
Assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh
Nahmaduhu wa nushalli ‘ala rasulihil kariim. ‘amma ba’du…
Tgl 21 sampai 23 Oktober 09 adalah tanggal dimana saya dan beberapa rekan di kantor mengikuti training selama 3 hari di Cipanas , selama tiga hari pula kami disibukan oleh serangkaian materi training dari pagi hingga malam hari, dan syukurnya training kali ini dibuat sebegitu menariknya, banyak hal positif yang kami semua dapati, inti dari training kali ini bagaimana kita semua dapat menjadi orang yang suka berkhitmad ( memberikan pelayanan ) bukan menjadi orang yang gemar dilayani. Karena tanpa kita sadari sejak kita baru lahir sampai detik ini kita cenderung lebih suka apabila orang lain melayani kita bukan sebaliknya.
Ada yang menarik dari training selama tiga hari ini , tepatnya di hari ke-3 dimana kita hanya di beri waktu 1,5 jam untuk memikirkan startegi apa yang akan kita gunakan untuk memberikan pelayanan yang maksimal untuk para customer, dan customer kami kali ini adalah 33 anak yatim piatu, terang saja kami semua aga kebingungan. Terlebih lagi karena kurangnya persiapan. Satu persatu dari kami mengeluarkan ide di kepala kami demi mendapat 50 point pada tantangan kali ini. ( standar kelulusan mendapatkan 250 point ).
Kami bernyanyi , menari sampai-sampai seorang teman rela menjadi badut dadakan demi membuat customer ( anak-anak yatim piatu ) tersebut gembira. Lega rasanya ketika melihat adik-adik kami tersenyum , berlari, menari dll, rasanya 50 point tiada artinya dibanding kebahagian yang kami dapati. Panasnya sinar matahari tak menghentikan kami dalam kegembiraan kali ini. Rasanya saya tak akan mau menukar kebagian ini dengan apapun.
Memang ketika kita memberi pelayanan dengan sepenuh hati maka yang pertama kali merasakan dampaknya adalah diri kita sendiri,. Sebenarnya materi yang saya dapati dari training kali ini maupun training yang sebelumnya sering juga saya dapati ketika saya khuruj setiap bulannya, dimana ketika kita khuruj baik itu 3 hari mauapun lebih dari itu kita secara tidak langsung diajarkan bagaimana menjadi orang yang banyak berkhitmad untuk orang lain bukan sebaliknya.
Berkhitmad bukan perkara mudah karena setiap orang lebih suka dilayani ketimbang melayani, mari mulai hari ini kita belajar untuk lebih banyak melayani ketimbang dilayani , baik itu dengan Istri kita maupun dengan orang lain.
Subhanallahi wabihamdika ashaduala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik’. Wabilahi taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu…
Ditulis oleh Landy
Selalu ada suasana dan perasaan yang baru ketika kembali dari nisab 3 hari setiap bulannya , perasaan yang mendorong saya untuk selalu menjadi lebih baik disetiap harinya, perasaan yang pastinya berbeda pada setiap orang yang mengalami. Ada kenikmatan dan semangat yang tidak bisa ditulis dan dilukiskan, hanya bisa dirasakan, sama halnya ketika kita meminum secangkir teh manis, dimana setiap orang akan berkata teh tersebut manis tanpa bisa mendeskripsikan lebih jauh. Sejauh apa manisnya, karena pastinya setiap orang berbeda dalam melukiskan hal tersebut .
Ditulis oleh Landy 
Ditulis oleh Landy 
