“ Semangat Yang Hilang “

Seharusnya sesuatu yang berbau kompetisi bukan hal yang menakutkan bagi saya, karena sedari kecil saya sudah di hadapkan akan hal tersebut, ketika SD sampai SLTA saya selalu terpilih mewakili sekolah dalam berbagai kompetisi. Senam , Gerak jalan 10 km , Lari 10 km dan lomba bidang study merupakan acara rutin yang hampir setiap tahun saya ikuti. Menang dan kalah seakan sudah menjadi hal yang biasa, pulang membawa piala atau membawa keringat dan rasa lelah karena kalah bukan suatu momok bagi saya.

Mengangkat kepala, meluruskan badan disertai sedikit senyum merupakan hal yang dahulu teramat biasa saya lakukan di hadapan ratusan orang bahkan saya pernah menjadi 1 dari 100 pelajar di Jakarta yang mendapatkan kesempatan untuk mengadakan peninjauan ke salah satu tempat penilitian di bogor. Dan yang membanggakan nama saya sempat di pajang di mading sekolah sebagai salah satu dari beberapa siswa yang sudah pasti di jamin kerja oleh pihak sekolah dan pada saat itu juga saya di berikan kesempatan khusus untuk mendapatkan bimbingan agar lulus ujian STAN dari salah seorang pengajar disana, tapi kesempatan itu terpaksa saya tolak karena saya lebih memilih bekerja ketimbang melanjutkan pendidikan.

Mungkin karena sejak tahun 2000 saya memasukin zona aman dimana saya seakan mudah sekali mendapatkan pekerjaan bahkan saya pernah di percayai memegang keuangan 3 perusahaan sekaligus, belum lagi ditambah kerja sambilan untuk mengerjakan pembukuan salah satu bengkel di kawasan Fatmawati, pada hal pada saat itu saya masih teramat muda terlebih lagi dengan pendidikan minim yang saya miliki. Tapi mungkin ada alasan kuat mengapa mereka begitu percayanya memberikan kesempatan itu pada saya.

Anehnya mengapa sekarang ini saya merasa seperti computer Pentium 1 seakan hanya berjaya pada masanya, kehilangan energi dan semangat untuk kembali berkompetisi. Terutama ketika perusahaan saya sekarang ini mengalami kemunduran. Suka atau tidak suka dalam beberapa bulan kedepan saya terpaksa harus dirumahkan karena keadaan perusahaan yang memburuk, itu berarti saya harus kembali berjuang dengan ratusan bahkan jutaan orang diluar sana untuk sekedar mendapatkan sebuah pekerjaan.

Mengapa saya yang seakan di lahirkan dengan semangat untuk berkompetisi sekarang menjadi begitu takut dan tidak percaya diri, bukankah dengan pengalaman yang saya miliki seharusnya menjadikan saya memiliki nilai plus ketimbang orang-orang diluarsana.

Diri saya merasa sekarang bukan pada masa keemasan saya karena secara usia dan keilmuan begitu tertinggalnya saya dengan orang-orang diluarsana, yang masih memiliki semangat kompetisi yang begitu hebat.

Rasanya saya merasa kalah sebelum bertanding bila melihat anak-anak dibawah saya yang begitu muda tetapi memiliki pendidikan dan semangat yang tinggi untuk menaklukan dunia. Tapi entahlah, rasanya saya membutuhkan waktu untuk sekedar menanta diri dan pikiran saya untuk kembali bersaing demi mendapatkan sebuah masa depan yang cerah.

Lagian saya tidak mau mengecewakan beberapa teman yang setiap hari selalu memompa semangat saya, terlebih lagi sebentar lagi saya akan menikah, jadi sudah seharusnya saya segera bangkit dari sebuah keterpurukan ini.

Hayoo bangkit kamu pasti bisa he..he..he.. kaya apaan aja ya he..he..he..

Terimakasih yang tak terhingga kepada Bang Rozy yang setiap harinya selalu memotivasi saya , Bunda triplet’s mom yang gak bosen-bosennya berbagi cerita sehingga semangat saya kembali membara ( kalah Api Olimpiade he..he..he.. ), dan si adik Shella ( dia gak mau dipanggil mbak he..he..he.. ) yang setiap pagi , siang , sore , malam bahkan subuh selalu membawa cerita baru penghilang rasa bete he..he..he.. dan nama – nama lainnya yang tidak bisa saya sebut satu persatu. Doakan saya ya semoga cepat dapat kerja yang baru, cepat menikah , cepat lulus kuliah dan cepat punya anak dan diakhirat kelak masuk surga he..he..he.. I Love U All

Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :

julfan , Rozy, gempur , martik , Agus Taufiq Hidayat , indah , Alex , penyokongpaklah , amalia , nurussadad , okebebeh , Deddy , achoey sang khilaf , Menik , ina , alfaroby , arifrahmanlubis, tuansufi , aboel , asuna17

Iklan

20 Responses to “ Semangat Yang Hilang “

  1. bukankah ada ayat yang berbunyi…. JANGAN PUTUS ASA….
    indonesia BISA

  2. pecintalangit berkata:

    Bersemangatlah… setidaknya untuk “Zainab” :)b

  3. hanggadamai berkata:

    Dia yang kehilangan uang
    memang kehilangan banyak
    Dia yang kehilangan sahabat memang kehilangan lebih banyak
    Tapi dia yang kehilangan kasih dan semangat
    adalah kehilangan segala-galanya

  4. triplet's mom berkata:

    hehehehehe…… (namaku ada lagi yak!!) nah makanya semangad!!! bunda mengaminkan semua doa dan keinginan landy.

  5. Agus Taufiq Hidayat berkata:

    Putus asa?…. aib.

    🙂

  6. Rozy berkata:

    Allah-lah sebaik-baik penolong dan pelindung…

    Banyak2 baca do’a Nabi Musa as; “Robbiy inni limaa anzalta ilayya min khoirin faqir”…Insya Allah Rezki [bukan hanya duit] nya dimudahkan oleh Allah SWT..amin Allahumma amin.

    SEMANGAT!!! 😉

  7. martik berkata:

    Ok bos… biasa hal ini adalah sesuatu yang harus ada dalam hidup.. kalo hidup ini datar2 aja mah kagak ada tantangannya malah jadi bete nantinya.. tetep semangat deh, saling mendoakan dan mudah2an selalu ketemu di bonjer(jujur, gw rada males kesono..) do’anya nabi musa bagus juga tuh.. kalo ngga salah ada di Al Qoshosh 24

  8. edratna berkata:

    Syukurlah kalau memahami bagaimana posisi perusahaan dimana bekerja….banyak yang tak menyadari, dan tahu-tahu perusahaan bangkrut. Untuk sukses kita harus membuka diri, belajar terus menerus, dan jangan selalu berpedoman pada pengalamanku udah lama…hal ini tak ada lagi. Perusahaan juga akan belajar menyesuaikan diri agar bisa bersaing, dan tak cukup hanya sekedar tumbuh.
    Semangat harus di dorong terus, karena kita harus belajar…belajar…dan belajar…dan juga kerja keras. Jika sudah tak ada semangat, berarti kita sudah keluar dari arena persaingan dan hanya menunggu kekalahan.

    (Sayapun tetap harus belajar terus walau umur tak muda, karena begitu berhenti belajar, artinya berhenti hidup…)

  9. edratna berkata:

    Hmm..maaf jangan sampai ada yang salah persepsi…belajar disini tak harus kuliah lagi ya…belajar dalam arti meningkatkan skill dan knowledge, untuk meningkatkan kompetensi…belajar hidup dan bersyukur…jadi belajar dalam arti luas.

  10. Ndoro Seten berkata:

    semangat yang hilang harus ditemukan kembali…

  11. Mersapi Putih berkata:

    Sebenarnya bukan semangatnya yang loyo. Tapi imanmu ndi yang loyo.
    Jangan-jangan karena sudah sering dipuji-puji jadi takut tidak dipuji-puji lagi. Jangan ndi.

    Rasulullah pernah dapurnya tidak mengepul dua bulan berturut-turut, tapi Rasul masih manusia termulia. Karena kemuliaan Rasul tidak terletak pada banyak sedikit rejekinya di dunia.
    Gembirakanlah orang-orang yang sabar, minta tulung dengan sabar dan sholat,
    apa benar sholat-sholatmu sudah khusyu’?

    latihan menyelesaikan maslah dengan shalat?
    memperbaiki tertib sholat dari niat wudhu sampai salam?
    mengimplementasikan tertib sholat dalam kehidupan diluar sholat?

    mana..? mana.?

    hafiye ndi.. ndi..?
    sabar yo ndi.

    Hiks bener mas 😦 mungkin aku masih gila pujian, lom ikhlas menerima kekalahan, belum rela kalau gak di kenal dan di kenang orang. sedih ya mas :((, mungkin karena aku sedikit korbannya jadi sedikit Allah swt kasih kepahaman 😦 gimana ya mas kalau aku mati saat ini pasti langsung deh masuk neraka 😦 ,
    Terus doain dan ingetin aku ya mas jangan pernah bosen, sebut nama aku di sela doa mas agar Allah swt tetapkan kita dalam usaha ini dan menerima setiap pengorban kita , lagi dan lagi sampai tiada lagi yang bisa di korbankan sampai nanti Allah swt berkenan memberikan ridha-Nya. Hiks 😦 😦 😦

  12. realylife berkata:

    semoga semangat itu masih saya punya ya

  13. Frida berkata:

    Seringkali kita tak kuat melakukan sesuatu bukan karena kita tidak mampu, tetapi karena kita tidak memiliki alasan yang cukup kuat. Perbedaan yang mencolok antara seorang yang memiliki alasan (atau di kenal dengan impian/cita-cita/tujuan) dengan yang tidak adalah ketika mereka menemukan tantangan, yang tidak memiliki alasan akan menyerah, sedangkan yang memilikinya pasti akan bertahan. smoga Allah SWT memberikan Kak Landy kekuatan untuk berbuat yg terbaik dalam hidup ini. AYO SEMANGAT!!!

  14. Soni berkata:

    Bagaimana ini..?
    Teman saya pernah berdoa supaya diberikan sedikit saja karunia supaya bisa mencontoh Rasul Dhahirun wal Bathin (lahir bathin) , habis berdoa dia diuji dengan sikap teman2nya sendiri yang tidak menghargainya.

    Kesalahan bukan pada perusahaan.
    kesalahan bukan pada susah cari kerja.
    Kesalahan bukan pada isi tabungan yang tipis

    kesalahan itu kalau berhenti kerja da’wah.

    selama masih buat kerja da’wah yang salah ya yang lain.

    ujian.. ujian..

    ngomong-ngomong 2,5 jamnya lagi turun ya..?

  15. gempur berkata:

    bismillah.. ayo semangat… kerja besar masih menunggu…

  16. nyaris mirip seperti saya
    bedanya saya dulu jago di seni baik seni suara atau pun seni lukis
    saya juga jago di sprint, marathon, silat dan renang

    tapi sejak vonis dokter yang melarang saya berolahraga berat
    akhirnya saya menjadi lemah
    padahal seharusnya dulu saya gak nurutin dokter itu

    tapi tak apa
    saya mulai bangkit kembali

  17. nenyok berkata:

    Salam
    Aduh De jangan lyo gitu dong, semangat ,selalu ada harapan diluar sana, yakinlah Alloh akan menolong kamu. Ok semangat ya 🙂

  18. meity berkata:

    aku pernah mengalami itu, kehabisan semangat sampai dititik nadir!

    aku pergi, mencari suasana lain yang disana aku bisa berteriak sesukaku, menjerit dan menangis sepuasku.

    evaluasi, apa yang salah … mmmppphhh … bebenah diri, setelahnya … perlahan, semangatku kembali lagi meski belum 100% tapi sudah upgrade dari pentium 1 jadi ke pentium 2 atau 3 …

    ayo semangat … semangat … semangat …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: