebagai alat untuk menghancurkan ahlaq para pemuda salah satunya adalah media elektronik. Dengan melalui media elektronik para ahli batil berlomba-lomba untuk memunculkan kebatilan. Lewat media tersebut kebatilan di balas dengan kebatilan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Media berlomba-lomba memunculkan kemerosotan ahlaq umat islam saat ini, sedangkan berita mengenai orang islam yang taat jarang sekali di munculkan di media sebaliknya kalau ada orang islam yang tidak taat dan melakukan kemaksiatan melanggar syariat maka media menulis secara besar-besaran, oleh karenanya kita harus berhati-hati dengan media.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="color:purple;">“Orang tua” </span></em><span> </span>kita dalam dakwah berpesan pentingnya kita lagi dan lagi betulkan niat kita dalam berdakwah dan hendaknya kita harus memberikan perhatian yang lebih kepada para <em><span style="color:red;">Pemuda, Pelajar dan Santri</span></em>, mereka adalah masa dengan agama, kalau mereka tidak diajak kepada agama maka akan ada usaha lain yang mengajar mereka ingkar kepada agama.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Allah swt memberikan kelebihan-kelebihan yang banyak kepada pemuda, mereka memiliki energi yang banyak , mereka memiliki semangat yang tinggi sehingga manakala mereka memiliki keyakinan atas suatu hal maka mereka memiliki semangat yang tinggi untuk memegang prinsip tersebut bahkan mereka tak takut mati demi membela prinsip tersebut, dapat dibayangkan kalau para pemuda tersebut di ajak untuk menentang agama!!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Oleh karenanya dimana muallah / halaqoh yang memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap kerja atas <em><span style="color:red;">Pemuda, Pelajar dan Santri</span></em> maka ke 3 aspek yang lain <em><span style="color:blue;">( 1.Maqomi ( 5 amal ) , 2. Kerja atas ulama, 3. Kerja atas masturah )</span></em> akan menjadi kuat . </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kita hari ini lupa bahwa dalam diri pemuda ada berlian-belian yang belum tergarap dan manakala berlian tersebut digarap dengan benar maka akan memunculkan dan lahir para pemuda yang mencintai Allah swt dan Rasul-Nya diatas segala-galanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kita semua jangan sampai melupakan kerja atas<em><span style="color:red;"> Pemuda, Pelajar dan Santri</span></em>. Jangan sampai pemuda digarap oleh orang-orang di luar islam, karena untuk menghancurkan suatu negara dan agama, maka mereka cukup merusak 1 generasi saja dan hasilnya maka akan nampak sekarang ini contoh berapa banyak hari ini orang-orang muda malu menyandang nama-nama islam, ini baru nama, belum amalan apalagi pakaian yang islami.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Munculnya pemuda-pemuda yang menjadi berlian-berlian dalam usaha dakwah tidak bisa terjadi dengan sendirinya , harus di pikirkan jauh-jauh hari. <em><span style="color:red;">Pemuda, Pelajar dan Santri</span></em> harus dilibatkan sedini mungkin dalam usaha dakwah ini. Oleh karenanya dibutuhkan pengorbanan yang lebih dari kita-kita yang lebih dulu mengenal usaha dakwah ini untuk lebih pokus memberikan perhatian atas kerja <em><span style="color:red;">Pemuda, Pelajar dan Santri. </span></em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span id="more-840"></span>Lagi dan lagi kita harus bertanya kepada diri kita masing-masing,<em><span style="color:red;"> </span></em></span><em><span style="font-size:20pt;color:#003300;line-height:200%;">Apa yang sudah kita buat dalam dakwah??? , apa yang sudah kita infakan untuk dakwah??? , sejauh mana kita telah berkorban untuk dakwah???,</span></em><span style="font-size:small;"> mengapa untuk perkara dunia kita sungguh-sungguh dan matian-matian melakukan yang terbaik , </span><em><span style="font-size:20pt;color:#003300;line-height:200%;">tapi sudahkan kita melakukan hal yang sama untuk dakwah??. </span></em><span style="font-size:small;">Kita selalu meminta surga yang tertinggi tetapi sudahkah kita melakukan dan berkorban untuk surga tersebut, kalau kita cinta betul terhadap akherat maka pastinya kita akan habiskan harta kita, waktu kita, diri kita untuk agama Allah yang tentunya dengan musyawarah. Karena semua pengorbanan kita harus di letakan dalam musyawarah. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kalau setiap karkun melakukan hal seperti itu ( habiskan harta, waktu dan diri untuk agama Allah yang tentunya dengan musyawarah ) maka akan muncul orang-orang yang menjadikan dakwah sebagai maksud hidup. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Indikasi orang yang menjadikan dakwah masud hidup, manakala datang takazah agama bersamaan dengan takazah dunia , baik takazah kerja, keluarga dan lain sebagainya maka orang tersebut lebih memilih takazah agama dan untuk membentuk orang-orang seperti ini memerlukan proses karena hal tersebut tidak terjadi dengan sendirinya , dan orang-orang seperti ini harus dikawal tidak bisa dilepaskan sendiri sesuai dengan arahan masyech. Semua memerlukan proses agar tak salah jalan , karena kalau tidak di arahkan semua akan salah jalan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kita harus mencintai para pemuda. Orang yang bisa kasih sayang dan sabar menghadapi para pemuda pastinya adalah orang yang maqominya sempurna. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Agama identik dengan kesungguhan, tegas bukan marah. Tanggung jawab kita di muallah bukan hanya maqomi. Harus ada kerisauan dihati kita bagaimana pemuda di mullah kita agar tak dicengkram oleh orang-orang kafir, karena kalau para pemuda sudah dicengkram oleh orang-orang kafir maka kita akan menangis darah di masa datang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Para orang tua kita dan para penanggung jawab di Nizamudin sudah ambil usaha dakwah ini dari mereka kecil , dan selalu diawasi dan dikawal sehingga besarnya mereka menjadi pikirman di markaz.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ada beberapa tertib untuk menggarap para <em><span style="color:red;">Pemuda, Pelajar dan Santri</span></em> :</span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kesungguhan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kasih sayang.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Lantas apa tujuan kerja atas <em><span style="color:red;">Pemuda, Pelajar dan Santri </span></em><span style="color:#003300;">:</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 9pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">1<em><span style="color:purple;">. Memunculkan mahasiswa dan santri yang memiliki aklaq yang sempurna terhadap orang tua mereka.</span></em> Sehingga mereka hidup didunia dengan keridhaan orang tuanya, sehingga ketika orang tua ridha maka Allah akan ridha. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 9pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">2. <em><span style="color:purple;">Memunculkan mahasiswa dan santri yang memiliki aklaq yang sempurna terhadap dosen dan guru.</span></em> Karena dosen dan guru adalah orang tua kita yang kedua maka kita juga harus memunculkan aklaq sempurna diantara mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0 0 0 9pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">3. <em><span style="color:purple;">Memunculkan mahasiswa dan santri yang memiliki aklaq yang sempurna  diantara teman-teman sejawat</span></em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Oleh karena 3 tujuan tersebut maka pentingnya <em><span style="color:red;">Pemuda, Pelajar dan Santri </span></em>keluar dijalan Allah 1 hari setiap bulan dan kalau sudah lulus kuliah maka di usahakan keluar 4 bulan dan di utamakan keluar ke IPB ( India, Pakistan, Bangladesh ).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dan kita sebagai orang-orang yang bertanggung jawab terhadap para<em><span style="color:red;"> Pemuda, Pelajar dan Santri </span></em>maka sudah seharusnya mengontroll aklaq mereka dengan 3 tujuan tersebut. Ini lah kerja kita di muallah, setiap karkun harus merasa pelajar itu sebagai anak mereka sehingga mereka memberikan perhatian kepada usaha pelajar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:20pt;color:red;line-height:200%;">Kunci untuk mendapatkan 3 tujuan tersebut: </span><span style="font-size:small;">setiap <em><span style="color:red;">Pemuda, Pelajar dan Santri </span></em>harus memiliki </span><em><span style="font-size:16pt;color:purple;line-height:200%;">prestasi yang maksimal, hasil belajar yang optimal dan nilai yang bagus, </span></em><span style="font-size:small;">kalau kunci ini di dapat maka ini bisa menjadi alat taskil yang ampuh bagi orang-orang di sekitar pelajar dan mahasiswa tersebut ( keluarga, dosen dan guru, teman-teman sejawat ). Untuk perkara itu maka penting bagi para karkun di muallah untuk mengarahkan agar para pelajar memiliki nilai yang baik dan istiqomah dalam dakwah. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pemahaan manusia hari ini masih pada hal kedunia maka kita gunakan dunia kita untuk kendaraan akhirat dan dakwah , bukan malah sebaliknya. Semakian banyak pelajar yang ikut ambil bagian dalam agama, maka semakin hidup agama sepeninggalan kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Oleh karenanya lagi dan lagi kita harus mempunyai perhatian yang lebih terhadap usaha tersebut, dan insya Allah beberapa mudzakarah tentang usaha atas <span> </span>para<em><span style="color:red;"> Pemuda, Pelajar dan Santri</span></em> akan saya tulis dalam postingan yang akan datang, mudzakarah ini saya dapat ketika masih aktif menjadi penanggung jawab pelajar di halaqoh saya. Insya Allah kita semua niat ambil pikir dan risau atau usaha atas <em><span style="color:red;">Pemuda, Pelajar dan Santri.</span></em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="color:red;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span class="msgbodytext"><span style="color:green;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Subhanallahi wabihamdika ashaduala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik&#8217;</span></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span class="msgbodytext">Wabilahi taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakathan lil alamin&#8230;</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="color:red;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harapandiri.wordpress.com/840/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harapandiri.wordpress.com/840/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harapandiri.wordpress.com/840/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harapandiri.wordpress.com/840/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harapandiri.wordpress.com/840/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harapandiri.wordpress.com/840/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harapandiri.wordpress.com/840/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harapandiri.wordpress.com/840/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harapandiri.wordpress.com/840/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harapandiri.wordpress.com/840/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=840&subd=harapandiri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/10/kerja-atas-pemuda-pelajar-dan-santri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Landy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/02/1_176256603m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1_176256603m</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang Lama, dan Kerja Maqomi</title>
		<link>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/07/orang-lama-dan-kerja-maqomi/</link>
		<comments>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/07/orang-lama-dan-kerja-maqomi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 04:51:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Landy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Dawah]]></category>
		<category><![CDATA[Dia]]></category>
		<category><![CDATA[Ijtima Serpong]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Yakin]]></category>
		<category><![CDATA[Karkun]]></category>
		<category><![CDATA[Kista]]></category>
		<category><![CDATA[Masturah]]></category>
		<category><![CDATA[Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Perang]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan lama]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[khuruj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harapandiri.wordpress.com/?p=832</guid>
		<description><![CDATA[
 
Assalamualikum wr.wb
Salah satu dari 14 butir musyawarah Indonesia di Nizamudin pada tahun 2006 adalah Kerja atas orang-orang lama, yang dimaksud orang-orang lama disini bukan seperti pengertian yang sebenarnya ( orang yang  sempurna amalan dakwahnya, orang yang selalu siap sambut takazah dan lain sebagainya ) melainkan yang dimaksud orang lama disini adalah orang yang awal ikut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=832&subd=harapandiri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-833 aligncenter" title="sb10062947ed-001" src="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/02/sb10062947ed-001.jpg?w=170&#038;h=170" alt="sb10062947ed-001" width="170" height="170" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="color:blue;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span class="msgbodytext"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Assalamualikum wr.wb</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Salah satu dari 14 butir musyawarah Indonesia di Nizamudin pada tahun 2006 adalah <em><span style="color:blue;">Kerja atas orang-orang lama, </span></em>yang dimaksud orang-orang lama disini bukan seperti pengertian yang sebenarnya ( orang yang<span>  </span>sempurna amalan dakwahnya, orang yang selalu siap sambut takazah dan lain sebagainya ) melainkan yang dimaksud orang lama disini adalah orang yang awal ikut kerja dakwah baik di muallah ataupun halaqoh sekitar kita tetapi sudah mulai <em>“dingin”</em> sehingga tak nampak lagi aktif dalam amalan dakwah tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kerja atas orang-orang lama seperti ini sangatlah dianjurkan dan ditekankan. Karena bisa jadi<span>  </span>mereka-mereka yang tak nampak hari ini adalah orang yang dahulunya menaskil kita sehingga kita bisa ikut ambil bagian dalam kerja dakwah ini atau bisa jadi mereka adalah orang yang pernah menangis memohon hidayah untuk kita dalam setiap sholat malam mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Jangan pernah memandang buruk kepada karkun-karkun ( pekerja dakwah ) yang tidak aktif, bisa jadi mereka tidak aktif karena kesalahan kita, maka ini semua adalah pekerjaan rumah kita yang belum selesai. Kita harus ambil peduli atas pekara ini bahkan hal tersebut harus didahulukan atas perkara-perkara yang lain. Jangan sampai orang-orang lama hanya dimarahi terus oleh karkun-karkun baru karena sudah tak aktif lagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;">Kalau ada orang-orang lama dikampung kita yang sudah tidak aktif lagi siapapun dia pada hakekatnya dia telah lebih dahulu dari kita keluar di jalan Allah , mungkin asbab doa dan tangis dia, asbab taskil dia kita bisa ikut keluar dijalan Allah , maka oleh sebab itu jangan lupa doa malam hari untuk <em>orang-orang lama</em>, datangi mereka, ketika mendatangi mereka kita di anjurkan </span><em><span style="font-size:26pt;color:red;line-height:200%;">tak usaha taskil, </span></em><span style="font-size:small;">datang jumpa mereka bawa hadiah, kargozari tetang perkembangan dakwah saat ini, tentang perkara ijtima 2009. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kedudukan orang lama dalam usaha dakwah ini seperti kedudukan jantung pada badan, orang hidup kalau karena suatu keadaan menyebabkan tangganya putus maka hal tersebut tak menyebabkan orang tersebut mati tapi kalau jantungnya yang putus maka hal itu akan meyebabkan orang tersebut <span> </span>mati , begitupun dalam kerja dawah ini kalau orang-orang lama sudah tak bergerak ini indikasi bahwa lampu merah dalam dakwah, maka hendaknya kita betul-betul berkhitmad dengan mereka dengan penuh perhatian dan kasih sayang sehingga ada kesatuan hati diantara kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mari kita saling targib karena kita punya tangung jawab yang sangat besar, 18 ribu pulau di Indonesia masih banyak yang belum di datangi jamaah, umur kita sangat pendek jangan main-main dalam umur, kita akan tahu pahalanya kerja ini ketika malaikat maut ( Izrail ) datang baru kita akan tahu pentingnya usaha ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kerja dakwah adalah kerja besar dan ini kerja pilihan , agar kita tetap dalam kerja ini maka perkara niat ini sangat penting oleh karenanya kita harus tetap memperhatikan niat. Dan selalu menjalankan kerja dakwah ini dengan <span> </span>tertib yg betul.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Para masyech berpesan bahwa setiap kita mempunyai tangung jawab yang besar terhadap muallah ( masjid / musholah ) tempat kita tinggal, <span> </span>setiap pekerja dakwah harus tahu dan paham apa itu tanggung jawab muallah dan atas kerja muallah. Sepulang kita keluar dijalan Allah maka tanggung jawab kita adalah bagaimana masyarakat makin sayang kepada kita, kalau ada pekerja dakwah yang pulang keluar dijalan Allah, masyarakat sekitar rumahnya malah jadi takut dengan dia maka ada yang salah dengan karkun ( pekerja dakwah ) tertebut. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kerja dakwah ini dengan kasih sayang bukan dengan keras dan azas kerja dakwah ini di muallah bukan di markaz karena muallah yang kuat akan menguatkan halaqoh , halaqoh yang kuat akan menguatkan markaz dan pembentuan sifat karkun ini ada pada kerja di muallah mereka, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pembentukan sifat terjadi ketika karkun tersebut menjalankan kerja dimaqomi mereka, bagaimana dia <span> </span>buat musyawarah harian , taklim , jaulah 1 dan 2, 2,5 jam bersilaturahmi terhadap masyarakat sekita masjid, kalau tertib-tertib ini dilakukan dengan benar maka sifat<span>  </span>karkun akan berubah menjadi baik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;">Kita keluar dijalan Allah swt <span> </span>ada maksud dan tujuan. </span><em><span style="font-size:14pt;color:blue;line-height:200%;">Maksud Keluar dijalan Allah swt</span></em><span style="font-size:small;"> kita semua paham yaitu </span><em><span style="font-size:14pt;color:red;line-height:200%;">islah diri ( memperbaiki diri )</span></em><span style="font-size:small;"> dan bagaimana kita bisa </span><em><span style="font-size:14pt;color:red;line-height:200%;">menghidupkan maqomi di tempat kita keluar,</span></em><span style="font-size:small;"> dan kita dapat </span><em><span style="font-size:14pt;color:red;line-height:200%;">mengeluarkan dan bentuk jamaah cash dari masjid tempat kita keluar</span></em><span style="font-size:small;">. Tapi sayangnya </span><em><span style="font-size:20pt;color:purple;line-height:200%;">tujuan kita keluar dijalan Allah swt yang kadang-kadang kita lupa</span></em><span style="font-size:small;">, ada maksud dan tujuan kita keluar dijalan Allah swt, dan ini yang benar-benar harus kita pahami, </span><em><span style="font-size:14pt;color:red;line-height:200%;">islah diri ( memperbaiki diri )</span></em><span style="font-size:small;"> adalah maksud , </span><em><span style="font-size:14pt;color:red;line-height:200%;">hidupkan makomi</span></em><span style="font-size:small;"> ini maksud , <em><span style="color:red;">keluarkan jamaah cash</span></em> ini juga maksud , </span><em><span style="font-size:20pt;color:red;line-height:200%;">lantas apa tujuan kita keluar dijalan Allah swt ??????</span></em><span style="font-size:small;">, </span><span style="font-size:20pt;color:#003300;line-height:200%;">tujuan kita keluar adalah</span><span style="font-size:20pt;color:purple;line-height:200%;"> Menyempurnakan Iman, Ibadah , Muamalat, Muasyarat , Akhlaq</span><span style="font-size:small;">, andaikata semua ini belum betul dalam diri kita maka kita harus keluar lagi, masih belum betul juga maka keluar lagi, masih belum betul juga keluar lagi, terus keluar dan keluar, sehingga semakin karkun keluar maka </span><span style="font-size:20pt;color:purple;line-height:200%;">Iman, Ibadah , Muamalat, Muasyarat , Akhlaq</span><span style="font-size:small;"> semakin baik.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:20pt;color:purple;line-height:200%;"><span id="more-832"></span>Muamalat, Muasyarat , Akhlaq</span><span style="font-size:small;"> merupakan alat taskil yang paling ampuh, karena iman dan ibadah tidak nampak hanya kita dan Allah yang tahu. Sedangkan </span><span style="font-size:20pt;color:purple;line-height:200%;">Muamalat, Muasyarat , Akhlaq</span><span style="font-size:small;"> terlihat. Kalau </span><span style="font-size:20pt;color:purple;line-height:200%;">Muamalat, Muasyarat , Akhlaq</span><span style="font-size:small;"> tidak benar maka rusaklah karkun itu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;">Kerja maqomi akan menyempurnakan kerja-kerja kita, karena menghidupkan maqomi adalah yang paling berat, kalau keluar IPB ( India, Pakistan, Bangladesh ) itu bukan mujahadah itu hanya “tamasyah” bukan mujahadah , kita di ikram naik pesawat, dapat makan gratis dimarkaz <span> </span>dll, <span> </span>sedangkan dimaqomi inilah mujahadah yg sebenarnya , orang yang<span>  </span>menghidupkan maqomi dengan benar dialah orang-orang yang hebat didalam dakwah. </span><span style="font-size:20pt;color:#003300;line-height:200%;">Maulana Saad </span><span style="font-size:small;">kata : </span><em><span style="font-size:20pt;color:blue;line-height:200%;">Mujahadah terbesar umat akhir jaman adalah menghidupkan maqomi sesuai arahan masyech </span></em><span style="font-size:small;">, ini akar kerja kita di muallah , muallah yang kuat akan memuncul berlian-berlian yang akan menguatkan halaqoh , halaqoh yg kuat akan menguatkan markaz begitu seterusnya sampai pada markaz dunia.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;">Muallah adalah asas kerja dakwah , para masyech menganjurkan </span><em><span style="font-size:18pt;color:green;line-height:200%;">4 tanggung jawab kerja kita di muallah.</span></em></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Maqomi ( 5 amal : Musyawarah harian, Taklim masjid, 2.5 jam bersilaturahmi terhadap masyarakat sekitar setiap hari, jaulah satu dan dua setiap minggu )</span></span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kerja atas atas ulama</span></span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kerja atas masturah ( wanita )</span></span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kerja atas pelajar</span></span></em></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Setiap selesai mengerjakan satu kerja maka kita harus bersyukur dan beristigfar, bersyukur karena masih Allah swt gunakan dalam kerja ini , dan beristighfar karena masih banyak kekurangan yang kita buat dalam kerja ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Setiap karkun harus tahu kerja atas masturah , karena setiap kita bertanggung jawab atas wanita-wanita ahli keluarga kita oleh karenanya kita harus tahu kerja atas masturah. Bahkan dalam bayan malam jum’at yang lalu ( 05/02/09 ) di masjid Jami Kebun Jeruk Ustadz Lutfi sangat-sangat menekankan perkara ini hampir ½ dari materi bayannya berisikan tentang kerja atas masturah dan pentingnya seluruh masturah di keluarkan untuk sukses ijtima 2009 minimal 3 hari sebelum bulan juli dan mendorong semua masturah untuk membuat amalan khusus pada saat ijtima berlangsung. Insya Allah untuk perkara kerja atas masturah sudah beberapa kali saya posting dalam blog ini. Semoga kita semua dapat mengambil manfaatnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span class="msgbodytext"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Subhanallahi wabihamdika ashaduala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik&#8217;</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"></span></span></p>
<p><span class="msgbodytext">Wabilahi taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakathan lil alamin&#8230; </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harapandiri.wordpress.com/832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harapandiri.wordpress.com/832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harapandiri.wordpress.com/832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harapandiri.wordpress.com/832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harapandiri.wordpress.com/832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harapandiri.wordpress.com/832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harapandiri.wordpress.com/832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harapandiri.wordpress.com/832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harapandiri.wordpress.com/832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harapandiri.wordpress.com/832/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=832&subd=harapandiri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/07/orang-lama-dan-kerja-maqomi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Landy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/02/sb10062947ed-001.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sb10062947ed-001</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Musyawarah</title>
		<link>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/06/819/</link>
		<comments>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/06/819/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2009 00:50:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Landy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Dawah]]></category>
		<category><![CDATA[Dia]]></category>
		<category><![CDATA[Ijtima Serpong]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Yakin]]></category>
		<category><![CDATA[Karkun]]></category>
		<category><![CDATA[Kista]]></category>
		<category><![CDATA[Masturah]]></category>
		<category><![CDATA[Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Perang]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan lama]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[khuruj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harapandiri.wordpress.com/?p=819</guid>
		<description><![CDATA[ 

 
 
 
Dibawah ini adalah targhib musyawarah Indonesia di Temboro yang di sampaikan oleh Habib Husein tentang  “Tertib Musyawarah dan pentingnya Ijtima 2009 di Serpong BSD“ tidak saya tulis semua karena akan teramat panjang , Insya Allah saya akan bagi menjadi beberapa bagian dan terpisah dalam beberapa postingan ( Usaha maqomi, Usaha pelajar  )
 

Bismillahirohmanirohim..   

Marilah kita bersyukur kepada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=819&subd=harapandiri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;text-align:center;margin:0;"><span class="msgbodytext"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><img class="size-full wp-image-818 aligncenter" title="83986665" src="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/02/83986665.jpg?w=170&#038;h=114" alt="83986665" width="170" height="114" /></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span class="msgbodytext"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dibawah ini adalah targhib musyawarah Indonesia di Temboro yang di sampaikan oleh Habib Husein tentang <span> </span>“Tertib Musyawarah dan pentingnya Ijtima 2009 di Serpong BSD“ tidak saya tulis semua karena akan teramat panjang , Insya Allah saya akan bagi menjadi beberapa bagian dan terpisah dalam beberapa postingan ( Usaha maqomi, Usaha pelajar <span> </span>)</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;text-align:justify;margin:0;">
<div class="MsoNormal" style="line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span class="msgbodytext">Bismillahirohmanirohim..</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span> </div>
</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Marilah kita bersyukur kepada Allah swt karena Allah telah beri kesempatan kepada kita untuk kerja atas agama, salah satu tanda cinta Allah kepada hamba-Nya apabila hamba tersebut masih digunakan untuk kerja agama, perlu betul-betul kita pahami dalam diri kita bahwa kita duduk di sini untuk musyawarah yang besar yaitu musyawarah atas agama, asas agama ini adalah musyawarah , kalau musyawarahnya betul maka kerja-kerja agamanya akan betul, begitu sebaliknya kalau musyawarahnya tak ikut tertib maka kerja-kerjanya juga tak akan betul. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tanda-tanda kemajuan kerja agama adalah dengan semakin sesuainya kerja kita dengan arahan-arahan para orang tua kita di markaz. Pada hakekatnya kita ini dihantar keatas muka bumi ini untuk susah payah agar agama yang sempurna wujud didiri kita dan seluruh alam bukan untuk bersenang-senang. Dunia adalah tempat ujian sedangkan akhirat tempat pembalasan. Orang beriman paham atas maksud keberadaan mereka di muka bumi ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sejak kita mengenal usaha dakwah maka kita akan semakin disibukan dengan kerja tersebut, dan semua ini akan selesai ketika kita meninggalkan dunia. Ketika kita pulang 3 hari maka kita di taskil 40 hari, pulang 40 hari di taskil 4 bulan<span>  </span>baik dalam negeri maupun IPB dan tidak itu saja kita bahkan juga di haruskan untuk menghidupkan amalan<span>  </span>di tempat tinggal kita ( buat maqomi dengan benar ).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Agama ini adalah suatu yang penting tapi usaha atas agama jauh lebih penting , agama boleh ada tapi kalau usaha atas agama tidak dibuat maka pelan-pelan agama akan hilang dari muka bumi contohnya saat ini agama Islam masih tetap ada tapi karena kerja atas agama ( dakwah yang sesuai dengan apa yang di contohkan Rasulullah saw ) sudah mulai di tinggalkan maka bisa kita lihat hari demi hari orang yang mengamalkan agama secara sempurna sudah semakin jarang terlihat, begitu juga apabila agama tidak ada tapi usaha agama di buat maka pelan&#8211;pelan tapi pasti agama akan tumbuh di muka bumi contohnya ketika rasulullah saw memulai dakwahnya , dia hanya seorang diri tapi karena<span>  </span>Rasulullah terus buat dakwah secara istiqomah maka islam tersebar di permukaan alam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Maka saudara-saudara sekalian kita duduk dan berkumpul di sini untuk maksud itu, untuk perkara yang besar yaitu bagaimana memikirkan agama Allah swt. Kita datang disini bukan untuk bersenang-senang , kita kumpul disini untuk menyambut takazah-takazah dan kerja-kerja agama, sehingga agama tersebar di seluruh alam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Para orang tua kita dalam dakwah punya harapan yang besar pada diri-diri kita untuk bagaimana kita lagi dan lagi bergerak untuk sebarkan agama. Kita duduk di sini juga untuk menyiapkan generasi-generasi muda untuk ikut ambil bagian dalam kerja agama, untuk keluar lebih lama dari kita, untuk lebih tertib dari pada kita untuk lebih mengikuti arahan-arahan para orang tua kita.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Akan datang suatu saat nanti seluruh masjid di indonesia akan jadi muallah, akan mengirimkan jamaah-jamaah 4 bulan sempurna ke seluruh alam, entah ketika saat itu kita masih ada atau tidak tapi yang pasti keadaan itu akan datang masanya, oleh karenanya kita duduk disini untuk perkara itu, bukan untuk perkara-perkara yang lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kita duduk di majelis musyawarah betul-betul kita siapkan diri kita untuk musyawarah. Maka tertib-tertib musyawarah kita gunakan, bagaimana dalam musyawarah itu kita dahulukan sikaf mahabah ( kasih sayang )</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="color:blue;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ulama bagi tahu ada 4 tahapan yang kalau kita kerjakan maka Allah akan turunkan hidayah ke atas muka bumi:</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="color:red;"><span id="more-819"></span>1. Mahabah / Kasih sayang</span></em>, <span> </span>apapun keadaannya kasih sayang harus tetap didahulukan, pandang kebaikan saudara kita jangan pandang keburukannya kalau sudah terlanjut terpandang maka kita lupakan dan maafkan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="color:red;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">2. dakwah</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="color:red;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">3.mujahadah</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="color:red;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">4. doa</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Hidayah akan turun selama umat ini ada dalam kesatuan hati maka kesatuan hati harus kita dahulukan<span>  </span>karena ini pokok , usul diatas usul. Allah swt berikan mata kanan untuk memandang kebaikan orang lain dan mata kiri untuk melihat kekurangan diri, maka kalau hal tersebut terbalik ( <span> </span>mata kanan untuk memandang kebaikan kita dan mata kiri untuk melihat kekurangan orang lain ) maka akan terjadi kekacauan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perbedaan pendapat didalam musyawarah adalah hal biasa dan harus , misal ada yang usul A atau B dll itu bukan perkara yang tak mungkin , itu berarti kita ada pikir , kalau semuanya tidak ada usul asal ikut saja maka itu bukan musyawarah namanya melainkan menggalang pendapat namanya. Setiap kita harus keluarkan usul dalam musyawarah agar musyawarah ini hidup dan yang penting dari semua itu adalah ketaatan terhadap hasil msuyawarah, kalau musyawarah sudah di putus maka kita semua taat, jangan ada lagi “<em>musyawarah-musyawarah kecil”</em> , apa bila terjadi musyawarah lain setelah ada hasil musyawarah<span>  </span>maka itu pasti dari setan karena kekuatan musyawarah adalah taat terhadap hasil musyawarah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Didepan kita ada kerja besar, Masih banyak tempat yang belum didatangi jamaah, makanya kita semua harus bersyukur didudukan Allah di shaf pertama dalam usaha dakwah , mungkin 50 tahun lagi , 100 tahun lagi atau 1.000 tahun lagi di Indonesia agama akan hidup dengan sempurna, seluruh orang akan ikut ambil bagian dalam usaha agama, maka seluruh pahala yang tercipta akan mengalir ke diri-diri kita yang memulai usaha dakwah ini sejal awal. Inilah keutamaan-keutamaan seorang dai. Oleh karenanya kita hari ini habis-habisan harta dan diri untuk agama Allah agar kelak kita mendapatkan pahala-pahala kiriman dari orang-orang yang ambil bagian setelahnya.. Maka jangan takut-takut korban untuk agama yang penting seluruh korban kita dudukan di dalam musyawarah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;">Target keberhasikan kerja dakwah di Indonesia adalah mengirimkan 13.230 jamaah untuk 2009 mulai dari oktober ’08 ( isjtima Rewin ) sampai desember ’09 dan untuk mencapai semua ini perlu kerja keras, <span> </span>tetapi jangan lupa target kita bukan hanya itu, </span><em><span style="font-size:18pt;color:maroon;line-height:200%;">target janga panjang kita :</span></em><em><span style="font-size:18pt;color:green;line-height:200%;"> </span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:14pt;color:green;line-height:200%;"><span style="font-family:Times New Roman;">1. Bagaimana seluruh masjid di Indonesia hidup 5 amalan masjid sempurna <span> </span>( Taklim masjid, 2,5 jam , jaulah 1 dan 2 , mengeluarkan rombongan 3 hari setiap bulannya ) </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:14pt;color:green;line-height:200%;"><span style="font-family:Times New Roman;">2. Orang islam balig di Indonesia keluar di jalan Allah swt, </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:14pt;color:green;line-height:200%;">3. Seluruh rumah-rumah di Indonesia hidup taklim rumah sempurna</span></em><span style="color:green;"><span style="font-size:small;">.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Inilah yang menjadi tolak ukur keberhasilan kerja dakwah di indonesia, itu berarti tidak ada lagi santai-santai dalam hidup kita. Setiap pekerja dakwah harus merasa bahwa dirinya bukan siapa-siapa , bukan apa-apa dan tidak bisa apa-apa, berusaha untuk selalu menafikan diri kita dan bergantung mutlak hanya kepada Allah swt, Kalau perasaan itu selalu hadir maka Allah akan kuatkan kita dalam kerja dakwah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;margin:0;"><span class="msgbodytext"><em><span style="color:blue;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Subhanallahi wabihamdika ashaduala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik&#8217;</span></span></em></span><em></em></p>
<p><span class="msgbodytext"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Wabilahi taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakathan lil alamin&#8230; </span></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harapandiri.wordpress.com/819/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harapandiri.wordpress.com/819/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harapandiri.wordpress.com/819/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harapandiri.wordpress.com/819/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harapandiri.wordpress.com/819/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harapandiri.wordpress.com/819/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harapandiri.wordpress.com/819/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harapandiri.wordpress.com/819/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harapandiri.wordpress.com/819/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harapandiri.wordpress.com/819/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=819&subd=harapandiri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/06/819/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Landy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/02/83986665.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">83986665</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keluar lagi dan lagi</title>
		<link>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/02/keluar-lagi-dan-lagi/</link>
		<comments>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/02/keluar-lagi-dan-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 15:31:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Landy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Dawah]]></category>
		<category><![CDATA[Dia]]></category>
		<category><![CDATA[Ijtima Serpong]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Yakin]]></category>
		<category><![CDATA[Karkun]]></category>
		<category><![CDATA[Kista]]></category>
		<category><![CDATA[Masturah]]></category>
		<category><![CDATA[Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Perang]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan lama]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[khuruj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harapandiri.wordpress.com/?p=811</guid>
		<description><![CDATA[


Segala permasalahan baik yang besar maupun yang kecil, baik di dunia yang sementara maupun di akhirat yang selama-lamanya yang mampu menyelesaikan adalah Allah swt, maka untuk mendapatkan yakin inilah kita keluar dijalan Allah swt, maksud kita keluar dijalan Allah adalah untuk bagaimana kita dapat meningkatkan iman dan memperbaiki diri kita sendiri. Selama yakin terhadap makluk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=811&subd=harapandiri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><img class="alignnone size-full wp-image-812" title="1_452776839l" src="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/02/1_452776839l.jpg?w=450&#038;h=315" alt="1_452776839l" width="450" height="315" /><br />
</span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Segala permasalahan baik yang besar maupun yang kecil, baik di dunia yang sementara maupun di akhirat yang selama-lamanya yang mampu menyelesaikan adalah Allah swt, maka untuk mendapatkan yakin inilah kita <em>keluar dijalan Allah swt</em>, maksud kita <em>keluar dijalan Allah</em> adalah untuk bagaimana kita dapat meningkatkan iman dan memperbaiki diri kita sendiri. Selama yakin terhadap makluk belum keluar dari hati kita maka jangan harap keyakinan terhadap Khalik ada di hati kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Andai saja setiap orang yang <em>keluar dijalan Allah swt</em> memiliki perasaan bahwa diri mereka berhajad pada perbaikian diri mereka sendiri bukan untuk memperbaiki orang lain maka Allah swt akan beri kekuatan untuk meninggalkan hal-hal yg dilarang Allah swt, maka untuk perkara itulah setiap saat kita melihat hati kita masing-masing, karena setan tidak menyerang amal kita tetapi setan akan merusak niat-niat kita dalam beramal sehingga amal kita tidak diterima Allah swt.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Iblis tidak takut dengan orang-orang lama dalam dakwah , para wali, ulama dll tetapi Iblis dan bala tentaranya hanya takut kepada para Ambiya as. Saking tidak takutnya kepada Makluk yang bernama manusia Iblis dan sekutunya mengalir di dalam tubuh manusia seumpama aliran darah., maka oleh karena itu setiap saat kita berhati-hati dari tipu daya Iblis dan bala tentaranya </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Iblis dan bala tentaranya hanya takut pada para Ambiya karena Ambiya selalu buat dakwah, sama seperti ketika adzan maka setan takut, maka ketika <em>keluar dijalan Allah</em> kita perbanyak dakwah, bahkan 24 jam kita letakan diri kita sebagai dai, dakwah untuk diri kita dan untuk seluruh alam. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:14pt;color:purple;line-height:200%;">Ada</span></em><em><span style="font-size:14pt;color:purple;line-height:200%;"> 2 ( dua ) <span> </span>tanggung jawab para pekerja dakwah :</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span><span style="color:blue;">1. Mengwujudkan agama sempurna dalam diri sendiri </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:blue;">2. Menyebarkan agama yang sempurna diseluruh dunia</span>, </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Oleh karenanya maka ketika <em>keluar dijalan Allah</em> kita niat untuk islah diri agar wujud agama didiri kita dan kita berniat agar hidayah tersebut juga wujud diseluruh alam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;">Sebelum kita melaksanakan setiap amalan dalam agama , baik dalam rangka <em>keluar dijalan Allah swt </em>maupun ketika tidak <em>keluar di jalan Allah swt</em> kita niatkan untuk memperbaiki diri kita, dan kita selalu kontrol hati kita., ingatkan diri bahwa kita beramal untuk mencari ridha Allah swt bukan untuk mencari pujian dan lain sebagainya, </span><em><span style="font-size:14pt;color:blue;line-height:200%;">“Ya Allah, <span> </span>saya mengerjakan ini semua karena Engkau bukan karena yang lainnya ,</span></em><span style="font-size:small;"> kalau hal ini ada didiri kita maka Allah swt akan terima amal kita.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Bahkan sebelum kita tidur, kita tanyakan diri kita untuk apa kita tidur, karena fitrah manusia memang memerlukan tidur, kalau niat kita tidur karena lelah dan setelah bangun dari tidur kita sibuk untuk cari dunia maka tidur kita tak ada nilainya disisi Allah, tapi kalau kita niat tidur untuk istirahat agar nanti kuat buat dakwah maka tidur seperti ini akan dihitung pahala oleh Allah swt.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kalau Allah cinta kepada orang kafir, maka orang tersebut akan dimudahkan untuk memeluk islam , kalau Allah cinta kepada umat islam maka orang itu akan di mudahkan <em>keluar di jalan Allah</em>. Kalau kita paham pahala keluar maka kita tak akan habiskan umur kita selain <em>keluar di jalan Allah</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Maulana Ilyas kata kalau pahala orang <em>keluar di jalan Allah</em> di perlihatkan sedikit saja di dunia ini, maka akan pecah jantungnya karena terkejut melihat begitu besar pahalanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:14pt;color:red;line-height:200%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Karena besarnya amalan Keluar di jalan Allah maka ada syarat-syaratnya:</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="color:blue;">1.Keluar dijalan Allah dengan harta dan diri sendiri</span></em>, </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Nabi saw mencontohkan ketika beliau hijrah besama Abu Bakar , maka Abu Bakar sudah paham jauh-jauh hari dan menyiapkan dua ekor unta, satu unta untuk Abu Bakar , satu unta yang lainnya diberikan kepada Rasulullah saw. Ketika menerima unta tersebut maka Nabi saw kata <span style="color:red;">“<em>saya terima unta ini dengan hutang”</em></span>. Dari kisah ini Nabi mencontohkan bahwa <em>keluar di jalan Allah</em> harus dengan harta dan diri sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="color:blue;">2. Keluar dijalan Allah niat islah diri / Keluar itu niat memperbaiki diri</span></em>,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Yang namanya memperbaiki diri itu adalah memperbaiki amal, dan yang namanya orang baik itu orang yang baik amal dan yakinnya kepada Allah swt, bukan baik jasadnya. Kita harus yakin dengan janji-janji Allah. Janji Allah adalah apabila kita taat kepada Allah maka Allah akan hadirkan kebaikan-kebaikan pada diri kita, sebaliknya kalau kita tak taat maka akan datang masalah-masalah baik di dunia maupun di akhirat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;">Saudaraku <span style="color:black;">siapa saja yg bantu agama Allah </span></span><em><span style="font-size:16pt;color:blue;line-height:200%;">PASTI PASTI PASTI dan PASTI</span></em><span style="font-size:small;"><span style="color:black;"> Allah bantu dia. Dan segala sesuatu di dunia ini sudah ada takdirnya,</span><span style="color:#0163b3;"> </span><span style="color:black;">kita ini sedang berjalan menuju takdir kita masing-masing. Hari ini kita susah</span><span style="color:#0163b3;"> </span><span style="color:black;">karena kita telah menyandarkan asbab dunia kita pada dunia,</span><span style="color:#0163b3;"> <span> </span></span>A<span style="color:black;">rtinya kita yakin kalo dengan kerja datangkan uang, </span><span style="color:#0163b3;"><span> </span></span><span style="color:black;">datangkan rezeki,</span><span style="color:#0163b3;"> </span><span style="color:black;">padahal kerja itu asbab</span><span style="color:#0163b3;"> </span><span style="color:black;">dan asbab yg paling baik untuk datangkan rezeki adalah dakwah,</span><span style="color:#0163b3;"> </span><span style="color:black;">tapi lemahnya kita hari ini, </span><span style="color:#0163b3;"><span> </span></span><span style="color:black;">kita tidak yakin kalau dengan </span></span><em><span style="font-size:20pt;color:red;line-height:200%;">jaulah</span></em><span style="color:black;"><span style="font-size:small;"> datangkan rezeki, </span></span><em><span style="font-size:20pt;color:red;line-height:200%;">musyawarah</span></em><span style="color:black;"><span style="font-size:small;"> datangkan rezeki, </span></span><em><span style="font-size:20pt;color:red;line-height:200%;">keluar nisab 3 hari</span></em><span style="font-size:small;"><span style="color:black;"> datangkan rezeki. </span><span style="color:#0163b3;"><span> </span></span>Pa<span style="color:black;">dahal Masyeikh telah beritahu kita dari dulu-dulu kalau kita keluar nisab 3 hari setiap bulan dengan tertib yang benar ( 72 jam ) maka akan menyelesaikan masalah dunia dan akhirat kita.</span><span style="color:#0163b3;"> </span>Sayangnya <span style="color:black;">kita tidak yakin tentang perkara tersebut.</span><span style="color:#0163b3;"> </span>Selama<span style="color:black;"> ini kita buat dakwah tapi tidak yakin dengan dakwah,</span><span style="color:#0163b3;"> </span><span style="color:black;">padahal dakwah itu kerja juga</span><span style="color:#0163b3;"> </span></span></span><span style="color:black;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">kerja dengan Allah swt dan sesuatu yang mustahil bila kita kerja dengan Sang Pemberi Rezeki malah tidak diberi rezeki. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:black;">Tapi untuk mendatangkan hal seperti ini kita harus lagi dan lagi buat korban serta doa malam hari menangis di hadapan Allah, agar Allah swt beri kita </span>hidayah , beri kita keyakinan yang benar, beri kita sifat tawaduh, dan yang terpenting agar Allah swt selalu pandang kita, awasi kita dan selalu jaga kita sehingga Allah akan gunakan waktu kita, pikir kita, risau kita , harta dan diri kita untuk menyebarkan agama-Nya. Dan semoga Allah catat nama-nama kita semua untuk keluar sebelum ijtima juli 2009. Insya Allah kita semua niat amal.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span class="msgbodytext">Subhanallahi wabihamdika ashadu ala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik&#8217;..</span></span></span></p>
<p><span class="msgbodytext">wabillahi taufiq wal hidayah wassalamualaik warahmatullah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harapandiri.wordpress.com/811/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harapandiri.wordpress.com/811/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harapandiri.wordpress.com/811/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harapandiri.wordpress.com/811/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harapandiri.wordpress.com/811/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harapandiri.wordpress.com/811/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harapandiri.wordpress.com/811/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harapandiri.wordpress.com/811/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harapandiri.wordpress.com/811/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harapandiri.wordpress.com/811/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=811&subd=harapandiri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harapandiri.wordpress.com/2009/02/02/keluar-lagi-dan-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Landy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/02/1_452776839l.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1_452776839l</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kerja Masturah</title>
		<link>http://harapandiri.wordpress.com/2009/01/27/kerja-masturah/</link>
		<comments>http://harapandiri.wordpress.com/2009/01/27/kerja-masturah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 06:00:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Landy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Dawah]]></category>
		<category><![CDATA[Dia]]></category>
		<category><![CDATA[Ijtima Serpong]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Yakin]]></category>
		<category><![CDATA[Karkun]]></category>
		<category><![CDATA[Kista]]></category>
		<category><![CDATA[Masturah]]></category>
		<category><![CDATA[Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Perang]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan lama]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[khuruj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harapandiri.wordpress.com/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[Assalammu’alaykum wr. wb.
Usaha dakwah adalah tanggung jawab kita baik laki-laki maupun wanita tanpa kecuali. Dalam kerja dakwah mutlak kita harus melibatkan istri-istri dan wanita-wanita kita. Dalam kerja dakwah tidak cukup dengan anggapan yang penting istri kita sudah memperbolehkan kita ikut usaha dakwah saja, atau yang penting istri kita sudah senang dengan usaha dakwah , karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=784&subd=harapandiri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><img class="alignnone size-full wp-image-785" title="foto068" src="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/01/foto068.jpg?w=450&#038;h=283" alt="foto068" width="450" height="283" />Assalammu’alaykum wr. wb.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Usaha dakwah adalah tanggung jawab kita baik laki-laki maupun wanita tanpa kecuali. Dalam kerja dakwah mutlak kita harus melibatkan istri-istri dan wanita-wanita kita. Dalam kerja dakwah tidak cukup dengan anggapan yang penting istri kita sudah memperbolehkan kita ikut usaha dakwah saja, atau yang penting istri kita sudah senang dengan usaha dakwah , karena yang sesungguhnya diharapkan dari kita para pria adalah bagaimana kita membawa istri-istri dan wanita-wanita ahli keluarga kita supayah terlibat dan terjun langsung didalam usaha dakwah ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Seperti kita sering dengar begitu pentingnya wanita-wanita dilibatkan dalam usaha dakwah karena kalau kita mau melihat pada kenyataan yang ada jumlah wanita lebih banyak dari jumlah laki-laki mungkin bisa satu kali lipat atau dua kali lipat jadi kalau hanya laki-laki saja yang ambil bagian dalam usaha dakwah ini artinya baru 25% usaha kita untuk mencapai keberhasilan dalam dakwah , tetapi kalau wanita-wanita dan istri-istri ikut terlibat dalam usaha dakwah ini maka keberhasilan bisa betul-betul mencapai 100%.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Kita juga dapat melihat bahwasanya anak-anak fitrahnya lebih dekat kepada ibu, karena memang sehari-hari waktu mereka habiskan dengan ibu-ibu mereka, sedangkan bapak-bapak mereka sibuk di luar rumah, baik untuk bekerja maupun untuk yang lainnya, sehingga anak-anak kita ini selama 24 jam waktunya akan di habiskan untuk berkumpul bersama ibunya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Kalau wanita-wanita ambil bagian dalam dakwah maka gerak dakwah akan lebih leluasa, sering kita dengar kalau hanya laki-laki saja yang berdakwah agama hanya sampai keruang tamu, karena kita tidak bisa langsung berdakwah kepada wanita, tapi kalau wanita sudah ikut ambil bagian dalam usaha dakwah ini maka agama akan betul-betul masuk kedalam rumah bahkan sampai ke dapur , sampai ke sumur dan yang dasyatnya akan sampai “kekasur”.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Allah swt tidak pernah mengutus Rasul dari kalangan wanita, tapi apabila Allah hendak menurunkan hidayah pada suatu negeri maka Allah akan lihat sejauh mana wanita-wanita ambil bagian dalam kerja-kerja dakwah , sehingga kalau kita lihat Nabi-nabi yg istri-istri mereka ikut ambil bagian dalam kerja dakwah hidayah akan tercurah-curah ( Nabi Ibrahim as, Rasulullah saw ) , begitu sebaliknya Nabi Nuh as berdakwah 950 tahun hanya 83 orang saja karena istri beliau tidak mendukung dalam kerja dakwah,<span> </span>kalau hanya suami saja yang aktif dalam usaha dakwah tanpa di dukung oleh istrinya seperti burung hanya dengan 1 sayang .</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Sekiranya istri kita tidak mendukung dalam usaha dakwah maka akan berakibat kita menjadi lemah dalam usaha dakwah, walau pun orang sekampung menolak kita tapi istri kita mendukung maka hati akan menjadi tenang , tapi sebaliknya walau pun orang sekampung mendukung tapi istri menetang maka suasana hati dan rumah kita menjadi panas , maka bisa kita lihat banyak pekerja dakwah yang lemah karena istri-istri mereka tidak mendukung dalam kerja dakwah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Oleh karenanya penting sekali wanita di libatkan dalam usaha dakwah , karena wanita memiliki potensi dan kekuatan<span> </span>diantaranya :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:9pt;text-align:justify;text-indent:.25in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="color:fuchsia;">Didalam memengang prinsip dan keyakinan</span> wanita jauh lebih hebat di banding pria, karena kalau wanita sudah mendapatkan dan menyakini suatu prinsip maka dia akan bersungguh-sungguh memegang prinsip dan keyakinannya tersebut. Kita bisa lihat ketika Rasulullah saw meninggal dunia dan diawal-awal Abu Bakar menjadi khalifah yang ketika itu banyak kaum muslim menjadi murtad tetapi Ajibnya tak satu pun wanita yang murtad, dan kita juga bisa lihat manusia yang pertama kali habis-habisan untuk usaha agama adalah wanita yaitu Khadijah r.ha</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:9pt;text-align:justify;text-indent:.25in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="color:fuchsia;">Wanita memiliki kekuatan untuk menyebarkan</span> sesuatu, kalau kemampuannya itu digunakan<span> </span>untuk menyebarkan kebatilan maka kebatilan akan cepat tersebar begitupun kalau kemampuannya itu di gunakan untuk perkara agama maka agamapun akan mudah tersebar. Oleh karena itu bagaimana kita berusaha sekuat tenaga untuk kita membawa istri dan para wanita di keluarga kita agar terlibat dalam usaha dakwah ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;"><em><span style="font-size:14pt;line-height:200%;color:purple;">Maksud kerja agama di kalangan wanita adalah</span></em> agar wujudnya agama yang sempurna di rumah kita , sehingga kebahagiaan yang sempurna akan datang kepada kita sehingga kita dapat menjadikan rumah kita sebagai surgaku dengan terwujud agama yang sempurna .</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;"><strong><em><span style="color:fuchsia;">Target jangaka pendek kerja di kalangan wanita.</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%;"><span style="color:fuchsia;">1. Menjadikan istri kita sebagai </span><span style="font-family:Calibri;">`Alimah ( berilmu ) sehingga</span> senantiasa istri kita duduk dalam taklim secara istiqomah karena nantinya istri kita yang akan bertanggung jawab dengan taklim di rumah. Taklim di rumah adalah usaha awal kerja agama dikalangan wanita, apabila kita telah membuat dan menghidupkan taklim di rumah maka ini seolah-olah kita telah mempersilahkan agama masuk kerumah kita. Apabila di rumah kita ada taklim yakni dibacakan firmah Allah swt dan sabda Rasulullah saw maka ini seolah-olah istri dan anak-anak kita setiap harinya mendapatkan nasehat langsung dari Allah swt dan Rasul-Nya.<span> </span>Sehingga ahli keluarga kita akan lembut dan ada kegairahan beramal serta ada kerinduan terhadap kampung akhirat dan bahkan ahli keluarga kita ada semangat untuk berjuang dan berkorban untuk agama Allah swt.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%;"><em><span style="color:fuchsia;">2. Supayah istri kita menjadi </span></em><span style="font-family:Calibri;">Murabbiyah ( pendidik )</span>, sehingga dapat mendidik anak-anak kita secara islami. Kalau kita melihat generasi sahabat, maka pada saat umur 18 tahun sampai 20 tahun seperti Usama bin zahid , <em>Thariq bin Ziyad</em><span> </span>mereka sudah sanggup membawa pasukan yang jumlahnya puluhan ribu untuk menyebarkan agama keluar negeri, tapi kalau kita melihat keadaan hari ini sangat berbeda jauh sekali anak-anak kita umur 20 tahun hanya bisa kongko-kongko menghabiskan harta orang tuanya, bahkan yang terparah mereka sudah tak mengetahui lagi maksud hidup mereka, bahkan sudah tak mempunyai cita-cita untuk menyebarkan agamanya. Maka disinilah peran istri kita untuk mendidik dan membina anak-anak kita supayah menjadi generasi-generasi pilihan; Alim-Alimah , Hafiz-Hafizah , Sholeh-Sholehah, Dai-Daiyah</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%;"><em><span style="color:fuchsia;">3. Supayah istri kita menjadi </span></em><span style="font-family:Calibri;">`Abidah ( ahli ibadah ),</span> maksudnya agar istri kita rajin menjaga ibadahnya sehingga istri-istri kita selalu menjaga sholatnya tepat pada waktunya, bahkan mereka juga menjaga sholat-sholat sunah ( Dhuha, Tahajud, hajad, dll ), Istri kita menjadi rajin membaca alquran minimal 1 juz setiap hari, menjaga dzikir pagi petang, bahkan rajin membaca doa-doa masnunah sehingga istri kita dapat membantu kita menarik pertolongan Allah swt , bahkan nanti sampai pada tahapan istri kita selalu menyelesaikan setiap masalah langsung kepada Allah swt melalui amalan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%;"><em><span style="color:fuchsia;">4. Supayah istri kita menjadi </span></em><span style="font-family:Calibri;">Zahidah ( sederhana )</span>, sehingga kehidupan istri-istri kita meneladani sahabiyah-sahabiyah ra. Kehidupan dan rumah para sahabiyah sangat sederhana, bahkan seumur hidupnya Rasulullah saw tidak pernah memakan tepung yang halus dan Aisyah rha selama menjadi istri Rasulullah saw hanya mempunyai pakaian baru cuma dua kali saja. Para sahabiyah dan istri-istri Nabi saw melakukan segala perkerjaan rumah tangga sendiri sampai-sampai Fatimah anak dari jungjungan kita Rasulullah saw selalu dalam keadaan yang sangat memprihatinkan padahal dia adalah putri kesayangan Rasulullah saw, oleh karena itu melalu usaha dakwah ini kita mengharapkan istri-istri kita mencontoh kehidupan <span> </span>para sahabiyah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%;"><em><span style="color:fuchsia;">5. Istri kita<span> </span>menjadi</span></em><span style="font-family:Calibri;"> Khaddimah ( berkhidmad ), </span>yakni membantu melayani dan mendorong suami keluar dijalan allah , untuk kerja-kerja agama<span style="color:fuchsia;">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%;"><em><span style="color:fuchsia;">6. Istri kita supayah menjadi seorang </span></em><span style="font-family:Calibri;color:fuchsia;">Da`iyah ( penda`wah wanita )</span><em>, </em>dia ada fikir dan risau atas keadaan umat, karena pada dasarnya istri-istri sering kali berfikir atas hal-hal yang menyusahkan dirinya ( beras belum habis sudah pusing mikirin beras untuk besok ) , mudah menangis ( anak yang sakit dia yang menangis ), maka kalau mereka gunakan <span> </span>tangisan dan risau dia maka hal tersebut sangat kuat untuk menarik pertolongan Allah swt , dengan kekuatan itu dia akan membujuk wanita-wanita yang datang kerumah kita untuk ambil bagian dalam usaha atas agama</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:9pt;text-align:justify;text-indent:.25in;line-height:200%;">Maka bagaimana pun pentingnya usaha atas masturah, usaha tersebut harus di buat dengan sangat-sangat hati-hati, perlu diperhatikan tertib-tertibnya dan usul-usulnya , maka sering kita dengar kalau jamaah rizal ( laki-laki ) yang penting keluar untuk berdakwah dulu tertib nomor 2 sedangkan untuk jamaah masturah (wanita) sebaliknya.<span> </span>Masturah dikeluarkan harus dengan tertib kalau tidak memenuhi tertib dan usul-usulnya maka masturah tidak boleh di keluarkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:9pt;text-align:justify;text-indent:.25in;line-height:200%;"><span style="color:fuchsia;">Tertib-tertib masturah secara Umum :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;"><span style="font-family:Calibri;">1. Dikontrol oleh markaz</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;"><span style="font-family:Calibri;">2. Tidak boleh bawa anak</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;"><span style="font-family:Calibri;">3. Muhrim hakiki ( suami )</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;"><span style="font-family:Calibri;">4. Harus diketahui kemana tujuannya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;"><span style="font-family:Calibri;">5. Garis taqwa </span>Masturah ini harus keluar dengan hijab sempurna ( Purdah bukan Cadar, jaga suara )</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;"><span style="color:fuchsia;">Tertib-tertib masturah secara Khusus :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"><strong>Untuk jamaah 3 hari :</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Laki-lakinya harus sudah keluar 3 hari , masturahnya harus sudah pernah duduk dalam taklim masturah,</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><span>2.</span><!--[endif]-->Istri kita harus siap memakai purdah ,</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><span>3.</span><!--[endif]-->Harus dari keinginan istri kita sendiri, jgn sampai suami main paksa,</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><span>4.</span><!--[endif]-->Jumlah jamaahnya antara 4 – 7 pasang</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:9pt;line-height:200%;"><strong>Untuk 15 hari :</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%;">Sama seperti tertib 3 hari tapi untuk laki-lakinya pernah keluar 40 hari , dan masturahnya pernah keluar 3 kali 3 kali.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"><strong><span> </span>Untuk jamaah 40 hari :</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%;">Sama seperti tertib 15 hari hanya saja masturahnya pernah keluar 15 hari</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;line-height:200%;"><strong>Untuk jamaah 2 bulan IP ( India, Pakistan )</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%;">Sama seperti tertib 40 hari tetapi Laki-lakinya sudah pernah ke IP , masturahnya minimal pernah keluar 15 hari dan ini sepenuhnya di tafakut oleh markaz <span> </span>Jakarta.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;line-height:200%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;">Kalau misalnya istri kita sudah dilibatkan dalam kerja masturah , maka sangat-sangat di anjurkan tetapi ini bukan nisab karena untuk masturah tidak ada nisab hanya saja ini sangat di tekankan supayah istri kita keluar setiap 3-4 bulan selama 3 hari, dan untuk tahunannya 15 hari dan 3 tahun sekali 40 hari. Kalau istri sudah siap keluar masturah maka di berikan mudzakarah untuk mempersiapkan apa-apa yang harus di persiapan sebelum keluar.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;">Walaupun istri kita sudah keluar masturah IP ( India, Pakistan ) tapi tidak melakukan hal-hal yang diatas ( 3 hari setiap 3-4 bulan, 15 hari setiap tahun dan 3 tahun sekali 40 hari ) maka fikir keduniaan istri kita akan kuat dan fikir akhiratnya akan melemah. Maka pentingnya istri kita melakukan hal-hal tersebut diatas dan yang tidak kalah pentingnya bagaimana istri-istri kita libatkan dalam usaha maqomi.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:20pt;font-family:Calibri;">MAQOMI MASTURAH</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:20pt;font-family:Calibri;">1. Ta`lim Rumah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;line-height:200%;">Taklim rumah ini harus dan wajib dibuat , baik kepada istri-istri yang belum mengambil kerja masturah maupun yang sudah, orang tua kita katakan walaupun amalan laki-lakinya sudah menyerupai Hasan Basri <span> </span>rah.a, dan amalan <span> </span>istrinya seperti Rabiah al Adawiyah maka tetap taklim rumah harus di buat secara istiqomah di<span> </span>tempat dan waktu yang sama minimal 30 menit plus mudzaarah 6 sifat. Dan ada hari-hari tertentu kita buat mudzakarah adab-adab sehari-hari dan masail.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;"><span style="font-size:20pt;line-height:200%;font-family:Calibri;">2. Ta`lim Muhallah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;">Penting sekali agar istri-istri kita di libatkan ikut serta dalam taklim mualah mingguan di muallah, dan tertib-tertib taklim muallah diantaranya beberapa wanita bisa menjalankan program, program dimusyawarahkan oleh kaum lelaki , dan taklim muallah harus di ketahui dan di setujui oleh markaz.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;"><em><span style="font-size:14pt;line-height:200%;color:red;">Kalau istri kita tak mendukung / menentang usaha dakwah maka hal-hal yang harus kita lakukan diantaranya :</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><em><span style="font-size:14pt;line-height:200%;color:red;"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></em><!--[endif]--><span style="color:purple;">Kita harus tetap tunaikan hak-hak istri kita walaupun dia menentang dan tidak setuju dengan usaha dakwah ini, kasih sayang kita jangan lah berkurang sedikitpun kepada dia , jangan main ancam-ancam untuk melakukan poligami kalau istri kita menolak dakwah, jangan pernah punya pikiran seperti itu, kita harus tetap  tunaikan keperluan dan hak dia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><em><span style="font-size:14pt;line-height:200%;color:red;"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></em><!--[endif]--><span style="color:purple;">Kita jangan menuntut hak kita di tunaikan, kalau sekiranya istri kita tidak mau mencucikan baju kita ya kita cuci sendiri, kalau istri kita tidak mau masak yang masak sendiri bahkan kalau istri kita tidak mau di ajak ”tidur” ya kita tidur sendiri. Intinya kita jangan menuntut hak kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:200%;"><!--[if !supportLists]--><em><span style="font-size:14pt;line-height:200%;color:red;"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></em><!--[endif]--><span style="color:purple;">Tetap lakukan dakwah secara istiqomah, waktunya nisab kita tetap berangkat walau istri tidak setuju, kalau kita pulang istri kita marah, maka kita diam saja dengan tetap jaga kasih sayang, jangan  pernah lupa hak istri walau dia mati-matian menentang dakwah. Insya Allah kita semua niat amal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%;"><span style="color:purple;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;"><em><span style="color:#993300;">Subhanallahi wabihamdika ashadu ala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik’.</span></em><span class="msgbodytext">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Wassalamuaikum.wr.wb,</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harapandiri.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harapandiri.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harapandiri.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harapandiri.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harapandiri.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harapandiri.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harapandiri.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harapandiri.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harapandiri.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harapandiri.wordpress.com/784/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=784&subd=harapandiri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harapandiri.wordpress.com/2009/01/27/kerja-masturah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Landy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/01/foto068.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">foto068</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dakwah Sebagai Solusi</title>
		<link>http://harapandiri.wordpress.com/2009/01/12/dakwah-sebagai-solusi/</link>
		<comments>http://harapandiri.wordpress.com/2009/01/12/dakwah-sebagai-solusi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 22:20:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Landy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Dawah]]></category>
		<category><![CDATA[Dia]]></category>
		<category><![CDATA[Ijtima Serpong]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Yakin]]></category>
		<category><![CDATA[Karkun]]></category>
		<category><![CDATA[Kista]]></category>
		<category><![CDATA[Masturah]]></category>
		<category><![CDATA[Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Perang]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan lama]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[khuruj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harapandiri.wordpress.com/?p=771</guid>
		<description><![CDATA[ 
 


Ketika Allah swt kumpulan seluruh manusia di alam ruh dari manusia yang pertama lahir kedunia sampai bayi yang terakhir lahir pada hari kiamat nanti maka Allah swt bertanya kepada seluruh ruh “ Alastu birobbikum “ Bukankah AKU TUHANmu” maka seluruh ruh baik ruh orang-orang kafir dan beriman, baik ruhnya Fir’aun maupun ruh Baginda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=771&subd=harapandiri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--> <!--[endif]--></p>
<p><!--[if gte mso 10]&gt;--> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><img class="size-full wp-image-772 aligncenter" title="1_856972755m" src="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/01/1_856972755m.jpg?w=200&#038;h=150" alt="1_856972755m" width="200" height="150" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Ketika Allah swt kumpulan seluruh manusia di alam ruh dari manusia yang pertama lahir kedunia sampai bayi yang terakhir lahir pada hari kiamat nanti maka Allah swt bertanya kepada seluruh ruh <span style="color:blue;">“ Alastu birobbikum “ Bukankah AKU TUHANmu” </span>maka seluruh ruh baik ruh orang-orang kafir dan beriman, baik ruhnya Fir’aun<span style="color:blue;"> </span>maupun ruh Baginda Rasulullah saw berkata<span style="color:blue;"> </span><span style="color:red;">&#8221; <em>BALA SAHIDNA &#8220;benar ya ALLAH, engkau adalah TUHANku&#8221;. </em></span>Seluruh ruh satu suara, tidak ada yang mendustakan bahwa Allah swt Tuhan mereka, tapi kelak ketika pertanyaan yang sama diajukan di alam kubur, maka hanya sedikit orang yang bersaksi bahwa Allah swt adalah Tuhan mereka, <em><span style="font-size:18pt;line-height:200%;color:red;">mengapa????</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Ulama bagi tahu hal ini terjadi karena ketika di dunia Allah swt uji manusia dengan asbab-asbab baik asbab berupa istri dan anak, berupa kekayaan maupun kemiskinan, pangkat dan jabatan maupun asbab-asbab yang lain, sehingga manusia merasa manfaat dan kemudharatan bukan datang dari Allah swt melainkan datang dari asbab-asbab tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Orang kaya merasa bahwa hartanyalah yang mendatang manfaat untuk dirinya, begitupun dengan orang miskin, mereka merasa asbab kemiskinanlah mereka mendapatkan kemudharatan-kemudharatan, mereka lupa manfaat dan mundharat sesungguhnya datang dari Allah swt bukan datang asbab mereka kaya atau miskin, karena kehinaan dan kemuliaan hanya ada di tanggan Allah swt, Allah swt bisa hinakan suatu kaum dan Allah swt bisa muliakan suatu kaum. <em><span style="font-size:20pt;line-height:200%;color:red;">Laailahaillallah</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Allah swt<span> </span>menginginkan kelak ketika kita kembali menghadap-Nya keyakinan seperti ini yang harus ada di hati kita, keyakinan bahwa; Allah swt <em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:200%;color:#993366;">AL-KHALIK</span></strong></em> (Yang Maha Pencipta ), Allah swt <em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:200%;color:#993366;">AL-MALIK </span></strong></em>( Yang Maha Memelihara ), Allah swt <em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:200%;color:#993366;">AR-ROZZAQ</span></strong></em> (Yang Memberi Rezeki). Allah swt zat yang menghidupkan dan mematikan, segala kekuasaan ada dalam genggaman-Nya <em>hatta</em> debu yang berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain atas ijin dan kuasa Allah swt.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Allah swt hantar ribuan Nabi dan Rasul hanya untuk perkara ini saja, bagaimana umat merubah yakin terhadap makhluk menjadi yakin terhadap Allah swt, dari yakin terhadap Mal ( harta ) kepada yakin terhadap Amal.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Nabi dan rasul hanya punya satu tugas saja ketika mereka di utus kedunia yaitu bagaimana Nabi dan Rasul buat dakwah, karena dakwah adalah kunci dan solusi dari setiap permasalan umat sampai akhir jaman.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Ketika penjajahan dan kekejaman merajalela, semua bayi berjenis kelamin laki-laki dibunuh, maka Allah swt tidak utus ribuan malaikatnya untuk hancurkan Fir’aun kala itu, tapi Allah swt cukup utus Musa as, <strong><em><span style="font-size:22pt;line-height:200%;">untuk </span></em></strong>apa???? <span> </span>Bukan untuk membuat tentara tandingan, bukan untuk buat senjata yang lebih canggih agar dapat menandingi Fir’aun melainkan Allah swt utus Musa as untuk buat <em><span style="font-size:20pt;line-height:200%;color:red;">dakwah</span></em> kepada Fir’aun.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Ketika penyimpangan seksual merajalela, kemaksiatan sudah terjadi di mana-mana , maka Allah swt tidak buat <em>Undang-Undang Pornografi</em> &amp; <em>Pornoaksi</em>, Melainkan Allah swt hantar Nabi Luth as untuk buat <em><span style="font-size:20pt;line-height:200%;color:red;">dakwah </span></em>ditengah kaumnya, begitupun ketika seluruh kemaksiatan , seluruh kedzaliman, seluruh bentuk penentangan terhadap hukum-hukum Allah terjadi pada kaum kafir Quraisy maka Allah swt tidak utus bala tentaranya untuk hancurkan kaum kafir Quraisy walaupun Allah swt mampu untuk lakukan itu, melainkan Allah swt cukup utus Rasulullah saw dan para Sahabatnya untuk buat <em><span style="font-size:20pt;line-height:200%;color:red;">dakwah</span></em> di tengah-tengah kaumnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span id="more-771"></span>Saudaraku sekalian…. Allah swt jadikan dakwah sebagai solusi permasalahan umat dari jaman ke jaman, kalau kita mau lihat Alqur’an, sebagian besar isi alqur’an berisikan tentang kisah-kisah dakwah dan bagaimana cara para Nabi dan Rasul tersebut buat dakwah, maka sudah selayaknya umat ini kembali mengambil tugas dakwah sebagaimana yang dulu para sahabat nabi saw buat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Rasulullah s.a.w telah perkenalkan jalan kebahagian pada umat ini. Inilah jalan kebahagian yaitu </span><span class="msgbodytext"><em><span style="font-size:16pt;line-height:200%;color:red;">“lailahaillallah tuflihun”</span></em>. Rasulullah s.a.w telah ajarkan umat ini dengan kalimat dakwah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Saudaraku…Asbab hidayah tidak berada di luar tubuh manusia melainkan asbab hidayah ada didalam diri manusia itu sendiri. Hidayah tidak ada sangkut pahutnya dengan harta kekayaan, pangkat dan jabatan karena hidayah ada dalam gengaman Allah swt dan asbabnya ada dalam diri manusia itu sendiri. </span><span class="msgbodytext"><em><span style="font-size:18pt;line-height:200%;color:red;">Siapa yang telah buat usaha dengan betul, gunakan diri dia dengan betul, maka janji Allah s.w.t pasti dan pasti , dia akan dapat hidayah</span></em></span><span class="msgbodytext"><em><span style="font-size:18pt;line-height:200%;">.</span></em> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Seluruh ahli dunia paham, manakala mereka mau sukses dalam usaha mereka, maka mereka akan libatkan keluarga mereka, anak dan istri mereka libatkan dalam usaha kedunian mereka, siang malam satu sama lain saling berbagi tugas guna mencapai apa yang mereka inginkan, dan hasilnya kebanyakan dari mereka berhasil memperoleh apa yang mereka inginkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Sekarang pertanyaannya, adakah ahli agama yang berbuat seperti apa yang diperbuat oleh ahli dunia??? Kalau pun ada pastinya jumlahnya tidak sebanyak ahli dunia, hal ini lah yang menyebabkan urusan dunia begitu maju pesat ketimbang urusan akhirat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Kalau kita mau melihat, membaca serta merenungi kehidupan Rasulullah saw dan para Sahabatnya maka tak ada satu pun dari mereka yang mengajak anggota keluarganya untuk berkonsentrasi terhadap permasalahan dunia, karena mereka sadar dunia hanyalah sebuah sarana bukan merupakan tujuan sedangkan tujuan yang sesungguhnya adalah akhirat yang selama-lamanya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Saudaraku….Ijtima Juli 2009 sudah di depan mata target 13.230 rombongan harus kita capai, sudahkah kita menjadi bagian timsukses ijtima, atau masih menjadi PENONTON bukan PELAKU.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Saudaraku… Para Munafikun pada zaman Rasulullah saw bukan orang yang tidak sholat, mereka juga sholat di belakang nabi walau hanya tiga waktu sholat ( Dzuhur, Ashar, Magrib ). Mereka juga korban harta mereka, tapi ada satu yang mereka tidak korbankan untuk agama , yaitu diri mereka, <span> </span>setiap ada panggilan Agama maka mereka mempunyai 1001 alasan agar diri mereka tidak dilibatkan untuk perkara tersebut, maka hasilnya bisa kita lihat neraka tempat mereka kembali. Lantas bagaimana dengan kita??? Kita tak pernah sholat di belakang Nabi saw, tak pernah korban kan harta apalagi diri untuk agama Allah swt , maka neraka bagian mana yang kiranya akan kita diami ???</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Saudaraku… sekarang waktunya <span> </span>buat keputusan, Ijtima sudah didepan mata, tugas-tugas besar menunggu untuk kita tunaikan, mari berlelah-lelah untuk agama Allah swt habis-habisan untuk agama-Nya, kita korban lagi dan lagi sampai saatnya kelak Allah swt <span> </span>menyatakan keridhoan-Nya, mari saudaraku… alangkah nikmatnya ketika kita berlelah-lelah untuk dakwah dan tidur dalam kelelahan setelah berdakwah sehingga kelak Allah swt pertemukan kita dengan Jamaah Rasulullah saw dan para Sahabatnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Mari buat keputusan, catat nama untuk siap dihantar kemana saja dengan siapa saja dan biaya berapa saja, Insya Allah dalam waktu dekat saya niat 40 hari paling lambat pertengahan febuary &#8216;09 saya mohon doanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><br />
</span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;"><em><span style="color:#993300;">Subhanallahi wabihamdika ashadu ala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik’.</span></em><span class="msgbodytext">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Wassalamuaikum.wr.wb,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:26.95pt;" align="center"><em><span style="font-size:9pt;color:red;font-style:normal;">Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:26.95pt;line-height:200%;" align="center"><cite><a href="http://www.jauhari.net/">Jauhari</a>, </cite><span> </span><span> </span><cite><a href="http://sukurpalembang.opensuse-id.org/">XNUXMINT</a></cite> , <cite>sulthon</cite></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harapandiri.wordpress.com/771/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harapandiri.wordpress.com/771/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harapandiri.wordpress.com/771/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harapandiri.wordpress.com/771/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harapandiri.wordpress.com/771/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harapandiri.wordpress.com/771/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harapandiri.wordpress.com/771/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harapandiri.wordpress.com/771/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harapandiri.wordpress.com/771/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harapandiri.wordpress.com/771/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=771&subd=harapandiri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harapandiri.wordpress.com/2009/01/12/dakwah-sebagai-solusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Landy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/01/1_856972755m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1_856972755m</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang Yang Berada Dalam Dakwah</title>
		<link>http://harapandiri.wordpress.com/2009/01/08/orang-yang-berada-dalam-dakwah/</link>
		<comments>http://harapandiri.wordpress.com/2009/01/08/orang-yang-berada-dalam-dakwah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 02:02:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Landy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Dawah]]></category>
		<category><![CDATA[Dia]]></category>
		<category><![CDATA[Ijtima Serpong]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Yakin]]></category>
		<category><![CDATA[Karkun]]></category>
		<category><![CDATA[Kista]]></category>
		<category><![CDATA[Masturah]]></category>
		<category><![CDATA[Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Perang]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan lama]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[khuruj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harapandiri.wordpress.com/?p=757</guid>
		<description><![CDATA[
 



Assalammu’alaykum wr. wb.


“ Banyak orang yang merasa dalam dakwah tetapi sebenarnya ia tidak dalam dakwah “
 
 
Dakwah adalah sarana tarbiyah umat untuk mencapai sifat-sifat yang di kehendaki Allah swt secara bertahap-tahap. Jadi sudah seharusnya semakin kita banyak dan sering berdakwah maka akan tumbuh dihati kita sifat-sifat yang dikehendaki Allah swt.
Keberhasilan seorang da’i bukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=757&subd=harapandiri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p><!--[if gte mso 10]&gt;--> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><img class="alignnone size-full wp-image-758" title="1_826659065l" src="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/01/1_826659065l.jpg?w=450&#038;h=282" alt="1_826659065l" width="450" height="282" /></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span class="msgbodytext">Assalammu’alaykum wr. wb.</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="color:red;">“ Banyak orang yang merasa dalam dakwah tetapi sebenarnya ia tidak dalam dakwah “</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="color:red;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em> </em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Dakwah adalah sarana tarbiyah umat untuk mencapai sifat-sifat yang di kehendaki Allah swt secara bertahap-tahap. Jadi sudah seharusnya semakin kita banyak dan sering berdakwah maka akan tumbuh dihati kita sifat-sifat yang dikehendaki Allah swt.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Keberhasilan seorang da’i bukan diukur dari banyaknya yang ikut dengan dakwah mereka, pandai bayan / ceramah , pandai mudzakarah atau pandai memimpin musyawarah melainkan sejauh mana rasa ketergantungan da’i tersebut kepada Allah swt, sebagaimana Ibrahim as ketika dalam kobaran bara api Nambrut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Dakwah ini diumpamakan seperti anak tangga, semakin sering kita berdakwah maka akan membawa kita ketingkat kemuliaan yang tinggi, tapi kalau kita buat dakwah tidak dengan tertib dan usul yang telah di gariskan, maka tidak akan ada peningkatan dalam diri kita walau kita habiskan seluruh umur kita untuk dakwah, malahan keberadaan kita dalam dakwah akan menjadi fitnah bagi dakwah itu sendiri. <strong><em><span style="font-size:20pt;line-height:200%;color:blue;">Nauzubilah.</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Usaha dakwah adalah usaha bagaimana kita menarik pertolongan Allah swt bukan hanya untuk diri kita dan keluarga kita sendiri, melainkan juga untuk seluruh umat. Oleh karenanya agar dakwah kita berkesan maka para pelaku dakwah harus menjadi orang-orang yang pertama kali berhenti dari melakukan kemaksiatan kepada Allah swt.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Iman seseorang berbanding lurus dengan kerja dakwah. <em><span style="color:red;">Abu Sa&#8217;id Al-Khudry ra</span></em>., berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: <em><span style="color:blue;">&#8220;Barang siapa di antara kamu sekalian melihat suatu kemunkaran, maka hendaklah ia merubah dengan kekuasaannya, kalau tidak mampu maka dengan tegurannya, dan kalau tidak mampu, maka dengan hatinya. Dan yang terakhir adalah selemah-lemahnya iman.&#8221; (H.R. Muslim)</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Iman apabila wujud didiri seseorang maka dimanapun ia berada ia akan menjadi orang yang sholeh , Apabila ia menjadi orang yang miskin<span> </span>maka ia akan menjadi orang miskin yang baik, apabila ia menjadi orang kaya maka ia akan menjadi orang kaya yang baik. Apabila iman sudah menghujam di hati maka ia akan tersebar melalui mata, kaki, pekerjaan dan dimanapun ia berada.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Apabila kita sungguh-sungguh dalam dakwah dan menjadikan dakwah maksud hidup kita maka Allah akan tanamkan dihati rasa cinta kepada Allah swt dan perintah-perintahnya, kita akan mudah untuk mengamalkan seluruh perintah Allah swt dan sunah Baginda Saw, Allah swt akan tanamkan rasa kasih sayang terhadap ummat di hati kita sebagaimana rasa kasih sayang Nabi saw kepada penduduk Thaif, Allah akan muliakan kita bukan karena harta dan jabatan melainkan karena sifat yang Allah swt tumbuhkan pada diri kita. Dan yang terpenting dari semua itu adalah Allah swt akan bersama-sama kita. Dan kalau Allah swt sudah bersama hamba-Nya maka apalagi yang kurang dalam hidup kita.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;"><span id="more-757"></span>Untuk mendapatkan semua itu maka kita lagi dan lagi tingkatkan pengorbanan, Agama akan datang sejauh mana cahaya hidayah dalam hati kita,<span> </span>cahaya hidayah datang sejauh mana kita mau berkorban untuk agama, Agama tidak akan pernah datang tanpa pengorbanan. Dakwah adalah kerja Nabi, Dakwah adalah kendaraan Nabi, maka sudah selayaknya kita buat dakwah juga dengan cara Nabi yaitu apa yang Nabi buat dalam dakwah itu yang kita buat. Kita harus menyakini setiap amalan nabi akan dapat menyelesaikan masalah akhirat dan dunia kita.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;"><em><span style="font-size:20pt;line-height:200%;color:blue;">Agama akan tersebar bukan dengan gerak pena melainkan dengan gerak kaki</span></em>, buat kerja ini dengan tawadhu tanpa tawadhu kita tak akan bisa membuat kerja ini dengan baik. Yang harus di ingat, bagaimanapun hebatnya kerja kita maka kita harus beristigfar dan memohon kepada Allah agar di kekalkan dalam usaha dakwah ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Dalam kerja dakwah ini kita harus <em><span style="font-size:16pt;line-height:200%;color:green;">berlemah lembut</span></em>, <em><span style="font-size:16pt;line-height:200%;color:green;">saling memaafkan</span></em>, dan selalu <em><span style="font-size:16pt;line-height:200%;color:green;">meletakan segala sesuatunya dalam Musyawarah.</span></em><span style="font-size:16pt;line-height:200%;color:green;"> </span>Betapapun besarnya kesalahan teman kita maka kita maafkan, kalau 3 hal tersebut ada di diri kita maka akan timbul satu hati. Seseorang dalam usaha dakwah akan di muliakan oleh orang-orang sesudahnya sebagai mana ia memuliakan orang-orang lama saat ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;">Mari saudara-saudara tingkatkan korban lagi dan lagi sampai tiada lagi, <span> </span>Ijtima sudah didepan mata banyak target yang mesti kita penuhi, mari kita kerahkan seluruh potensi yang ada didiri kita untuk suksesnya ijtima juli ’09 . kita ajak anak dan istri kita <span> </span>untuk risau dan fikir tentang perkara ini. Semoga Allah catat nama-nama kita dalam 13.230 rombongan yang akan di berangkatkan dalam ijtima.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;"><span style="color:blue;">Tanda kita bersyukur atas nikmat harta maka kita belanjakan di jalan Allah, tanda kita bersyukur atas nikmat ilmu maka kita sebarkan, tanda kita bersyukur terhadap nikmat dakwah , maka kita siap dihantar ke seluruh alam, kapan saja, dimana saja, dengan siapa saja dan biaya berapa saja, Insya Allah niat amal. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:200%;"><em><span style="color:#993300;">Subhanallahi wabihamdika ashadu ala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik’.</span></em><span class="msgbodytext">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;"><span class="msgbodytext"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Wassalamuaikum.wr.wb,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:26.95pt;" align="center"><em><span style="font-size:9pt;color:red;font-style:normal;">Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:26.95pt;" align="center"><em><span style="font-size:9pt;color:red;font-style:normal;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:26.95pt;" align="center"><cite><span style="font-size:9pt;"><a href="http://blogger-rimbobujang.blogspot.com/">mamas86</a></span></cite><span style="font-size:9pt;"> , <cite><a href="http://rkn2003.wordpress.com/">abdurrahman</a>, achield</cite> , <cite>sulthon, <a href="http://sukurpalembang.opensuse-id.org/">XNUXMINT</a></cite> , <cite><a href="http://hanafishahdan.blogsome.com/">hanafi</a></cite> , <cite><a href="http://bintangputih.blogspot.com/">amalia</a></cite></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harapandiri.wordpress.com/757/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harapandiri.wordpress.com/757/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harapandiri.wordpress.com/757/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harapandiri.wordpress.com/757/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harapandiri.wordpress.com/757/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harapandiri.wordpress.com/757/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harapandiri.wordpress.com/757/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harapandiri.wordpress.com/757/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harapandiri.wordpress.com/757/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harapandiri.wordpress.com/757/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=757&subd=harapandiri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harapandiri.wordpress.com/2009/01/08/orang-yang-berada-dalam-dakwah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Landy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/01/1_826659065l.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1_826659065l</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Satu Hati</title>
		<link>http://harapandiri.wordpress.com/2009/01/06/satu-hati/</link>
		<comments>http://harapandiri.wordpress.com/2009/01/06/satu-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 01:25:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Landy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Dawah]]></category>
		<category><![CDATA[Dia]]></category>
		<category><![CDATA[Ijtima Serpong]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Yakin]]></category>
		<category><![CDATA[Karkun]]></category>
		<category><![CDATA[Kista]]></category>
		<category><![CDATA[Masturah]]></category>
		<category><![CDATA[Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Perang]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan lama]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[khuruj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harapandiri.wordpress.com/?p=748</guid>
		<description><![CDATA[  


Kita sering dengar orang-orang tua kita dalam usaha dakwah ini bagi targib bahwa antara para pekerja dakwah sangat penting untuk menjaga kesatuan hati, karena pertolongan Allah swt bersama kesatuan hati para pekerja dakwah itu sendiri, kalau tiap-tiap pekerja dakwah berjalan pada tertib yang telah di gariskan para orang tua kita di markaz pastinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=748&subd=harapandiri&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <!--[if gte mso 10]&gt;--> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><img class="alignnone size-full wp-image-749" title="1_609062389l" src="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/01/1_609062389l.jpg?w=410&#038;h=179" alt="1_609062389l" width="410" height="179" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Kita sering dengar orang-orang tua kita dalam usaha dakwah ini bagi targib bahwa antara para pekerja dakwah sangat penting untuk menjaga kesatuan hati, karena pertolongan Allah swt bersama kesatuan hati para pekerja dakwah itu sendiri, kalau tiap-tiap pekerja dakwah berjalan pada tertib yang telah di gariskan para orang tua kita di markaz pastinya perpecahan dan perselisihan sesama pekerja dakwah bisa diatasi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Kesalahan yang sering terjadi pada para pekerja dakwah adalah ketidak sungguhan dalam dakwah itu sendiri, kita masih belum menjadikan dakwah sebagai maksud hidup melainkan hanya pekerjaan dikala waktu senggang kita, sehingga permasalahan-permasalahan Allah swt timbulkan diantara pekerja dakwah itu sendiri, satu sama lain saling lempar kewajiban dan tanggung jawab serta saling melihat kekurangan orang lain dan yang terparah setiap diri merasa sudah berbuat banyak untuk dakwah <em><span style="font-size:20pt;line-height:200%;color:red;">astagfirullah.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;">Saudaraku…. jangan pernah kotori dakwah dengan pikiran-pikiran semacam itu, usaha dakwah ini terlalu mulia untuk di kotori oleh hal-hal seperti itu. <span class="msgbodytext">Pebedaan pendapat dikalangan pekerja dakwah merupakan perkara biasa, dikalangan orang politik dan orang lain pun biasa. Karena kita hanya manusia memiliki fikiran dan pendirian yang berbeda-beda, Tapi akan menjadi tidak biasa mana kala setiap perbedaan dan permasalahan tersebut tidak di letakan dalam musyawarah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Kita pastinya sering dengar arahan orang-orang tua kita agar setiap pekerja dakwah harus merasa bahwa dakwah ini kerja saya sedangkan orang lain hanya membantu saja. Jadi berapapun waktu, tenaga dan fikiran yang orang lain beri dalam kerja dakwah ini sudah selayaknya kita terima , karena namanya juga membantu maka kewajiban dakwah ini ada pada orang yang di bantu yaitu diri kita sendiri, oleh karena itu pentingnya lagi dan lagi kita luruskan niat dalam kerja dakwah ini, jangan campuri kerja dakwah ini dengan niat untuk mendapatkan dunia melainkan kita niat untuk islah diri, agar diri kita menjadi baik dan umat di seluruh alam juga menjadi baik, dan agar Allah swt kekalkan hidayah pada diri kita dan seluruh alam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Usaha dakwah ini dibangun diatas tertib yang sangat halus. Tertib tersebut sangat mudah dilaksanakan bagi orang yang ingin memperbaiki diri sendiri, namun akan sulit bagi orang-orang yang hanya ingin memperbaiki orang lain saja. Dalam salah satu suratnya <em><span style="color:red;">Maulana Said Akhmad Khan Shaheb</span></em> menulis : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><em><span style="color:blue;">Hendaknya selalu beranggapan bahwa usaha dan pengorbanan yang telah anda lakukan baru sedikit. Jangan sekali-kali beranggapan bahwa anda telah melakukan usaha dan pengorbanan yang besar. Bahkan jangan sekali-kali terlintas dalam pikiran anda bahwa anda telah menghabiskan sebagian dari kekayaan dan hidup anda dalam usaha ini, </span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><em><span style="color:blue;">Jangan merendahkan siapa saja meskipun orang tersebut buta huruf atau miskin. Jangan mengutamakan orang kaya atas orang miskin. Bahkan hendaknya lebih bergairah dan bergembira ketika menghadapi orang miskin, </span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><em><span style="color:blue;"><span id="more-748"></span>Hendaknya menyebarluaskan kerja dakwah ini kepada orang-orang Islam dari berbagai kalangan dan kepada penganut berbagai mahzab. Jangan terperangkap kedalam pikiran bahwa tidak apa-apa apabila hanya satu orang saja yang menentang kita. Bahkan meskipun hanya menghadapi seorang penentang, ia harus diprioritaskan. Ingatlah bahwa sebatang korek api dapat menyebabkan dunia terang benderang. Demikian pula, satu orang telah cukup menjadi penyebab fitnah.</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><em><span style="color:blue;">Orang yang paling baik adalah orang yang mampu menjaga kesatuan hati dengan cara menunjukan akhlak yg mulia dan bijaksana demi untuk tercapainya tujuan.</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><em><span style="color:blue;">Usaha kita adalah usaha yang luwes. Sehingga kita berada dalam posisi untuk menyatukan setiap orang. Syaitan senantiasa berusaha untuk menanamkan benih-benih permusuhan, terutama diantara “orang-orang lama“. Demi untuk mencapai tujuannya, ia berdalih memegang tertib. Dengan kata lain mereka bertentangan atas tertib dakwah. Padahal tertib yang paling utama ialah satu hati, apabila tidak ada kesatuan hati maka tertib lainnya tidak dapat diwujudkan. Melanggar tertib yang paling parah adalah perpecahan. </span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><em><span style="color:blue;">Orang yang paling mulia adalah orang yang berbuat baik kepada semua orang, baik mereka yang mendukung atau yang menentang. baik mereka teman atau lawan, baik mereka kaya atau miskin.</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><em><span style="color:blue;">Orang yang pandai adalah orang yang mampu menyesuaikan dengan tuntutan keadaan. Dengan kata lain ia adalah orang yang dapat memanfaatkan keadaaan dan memiliki kemampuan untuk membaca keadaan orang lain. Juga ia memiliki Ke Ikhlasan dan hanya mencari Ridha Allah</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><em><span style="color:blue;">Kita semua adalah orang baru (dalam usaha ini). Orang lama adalah orang yang tetap istiqomah dalam menjalankan usaha sampai mati, baik orang-orang menghormatinya atau tidak. baik orang-orang menganggap dirinya atau tidak, baik orang-orang menganggap dirinya baik atau jelek. Sekalipun para penanggung jawab atas usaha ini berpikiran buruk kepada mereka, namun ia tidak membalasnya dengan berpikiran buruk terhadap mereka. Sekalipun setiap orang meninggalkan dirinya, ia tidak mau membalasnya, tetapi ia berkata, &#8220;Saya tidak mau meninggalkan anda meskipun anda meninggalkan saya&#8221;.</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><em><span style="color:blue;">Dakwah ini merupakan sifat para Nabi as. Untuk itu janganlah menjalankan dakwah hanya karena orang tua yang menjalankannya, karena mereka meminta anda untuk melakukannya, tapi lakukanlah karena kerja dakwah ini dicintai oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW. dan karena kerja ini merupakan perintah dari Rasulullah SAW.</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><em><span style="color:blue;">Hendaklah selalu merenungkan ayat-ayat dan kisah-kisah dalam al Qur&#8217;an dan Hadist, dan camkanlah bahwa usaha dakwah ini sangat penting juga merupakan kewajiban bagi setiap orang (Fardhu ain)</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><em><span style="color:blue;">Berdoalah kepada Allah SWT. agar Dia menampakan hakikat Usaha ini. Orang yang telah mengenal hakikat usaha ini, maka ia dianggap orang lama dalam usaha ini, baik ia fasih dalam menyampaikan bayan atau tidak, baik ia buta huruf ataupun berpendidikan.</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Saudaraku…rasanya apa yang disampaikan <em><span style="color:red;">Maulana Said Akhmad Khan Shaheb</span></em> diatas sudah mencukupi bagi kita untuk lagi dan lagi meningkatkan perngorbanan dan selalu berjalan pada usul dan tertib dakwah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Usaha agama adalah usaha pilihan dimana orang yang buat usaha atas agama adalah orang pilihan, jadi kalau kita sungguh-sungguh buat usaha agama kita adalah orang pilihan Allah dan insya Allah , kita akan di kekalkan dalam usaha dakwah dan kelak akan di matikan dalam dakwah, dakwah menjadi maksud hidup, hidup untuk dakwah, dakwah sampai mati dan mati dalam dakwah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext">Saudaraku… Ijtima juli sudah didepan mata banyak target yang mesti kita penuhi, tekan ego kita demi agama, jangan terbawa nafsu agar di sebut orang lama dalam usaha ini, karena dalam usaha dakwah ini Allah swt hanya punya 2 tertib saja, Allah swt kekalkan kita, atau Allah swt lemparkan kita. Dan semoga Allah swt tetap istiqomahkan kita<span> </span>dan terima semua pengorbanan kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <!--[if gte mso 10]&gt;--> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;line-height:200%;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;line-height:200%;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"><em><span style="font-size:9pt;line-height:200%;color:green;">Note: Tulisan ini dibuat selepas musyawarah halaqoh ( 06/01/09 ) , dengan pikiran dan hati tak menentu melihat keadaan rekan-rekan di halaqoh kami hiks…hiks…hiks…, semoga Allah swt satukan kembali hati-hati kami dan semoga kami bisa lagi dan lagi meningkatkan pengorbanan dan dapat menekan ego-ego kami, dan Allah gunakan kami dalam usaha dakwah ini , amien..</span></em></span></p>
<p><span class="msgbodytext"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;line-height:200%;"><span class="msgbodytext"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:26.95pt;line-height:200%;" align="center"><em><span style="font-size:9pt;line-height:200%;color:red;font-style:normal;">Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:26.95pt;line-height:200%;" align="center"><cite><span style="font-style:normal;"><a href="http://rkn2003.wordpress.com/"><em>abdurrahman</em></a></span></cite><em> , </em><cite><span style="font-style:normal;"><a href="http://www.rumahsunatan.com/"><em>Fajar Harguna</em></a></span></cite><em> , </em><cite><span style="font-style:normal;"><a href="http://maskoko.wordpress.com/"><em>Mas Koko</em></a></span></cite></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:26.95pt;line-height:200%;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:26.95pt;line-height:200%;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:26.95pt;line-height:200%;" align="center"><span style="font-style:normal;"><em><br />
</em></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harapandiri.wordpress.com/748/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harapandiri.wordpress.com/748/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harapandiri.wordpress.com/748/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harapandiri.wordpress.com/748/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harapandiri.wordpress.com/748/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harapandiri.wordpress.com/748/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harapandiri.wordpress.com/748/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harapandiri.wordpress.com/748/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harapandiri.wordpress.com/748/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harapandiri.wordpress.com/748/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harapandiri.wordpress.com&blog=2611769&post=748&subd=harapandiri&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harapandiri.wordpress.com/2009/01/06/satu-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Landy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://harapandiri.files.wordpress.com/2009/01/1_609062389l.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1_609062389l</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>