“ Burned Alive “

Analisis Tema Tokoh dan Penokohan dalam Novel “ Burned Alive “ Karya Souad merupakan judul skripsi yang dalam 3 bulan kedepan harus segera saya selesaikan. Sejujurnya saya sama sekali tidak tertarik dengan novel ini, hanya suatu kebetulan saat saya berada di toko buku langganan saya yang nyaman dan di jaga oleh penjaga yang cantiq ( he..he..he.. ) di bilangan Jeruk Purut, saya melihat novel ini dalam versi Inggrisnya sedangkan versi terjemahannya telah setahun yang lalu saya miliki dan sempat juga saya posting ( THE NAME OF HONOR vs Burned Alive ) . mengingat pra syarat untuk novel yang bisa di jadikan skripsi harus dalam 2 bahasa ( Inggris dan Indonesia ) terpaksa novel ini saya beli walau harga versi Inggris nya SANGAT MAHAL untuk kantong saya Rp. 215.000 ( hard cover )

Saya tidak pernah selesai membaca novel ini baik dalam versi Indonesia apalagi Inggrisnya, karena dari jalan cerita terlalu biasa dan cenderung bisa di tebak dan terlihat jelas tulisan dalam cerita ini di set atas keinginan si penulis bukan si korban ( Souad ). Dan aneh nya dengan alasan demi keselamatan nyawa korban, tempat kejadian dan nama korban tetap di rahasiakan, itulah yang menyulitkan saya dalam membedah novel ini , padahal kejadiannya sudah berpuluh-puluh tahun yang lalu. Dan penjelajahan melalui om Google dan di bantu A’a Adi Sucipto tidak juga membuahkan hasil yg maksimal.

Buku ini ( “ Burned Alive “ ) bercerita tentang gadis yang tinggal di Palestina, Ia hamil sebelum menikah dan menurut ketentuan adat disana ia harus di bunuh dengan cara di bakar hidup-hidup demi sebuah kehormatan dan nama baik keluarga. Mungkin bagi yang baru membaca kisah seperti ini akan tergugah apalagi media barat memuji dan membesar-besarkan kisah ini, barangkali karena gaya penceritaannya yang kurang menarik ( si korban sering kali tidak ingat tentang beberapa kejadian yang penting malah terkesan di arahkan oleh si penulis ) bagi saya cerita itu teramat biasa malah cenderung di besar-besar secara tempat dan waktu kejadian sangat-sangat di kaburkan, malah terlihat “sepertinya” novel ini Fiksi. Sama tidak menariknya dengan novel Latifa Wajahku yang Terlarang ( memori Traumatik gadis muda di bawah bayang-bayang kekuasaan Taliban )

Saya lebih tertarik dengan kisah nyata perjalanan hidup Mukhtar Mai, Wanita yang di perkosa 4 laki-laki di depan ayah dan saudara laki-lakinya serta disaksikan 300 orang di kampungnya ( THE NAME OF HONOR ) atau novel Army of Roses ( kisah nyata para perempuan Palestina pelaku bom syahid ). Bahkan novel THE NAME OF HONOR sempat 4 kali saya posting diblog almarhum dan sempat juga mendapatkan kritikan secara pribadi dari dosen sekaligus dokter, ayah Mashuri ( he..he..he..) sayangnya untuk ke dua novel diatas (THE NAME OF HONOR , Army of Roses ) saya amat kesulitan mencari versi Inggrisnya. Tapi mungkin disinilah tantangannya dimana saya harus menyelesaikan sesuatu yang sebenarnya tidak saya sukai. Sebenarnya ganti judul bisa saja saya lakukan , sayangnya novel dengan 2 bahasa sangat jarang kecuali novel-novel berbau fiksi dan saya AGAK KURANG SUKA ( bukan anti ) dengan novel-novel fiksi “bukan gue banget”kalau boleh di bilang, saya lebih suka cerita yang runtun dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kebanyakan walau tidak semua novel fiksi sangat sulit saya cerna dan di aplikasikan dalam kehidupan.

Ya semoga saja dalam 3 bulan kedepan saya bisa menyelesaikannya dengan baik, itu berarti saya memerlukan energi yang besar dan kesabaran tingkat tinggi karena dosen pembimbing saya sangat teliti dan kritis. Semoga kedepannya akan baik-baik saja dan saya di wisuda sesuai jadwal untuk selanjutnya segera menikah amein.

Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :

hanggadamai, triplet’s mom , Agus Taufiq Hidayat , Rozy , putih2_melati , zoel chaniago , arifrahmanlubis , amalia , Zulmasr i . Wempi, qanaahsholihah , Frida , achoey sang khilaf

Iklan

17 Responses to “ Burned Alive “

  1. zoel chaniago berkata:

    aminn moga diwisuda tepat waktu 😀 berdoa n berusaha aja kk

  2. Rozy berkata:

    Sukses aja untuk skripsinya juga planning nikahnya 😉

    Oiya, ngerti ya kalo saya nggak seneng baca novel? :mrgreen:

  3. Wempi berkata:

    Abis skiripsi wisuda, habis wisuda nikah, habis nikah … 😀

  4. wisuda
    nikah
    sip deh

    moga lancar 🙂

  5. Agus Taufiq Hidayat berkata:

    Tapi yang penting pernikahan antum bukan fiksi kan…. 🙂

  6. martik berkata:

    yang penting amalan aja bar… InsyaAlloh!!! pengalaman gw kemaren skripsi, pokoke jangan menyerah aja, harus sering ketemu dosen.. trus kalo bisa mengadep ma dosen pembimbing solat hajat dulu.. InsyaAlloh dah.. lancar2 aje.. sukses buat lo ya.. kalo nanti lo da waktu, gw harrep banget lo bisa ajarin gw..(yang itu tuh.. gw mau yang sederhana aja..)

  7. balqiz berkata:

    ayo om!! semangat ngerjainnya masa kalah semangatnya ma balqiz…..

  8. hanggadamai berkata:

    tetep semangat ya mas!!!

  9. Januk berkata:

    Cuma curhat bikin sripsi novel ya? nggak curhat sama yang menugasai dosen.

    kira2 curhatmu ini nambah masalah apa mengurangi masalahnmu? 🙂

    Semoga lancar skripsinya. Saya minta do’anya ya.
    2 minggu lagi saya juga mau nglamar calon istri insya Allah.

    Walah kok gak konsisten toh mas, ganti2 nama terus tapi IPnya sama 🙂

  10. Januk berkata:

    Masaka sih sama?

    Ngtest ikrom apa tidak ini. maksudnya Fadhilah2 nya .

    fadhilah menulis novel.. 🙂

    Ane lom punya sifat ikrom seperti antum , di UGM ya mas atau ??? 🙂

  11. Januk berkata:

    Ternyata kita sama saja.

    lho kok tahu kalau saya dari ugm? 🙂

    Allah yang Maha Tahu dan saya tidak tahu apa-apa 🙂

  12. thetrue_saja berkata:

    Ah yang bener..? nama sendiri masa ngga tahu?

    Tumben bisa chating lewat blog.. 🙂

    lanjut..

  13. Januk berkata:

    dihapus saja mas landy, malu saya.

  14. vivin berkata:

    Aslm. aq vivin d SBY,,slm kenal ya!!
    btw, Landy, km skripsi pke novel ‘Burned Alive’ ya…
    Subhanallah,,qta pke novel yang sama lho bwt skripsi, tp tenang analisa qta beda kok.
    kebetulan bgt… kalo dosen pembimbingmu, orgnya teliti n kritis bgt, Kalo aq malah ketambahan beliau terkenal ‘killer’…Tp tetep semangat yahhh!!! Mudah2an, qta lulus sesuai dg jadwalnya. Ayo tunjukkin ke semua org km bisa lulus tepat waktu. Smangatt!!! Moga Allah membantu di setiap langkahmu…..

  15. esbede berkata:

    Hai Landy, jadi anda sedang membuat skripsi tentang “burned alive” ya. Saya rasa buku itu membawa pesan yang sangat mendalam untuk kemanusiaan. Fakta dari berbagai belahan dunia, kekerasan terhadap perempuan masih terjadi, karena persepsi budaya yang masih menempatkan wanita dalam status yang tidak berharga, sehingga “layak” mendapatkan perlakuan yang tidak semestinya.

    Kekerasan terhadap perempuan ini sejatinya bukan merupakan persoalan agama. Tidak satupun agama memperbolehkan perlakuan yang melanggar kemanusiaan. Semua agama menjunjung tinggi martabat manusia yang harus dihargai secara adil dan beradab. Jika ada suku/bangsa yang masih memandang rendah perempuan, semata-mata itu adalah karena struktur budaya dan adat yang memang tidak berpihak kepada perempuan.

    Itulah yang harus diperangi oleh negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Agama seharusnya menjadi motivator utama untuk menghapuskan kekerasan dan diskrimiasi yang sedemikian merendahkan wanita itu.

    Anda bisa banyangkan, di jaman modern ini perlakuan tersebut masih dirasakan oleh para TKW yang adalah para pencari kerja untuk membantu ekonomi keluarga. Tanggung jawab negara adalah memastikan perlindungan yang memadai kepada warganya (terutama perempuan) dan memastikan terjaminya kebutuhan dan hak ekonomi masyarakat.

    jika negara gagal melindungi kaum perempuan, maka negara tidak menjalankan fungsinya secara benar. Agama harus mampu mendorong perubahan budaya, adat, pranata hukum yang tidak memihak kepada kesetaraan jender ini.

    Itu komentar singkat saya. Senang anda sangat peduli akan isu krusial ini

    Salam, Sigit

  16. adikhresna berkata:

    Wahhh, akh Landy nih. Bawa-bawa nama ane juga ya? 🙂

  17. Nana Cabaena berkata:

    kalau boleh aku tau, siapa tokoh utama dan tokoh tambahan dalam novel burned alive???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: