” Doa Untuk Sahabat “

Om, ayah nakal ya, kok ditembak polisi? Apakah karena aku minta dibeliin sepedah jadi ayah di tembak polisi?”

Dengan polosnya bocah kecil mengajukan pertanyaan yang tidak pernah bisa saya jawab, saya berjuang keras agar air mata saya tidak terjatuh, dan mulai menutup lembaran surat yasin yang sedang saya baca mengiringi hari ke-3 kematian sahabat saya, dengan sekuat tenaga mencoba menarik nafas sedalam yang saya bisa, dan mulai berkata kepada Rian bocah kecil anak almarhum teman saya.

“Apa Rian pernah dimarahin atau di pukul Ayah ?” Tanya saya dan dijawab dengan gelengan kepala,

“Trus apa yang Ayah bilang ama Rian ?” Tanya saya lagi sambil merapatkan kepala bocah kecil tersebut dalam dekapan dada saya.

“ Ayah bilang Rian harus belajar ngaji, trus gak boleh nakal ama ibu, dan harus tetep sekolah agar jadi anak pintar!” jawaban yang mengalir mulus dari bibir bocah berusia 5 tahun,

Maafkan saya ya Allah karena tak kuat untuk menahan air mata lebih lama lagi, sambil mengelap butiran hangat yang mulai membasahi pipi, saya berkata: “Berarti ayah gak nakal, jangan percaya dengan apa yang Rian dengar diluar sana, sekarang Rian harus patuh sama ibu, jangan nakal, jaga ibu, belajar ngaji biar jadi anak sholeh, trus Rian jangan lupa sholat dan berdoa supayah Ayah di sayang Allah disana.”

Hanya kata-kata itu yang keluar dari bibir saya, entah apakah anak ini mencerna dan memahami apa yang saya sampaikan. Yang jelas keadaan telah membuat seorang bocah menjadi yatim , seorang istri menjadi janda, dan keadaan pula yang menyudutkan sahabat saya pada suatu sudut dalam hidupnya sehingga dunia hitam menjadi pilihannya dan timah panas petugas menghantarkanya menuju Ilahi.

Ya Allah, saya tidak ada kuasa sedikit pun untuk merubah setiap keputusan-Mu, sama tak kuasanya untuk menahan sahabat saya melangkah lebih jauh memasukin dunia yang seharusnya tak perlu di laluinya.

Ya Allah, rahmat dan ampunanmu melebihi dosa yang pernah kami buat, maka ampunilah dosanya.

Ya Allah, pandang lah kebaikan yang pernah dia buat setidaknya dia pernah menuju rumah-Mu walau sudah lama sekali berlalu, ketika kami kecil , ketika mengaji menjadi rutinitas kami di sore hari.

Ya Allah, mungkin semua orang akan bersaksi bahwa tiada kebaikan pada dirinya, tapi Engkau maha tahu ya Allah, adakah diantara hamba-Mu yang tak pernah bebuat dosa ?

Ya Allah, Engkau lebih mengetahui keihlasan hati setiap hamba-Mu, bukankah pelacur yang berdosa kau ampuni ketika memberi minum seekor anjing yang kehausan, sahabat saya ini pernah mengumandangkan Adzan, pernah membaca kitab-Mu, menahan lapar untuk berpuasa, jadikanlah pemberat timbangan kebaikannya.

Ya Allah, dengan kasih sayang-Mu luaskanlah kuburnya, hilangkanlah siksa kubur baginya, berikanlah naungan padanya dipadang Masyar, dan tataplah ia dengan pandangan rahmat-Mu

Ya Allah , jaga sahabat saya, sayangi dia sebagaimana Engkau menyanyangi para kekasih-Mu

Selamat jalan sahabat, kadang hidup gak memberikan banyak pilihan, terima kasih untuk persahabatan yang pernah ada, terima kasih karena pernah menjadi bagian dan mewarnai hidup gw, gw gak pernah nyesel dan malu punya sahabat elo dan gw harap elo juga sama, semoga kebahagian selalu bersama elo disana amien …. amien ….amien.

Love u….

Ardian Ermawan bin Rianto Mulyadi

Jakarta, 1980 – 2007

Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :

aRuL, kakanda , afin, adikhresna , kang4roo , achoey sang khilaf , hanggadamai , ghaniarasyid , diana , Frida , Zulmasri, realylife

Iklan

12 Responses to ” Doa Untuk Sahabat “

  1. aRuL berkata:

    amin… semoga sahabatnya mendapatkan kelancaran 🙂

    Amiennnnnnn ya Allah amien

  2. Zulmasri berkata:

    menyedihkan. semoga dilapangkan kuburnya di alam sana.

    Semoga Allah swt lapangkan kubur kita semua.

  3. hanggadamai berkata:

    semoga diampuni dosa2nya..

    Amien, semoga Allah ampuni dosa kita semua dan memasukan kita semua ke surga-Nya

  4. bebi berkata:

    ya allah… jd inget sm almarhum bapak gw…..

    semoga amal dan ibadah sabahat abang di terima disisinya, amiiien..

    Semoga Almarhum bapak kamu mendapatkan tempat yang layak disisi-Nya

  5. itulah pentingnya kita punya sahabat yang baik
    yang ketika kita meninggal pun
    dengan ikhlas dia selalu mendoakan yang terbaik

    kau adalah sahabatku 🙂

  6. kang4roo berkata:


    ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
    ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

    KALO MAU BIKIN BLOG, JANGAN LUPA MASUK SITUS “Leoxa.com”
    (Themenya Keren Abiss & Bisa Pake Adsense)

    ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
    ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

  7. indra1082 berkata:

    Yang JAdi dan mau jadi sahabatku pasti aku doakan selalu…

  8. diana berkata:

    semoga Allah mendengar doamu dan semoga sahabatmu mendapat tempat terbaik di sisi Allah 😉 amien… *al-Fatihah*

  9. alex berkata:

    asl.

    moga saja ia berbahagia disana..amin.

  10. realylife berkata:

    kadang hidup tak pernah bisa diduga , jiwa kadang datang dan kadang pergi
    bersabar dan mengambil hikmah saja
    semoga Allah memberi tempat yang bagus untuk semua sahabat kita
    amin

  11. Reza Muhammad berkata:

    Innalillahi wainna ilaihi raaji’un….semoga arwahnya diterima disisinya. teman memang gak ada bekasnya. dan teman yg baik akan selalu mendo’akan temanya dimana pun ia berada. salam kenal dari tetangga blog sebelah ‘ poligamirasul ‘…monggo mampir ke tempatku…!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: