” Kesederhanaan Cinta ( Camer :) ) “

748500851.jpg

Cinta mereka cinta yang sederhana, teramat sederhana untuk ukuran kebanyakan orang zaman sekarang, tapi mempunyai nilai tersendiri dalam diri saya, kisah yang dialami sahabat saya ini memberikan motivasi dan dorongan yang besar terhadap hidup saya, bahwa cinta yang dilandasi ketaatan kepada sang khalik akan membuahkan kesetian dan kebahagian yang abadi.

Suatu kehormatan bagi diri saya untuk menulis kisahnya dalam blog ini, walau tentu tanpa seijinnya, dan saya memerlukan berhari-hari untuk meyakini diri saya untuk menulis kisahnya, karena sudah pasti dia akan menolak kisahnya ditulis.

Setelah saya berbicara dan meminta pendapat mas hanafi dan rasanya saya tidak akan menulis sesuatu yang buruk bahkan Insya Allah apa yang akan saya tulis adalah kebaikan sebagai wujud kekaguman saya terhadap perjalanan hidup beliau dan mudah-mudahan Allah swt menerima setiap perngorbanan dia dan istrinya sebagai amal ibadah dan asbab hidayah untuk seluruh ummat , Amien.

Wanita ini tidak lah sehebat Khansa r.ha seorang sahabiyah yang merupakan penyair terbaik yang telah memberikan nasihat kepada ke-empat anaknya untuk bertempur dan menjadi syahid dan dengan ikhlas berkata “ Alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah. Mudah-mudahan dengan syahidnya mereka, dosa-dosaku diampuni oleh-Nya. Aku berharap kepada Allah swt, semoga dengan rahmat-Nya. Aku nanti dapat dikumpulkan kembali bersama-sama ke-empat orang anakku di dalam surga.”

Wanita inipun bukanlah Fatimah r.ha putri Rasulullah saw yang turut menanggung penderitaan bersama Rasulullah saw pada saat fajar dakwah Islam menyingsing. Ia sabar atas segala musibah dan menahan diri atas segala cobaan dan godaan sehingga mendapat gelar ibu bagi seluruh wanita mukmin selain Maryam binti ‘Imran, Khadijah binti Khuwailid, dan Asiyah istri Fir’aun disurga kelak.

Ia pun bukan Sumayah binti Khaiyyath r.ha wanita yang memengang teguh keyakinan terhadap Islam , yang dengan rela menerima Islam sebagai agamanya sehingga membuat marah Abu Jahal dan menombak kemaluan Sumayah binti Khaiyyath r.ha hingga syahid, dan Sumayah binti Khaiyyath r.ha adalah wanita pertama dalam Islam yang mati syahid.

76434843.jpg

Wanita ini wanita biasa , wanita akhir zaman , ummat Nabi Muhammad saw sama seperti kita, wanita yang lahir dan besar dengan pendidikan seadanya layaknya wanita seangkatan Bunda saya, tapi pendidikan yang rendah tidak menjadi jaminan rendah pula agamanya, karena wanita ini telah membuktikannya.

Kesabaran dalam menerima dan menjalankan Islam sebagai pedoman hidupnya , dan selalu berusaha untuk memperbaiki diri dan berusaha mencontoh kehidupan para sahabiyah merupakan salah satu gambaran dari dirinya.

Mungkin betul ungkapan yang mengatakan cobaan yang datang dari Allah seiring dengan ketaatan seorang hamba nampak jelas terlihat, setelah Allah percayakan amanah kepada sahabat saya dan istrinya seorang anak wanita yang lahir dari rahimnya yang tidak bisa bicara dan mendengar. Allah coba lagi mereka dengan penyakit yang diderita istri sahabat saya.

Betahun-tahun istri sahabat saya ini hanya bisa berbaring diatas ranjang karena penyakit yang dideritanya, tubuhnya sudah tidak berbentuk hanya hembusan nafas dan detak jantungnya yang menyakinkan kami bahwa dia masih bisa dibilang bernyawa. Seluruh aktifitasnya hanya dihabiskan dan dilakukan di ranjang dirumahnya yang jauh dari kesan mewah bahkan teramat sederhana untuk ukuran zaman sekarang.

Sahabat saya kesehariannya hanyalah berjualan baju muslim dipasar untuk memenuhi keperluan rumah tangganya dan biaya berobat sang istri. Tetapi dia sekeluarga menjalani ini dengan ikhlas tanpa mengeluh bahkan sifat itsar ( mendahulukan orang lain dari pada dirinya sendiri) nampak jelas didiri mereka. Dengan senyum ramahnya dan dia yang selalu mengulurkan tangan lebih dulu dari saya mana kala bertemu dan pembicaraannya yang tidak jauh dari agama membuat saya malu terhadap diri saya sendiri yang masih banyak bermaksiat kepada Allah.

74920070.jpg

Sesuatu yang menakjubkan tergambar dari istrinya, disaat Allah swt berikan cobaan dengan sakitnya dia masih taat beribadah, masih menjalankan Sholat walau dengan berbaring, setiap dia membuka mata maka yang pertama ditanya adalah jam berapa sekarang, apakah dia sudah sholat apa belum dan apakah dirumahnya sudah diadakan taklim harian ( membacakan hadist-hadist Nabi dan ayat-ayat suci Alqur’an ), apakah suami dan putranya sudah melaksanakan amalan dakwah ( bersilaturahmi kepada tetangganya untuk berbicara masalah agama ) dan masih banyak pertanyaan – pertanyaan lainnya yang membuat kita yang sehat merasa malu karena tidak mempunyai fikir agama yang tinggi seperti dia yang sakit.

Pernah suatu hari teman saya bercerita bahwa istrinya meminta ia mengulukan tangannya dan mencium tangan teman saya seraya berkata :

“Saya minta maaf karena saya tidak bisa menjadi istri yang baik untuk engkau dan ibu yang baik untuk anak-anak, banyak kekurangan pada diri saya, oleh karenanya demi Allah saya ikhlas jika engkau menceraikan saya dan mencari pendamping yang bisa membantu dan merawat engkau dan anak-anak.”

Dengan berlinang air mata teman saya menjawab kamu adalah wanita terbaik yang Allah beri untuk saya, dan saya bersyukur Allah telah tundukan syahwat saya dari wanita lain selain engkau. Saya tidak bisa seadil apa yang menurut ukuran Allah dan selama ada Khadijah binti Khuwailid tidak ada wanita lain disisi Rasulullah.”

78853347.jpg

Jawaban yang mungkin hanya keluar dari seseorang yang takut kepada Allah swt, dimana saya seakan tertampar dengan ucapannya, ucapan yang sangat berat dilakukan oleh kebanyakan kita, walau secara syariat agama dengan melihat kondisi istrinya teman saya boleh berpoligami tetapi karena takut tidak dapat berbuat adil dan juga karena cintanya yang besar kepada istrinya maka ia memutuskan tetap menemani istrinya sampai sekarang.

Istri yang telah menemaninya hampir di separuh usianya, menemaninya disaat keluarga besarnya menentang dan melecehkan karena jalan hidup yang teman saya pilih untuk mencontoh kehidupan Nabi dan para sahabatnya.

Terlalu kuno, tidak modern, ketinggalan zaman ucapan orang-orang sekitar ketika mereka sekeluarga belajar menerapkan kehidupan sebagai mana Nabi dan para sahabatnya. Apalagi ketika sang istri memutuskan untuk menutup wajahnya seperti apa yang dilakukan Sha adik saya, tantangan dan makian semakin deras menerjang mereka. tetapi mereka berdua menerima ini sebagai bentuk konsekwensi dari apa yang mereka pilih. dan tetap mengharapakan keridhoan Allah atas pengorbanan mereka yang sedikit terhadap agama.

Rasulullah saw bersabda : “ sungguh beruntung orang yang beriman kepadaku dan pernah melihatku ( Nabi saw, sabdakan demikian satu kali ). Dan sungguh beruntung ( Nabi sabdakan hingga tujuh kali) orang yang beriman kepadaku padahal ia tidak pernah melihatku!” ( Hr. Ahmad).

Abdullah bin Mas’ud ra berkata : “Barang siapa ingin mengambil cara hidup maka hendaklah dia mengambil cara hidup orang yang telah meninggal dunia. Sebab orang yang masih hidup tidak aman dari cobaan. Mereka itulah para sahabat Rasulullah saw, Mereka adalah manusia yang paling utama dalam ummat ini, hatinya paling taqwa, ilmunya paling dalam, hisabnya paling sedikit, yang dipilih Allah sebagai pendamping nabi-Nya untuk menegakkan agama-Nya. Maka kenalilah keutamaan mereka, ikutilah jejak mereka, peganglah akhlak dalam perilaku hidup mereka menurut kesanggupan kalian, sesungguhnya mereka berada pada petunjuk yang lurus” ( Hayatush Shahabah I )

74850378.jpg

Takdir , Jodoh , dan Maut hanya Allah yang tahu, tak ada satupun mahluk yang yang dapat mengetahui kapan ajalnya datang.

Istri sahabat saya tersebut sudah tidak ada harapan untuk hidup itulah yang dokter utarakan, tapi nyatanya Allah tunjukan kuasanya dan mementahkan vonis dokter yang menyatakan umurnya tidak akan lama lagi. Dokter bukan Tuhan, dokter adalah manusia, yang menentukan berhak mati atau tidaknya hanyalah Allah swt.

Nyatanya istri sahabat saya masih sehat pada hal 4 tahun yang lalu dokter memvonis usianya tidak lama lagi. Kini keadaanya sudah aga membaik walau kondisi fisiknya masih belum banyak berubah, tetapi berat badannya sudah mulai bertambah. Sekarang istrinya sudah mulai aktif lagi menemani suaminya berdakwah walau menggunakan kursi roda, belajar memperbaiki Iman dan amal dan senantiasa risau memikirkan keadaan ummat yang telah jauh dari agama.

“ Ya Allah dzat yang membolak-balikan hati , tetapkanlah hati kami di atas agama-Mu, Ya Allah tampakanlah pada kami kebenaran sebagai kebenaran, dan anugerahkanlah pada kami untuk mengikutinya, serta tampakkan pada kami kebatilan itu sebagai kebatilan dan anugerahkan pada kami untuk menjauhinya. Ya Allah teguhkanlah kami sebagaimana kau teguhkan Musa as, ya Allah tolonglah kami sebagaimana Rasulullah dan para Sahabatnya kau tolong, Ya Allah berilah hidayah pada kami, keluarga kami, anak keturunan kami dan kepada seluruh Ummat Nabi Muhammad saw. Jadikanlah dakwah sebagai maksud hidup kami, dan matikanlah kami dalam dakwah, Ya Allah, lapangkanlah dada kami untuk menerima Islam, ” amien…amien…amien.”

 

Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :

okebebeh , hasanah translation , keleponcemen , olangbiaca , Adi Sucipto , ven , cewektulen, rnazahra , norie , bluestockin

Iklan

42 Responses to ” Kesederhanaan Cinta ( Camer :) ) “

  1. ghofur berkata:

    ya Allah, ampuni aku… sungguh jauh diriku dari-Mu..

    *terharu sungguh*

    Mudah2an Allah memberikan yang terbaik buat istri salihah macam sahabat di atas! sungguh bahagia memiliki pendamping hidup yang sedemikian rupa. Amin Allahumma Amin

    Amien , doain ya semoga beliau bisa jiadi calon mertua ku 🙂

  2. Adi Sucipto berkata:

    Assalamu’alaikum Ikhwah

    Ya Allah, ya Rahman, Ya Rahim…, irhamna. Irhamna Ya Allah. Sungguh mulia engkau dan istrimu sahabatku. Benarlah Allah, bahwa Ia sesuai dengan persangkaan hamba-Nya. Kalau engkauy redho, maka Ia pun redho pada engkau berdua saudaraku.

    Satu hal lain yang akan ana sampaikan, tetapkan dalam keyakinan istri antum bahwa penyakitnya ada obatnya. Namun yang lebih penting, tetapkan dan tanamkan dalam pikirannya bahwa ia akan sehat dengan ijinnya. Keyakinan itulah obat pertama dan mujarab untuk istri antum. Dan setiap pikiran positif itu akan terkirim untuk membangkitkan aktivitas sel-sel penyehat dan menurunkan aktivitas sel-sel penyakit. Inilah keajaiban pikiran positif; suatu rahasia yang ana selami dari firman Allah bahwa Ia sesuai dengan pikiran dan persangkaan hamba-Nya. Inilah pula yang kemudian ditulis oleh Prof Murakami dalam bukunya ‘The Divine Massage of the DNA’. Semoga Allah menyembuhkan istri engkau saudaraku. Amin.

    Wassalamu’alaikum Wr Wbr

    Makasih aa Adi atas doannya 😉

  3. duileeehhh kesederhanaan camer nih, btw undang2 ya?

    Dede jangan bikin gosip , eh elo jadi gak besok ke walimahannya Rio, kabarin gw ya, rencananya gw bareng ma lintang 🙂

  4. Subhanallah
    Wanita akhir jaman yang biasa
    Tidak ria karena jilbabnya
    Tidak angkuh karena pengetauan agamanya
    Tidak menyeelakan karena kekayaannya
    Tidak jutek karena kecantikannya
    Yang seperti ini yang kubutuhkan
    Tidak lebih.

    Amien, semoga Allah mudahkan jodoh kita 🙂

  5. nexlaip berkata:

    mudah2an ente cepet dapet yg derajat keshalehannya sama lan…

    Waduh adiet jangan sama kaya gw donk ke shalehannya , gw kan ancur gini hiks

  6. siska berkata:

    kisah temen lo itu inspiring yah….
    Hmm ikhlas dan sabar, itulah Islam 🙂

    Gimana jeng berminat untuk di jadiin film gak 😉

  7. hanggadamai berkata:

    ehmm, keluarga yg sakinah mawadah wa rohmah

    Amien , semoga 🙂

  8. olangbiaca berkata:

    Aslkm……Subhanallah, Mengharu biru….., tidak seperti cinta Romeo pada Yuliet hanya cinta semu. CINTA YANG ABADI dikarenakan CINTA PADA ALLAH. Nice posting mas.

    Meniru kehidupan Rasulullah dan Sahabat bukan berarti menjauh dari masyarakat, justru bergaullah dgn masyarakat kita sembari senantiasa berdakwah……, dan tabahkanlah hati atas cemoohan orang2, dan berbicaralah dgn Bahasa mereka.

    walaikum salam bang yep setuju 🙂

  9. realylife berkata:

    intinya sama , karena mungkin satu hati , saya juga lagi menulis tentang cinta
    tapi cinta universal khan ?
    nyok mari lestarikan cinta dan kasih sayang di hati kita semua

    Segera meluncur

  10. QanaahSholihah berkata:

    assalamu’alaikum..

    subhnallah, indahnya kesetiaan. kepada istri apalagi kepada agama 🙂

    benar itu camer nya?:)
    CaList nya,benar gak bisa mendengar dan berbicara ?
    tidak bisa mendengar dan berbicara terhadap yang batil bukan?

    ditunggu next story …nya.

    Insya Allah kalau Allah beri kemudahan dia akan menjadi istri saya, Dia dari kecil sudah tidak bisa mendengar dan bicara.

  11. Muhammad Momon berkata:

    Tulisan ini membuat saya merasa dimana posisi saya dibanding mereka yang telah maju kehadapan dalam menjalankan amalan agama secara sempurna….semoga Allah beri hidayah kepada saya dan keluarga dan kita semua

    Bang Momon kangennnnnnnnnnnnnnnnnn, si jagoan dah bisa apa bang, dah lama ya kita gak ketemu, hiks aku kangennnnnnnnnn

  12. Santi berkata:

    wah wah.. semoga prosesnya dilancarkan mas. 😀
    amiinnnn!

    Proses apa neh hayooooooo he..he..he..

  13. Eucalyptus berkata:

    Subhanallah, ini camer kamu ya Lan?….. apa calon kamu itu anak yg tidak bisa bicara & mendengar? Klo memang jodoh kamu, semoga kamu bisa berlaku sebagaimana perlakuan sahabat kamu terhadap isterinya…

    kalau di lancari ma yang di atas ia aku mah pasrah aja 🙂

  14. rocco90 berkata:

    Subhanallah, Subhanallah, Subhanallah

    Allahu Akbar

  15. chatoer berkata:

    Cerita yang sangat inspiratif

    He..he..he..

  16. daeng limpo berkata:

    kesederhanaan…sebuah barang langka disaat sekarang, apalagi sebuah kesederhanaan cinta….mungkin sudah sulit menemukannya.

    Setuju pak, tapi langka bukan berati gak ada kan pak 🙂

  17. Yari NK berkata:

    Wah kalau cinta itu proses yang rumit atau sederhana ya?? Mungkin tergantung dari jenis cintanya kali ya, namun bisa jadi juga cinta yang terlihat sederhana seperti di atas mengalami proses yang kompleks sebelumnya yang mungkin tidak terlihat oleh kita…. ah nggak tahu deh… sebabnya saya bukan ahli masalah ilmu cinta seh… hehehehe…. 😀

    Trus ahli masalah apa donk pak 😉

  18. yanti berkata:

    That’s sweet… I am crying… ini adalah jawaban untuk my posting “Adam dan Hawa Milenium” di http://maaini.wordpress.com

    Jazakallahu…

    Boleh kan… saya link ke situsku???

    Silakan kalau mau di link 🙂

  19. g0bdol berkata:

    asslm…

    bagus…!!!
    yang kayak gini yang harus di lestarikan. cerita yang membangun jiwa.

    semoga lancar…

    wassalam…

    Amin Allah

  20. Um Ibrahim berkata:

    Waaah…koq ampir sama juga ide postingannya…*laen kali kalo mau posying hrs nengok rumah Landy dulu neh*

    Alhamdullilah istri temennya sudah membaik, Insya’Allah dengan kekuatan doa:)

    Berarti kita sehatain bunda 🙂

  21. Adi Sucipto berkata:

    Assalamu’alaikum
    Alhamdulillah, sungguh gembira mendengar kondisi Beliau yang membaik. Semoga Allah perkenankan dengan kepulihannya. Wassalam

    Amin Allah

  22. Fauzan berkata:

    assalamualaikum

    tulisannya sungguh menggugah hati salam kenal

    Walaikumsalam , makasih dah mampir 🙂

  23. nico berkata:

    semoga diberikan kesembuhan. aminn.

    Amien Allah

  24. okebebeh berkata:

    mas landy…gue bener2 doain untuk kali ini, semoga Alloh hadirkan sifat sahabat rhum pada diri ente..and jadikan ente asbab hidayah buat umat seluruh alam..amin..gue bangga ama tulisan elo yang ini..

    assalamu’alaikum..

    subhnallah, indahnya kesetiaan. kepada istri apalagi kepada agama 🙂

    benar itu camer nya?:)
    CaList nya,benar gak bisa mendengar dan berbicara ?
    tidak bisa mendengar dan berbicara terhadap yang batil bukan?

    ditunggu next story …nya.

    Insya Allah kalau Allah beri kemudahan dia akan menjadi istri saya, Dia dari kecil sudah tidak bisa mendengar dan bicara.

    Waduh pak Eko aku jadi terharu baca komennya hiks

  25. kopitozie berkata:

    barade cinta …. mau nge ‘hack’ virus cinta ahhh soalnya kata mas ‘Roy Sukro’ kita2 ini Hacker

  26. Ahmad Kunto berkata:

    Masya allah…
    dasyat…
    tinggal amal ya syeh…

    Dasyat mana ma And*** he..he..he..

  27. raddtuww tebbu berkata:

    subhanallah,, sangat indah,, dan menyentuh hati,, terimakasih telah berbagi mas,,

    Makasih juga telah mampir

  28. zizah berkata:

    Wah…ck..ck..just one word…Subhanallah

  29. mutiatun berkata:

    Subhanallah…..
    mungkin bisa dijadikan sebagai format kehidupan kedepan…..

    Amin semoga

  30. mutiatun berkata:

    maaf, maksudnya sebagai referensi format kehidupan kedepan

    Amin semoga kita semua dapat mengambil pelajaran dari beliau

  31. TonKin berkata:

    amiiiiiiiiieeeeeen
    semoga di berikan kebahagiaan

    Amin

  32. F@tM@ berkata:

    nice artikel….

    Terima kasih

  33. Tauhid Arif berkata:

    uminya sedemikian mulianya, apalagi putrinya. Sungguh berat ujian ini. sy jadi ikut mikir nee
    ….

    masyaallah tantangannya sangat besarr, akankan kita sanggup memenuhinya?

    Wassalamualaikum WrWb

    Aku juga aga ragu pak, mengenai keputusannya nanti aku posting

  34. lainsiji berkata:

    menikahi seorang wanita dengan keterbatasan fisik dengan memandang agamanya benar-benar janji yang besar mas.
    Sudah siap?
    kalau iya, saya do’akan anda diberkahi kekuatan dan kesabaran hati.

    Semoga ini adalah “pembelian” yang baik. Menikah atas dasar agama, karenaNya

    Minta doannya ya supaya tetap mantap.

  35. la mendol berkata:

    duh Land..baru ngerti aku…*siap-siap mo mewek

    Duh mendol jadi kemarin-kemarin gw cerita elo kaga nyambung hiks teganya dirimu

  36. tamrin berkata:

    Wah…. keren … 🙂 salam kenal yah

    Salam kenal kembali

  37. antown berkata:

    tulisannya bagus nih.
    semoga bermanfaat bagi kita semua

    salam

    Amien

  38. ventin berkata:

    waduw mas landy, tiba2 jd kehilangan kata2 buat berkomen.
    *terharu*

    kehilangan kata-kata nya gak permanen kan 🙂

  39. kakanda berkata:

    SyafakumuLlah untuk Camer, dan si dia,…

    Allahumma rabban naasi adzhibil ba’sa asyfi antasy syaafii laa syifaa’a illaa syifaa’uka syifaa’an laa yughaadiru saqaman. Imsahil ba’sa rabban naasi biyadikasy syifaa’u, laa aasyifa lahu illaa anta, as’alullaahal ‘azhiima, rabbal ‘ arsyil ‘azhiimi an-yasfiyaka.

    Artinya : Ya Allah Tuhan segala manusia, jauhkanlah kesukaran/penyakit itu dan sembuhkanlah ia, Engkaulah yang menyembuhkan, tak ada obat selain obat-Mu, obat yang tidak meninggalkan sakit lagi. Hilangkan lah penyakit itu, wahai Tuhan pengurus manusia. Hanya padamulah obat itu. Tak ada yang dapat menghilangkan penyakit selain Engkau, aku mohon kepada Allah yang Maha Agung, Tuhannya ‘arasy yang agung, semoga Dia menyembuhkan anda. (HR. Bukhari dan Muslim)

    Ya Allah, hilangkan dari dirinya penyakit, kembalikan dia kepada kesehatan dan kesembuhan. Bantulah dia dengan sebaik-baik perlindungan, dan kembalikan dia kepada sebaik-baik kesembuhan.
    Jadikanlah apa saja yang dirasakannya pada waktu sakitnya sebagai pahala untuk kehidupannya dan penghapus atas segala kesalahan-nya. Ya
    Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad.
    (kitab Mafatihul Jinan, kunci-kunci surga)

  40. rey berkata:

    kalo gak salah lo dulu pernah mosting ini kan? tp tetep aja gue baca lagi mo nangis rasanya. Camer ya lan? 🙂
    Semoga langgeng ya… 🙂 Gue justru melihat ‘tdk bs bicara dan mendengar’ adalah suatu kelebihan yang Allah berikan, dgn begitu kan dia terhindar dari dosa ngomongin org, dosa yg menyebabkan banyak wanita msk neraka, duuhh enaknya…

    Psstt ntar gue diundang gak? 😀

  41. sofie_Ncop berkata:

    Waduhh .. Bang kok Sedih Banget sich….
    ini beneran apa cuma artikel kamu doang Banggg……………..
    klo emang benar sofi sich g sangka aja…
    di balik ke gokilan kamu itu bang….. ternyata…..
    kamu termsuk org yg sabar & nrimo org nya… Salutttttttttttt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: