“ Kembali Kepada-Nya “

Apa yang terbayang di benak kita ketika membaca tentang Rekaman Black Box Adam Air, pastinya setiap kita mempunya opini masing-masing tentang hal tersebut.

Lepas dari kontroversi yang terjadi, ada satu kenyataan yang tak terbantah bahwa maut begitu dekat jaraknya dengan kita, pastinya semua penumpang yang berada di pesawat tersebut mempunya impian sama seperti kita hari ini, Banyak rencana indah tergambar di benak mereka , tak ada satu pun dari mereka menyadari bahwa penerbangan yang mereka lakukan adalah penerbangan “terakhir”. Karena maut merupakan 1 dari 3 hal yang merupakan rahasia Ilahi (kelahiran, pernikahan, kematian)

Sama halnya dengan saya dan anda ketika sedang membaca tulisan ini, disadari atau tidak malaikat maut sedang berada di setiap kepala kita, tinggal menunggu perintah Allah swt, kapan kiranya jatah kita berakhir, dalam salah satu syairnya Bimbo memberi gambaran yang pas tentang kehidupan

Hidup bagaikan garis lurus, tak pernah kembali ke masa lalu
Hidup bukan bulatan bola yang tiada ujung dan tiada pangkal
Hidup ini merangkak terus, semakin mendekat ke titik terakhir
setiap langkah hilanglah jatah menikmati hidup nikmat di dunia

Lantas apa yang harus kita lakukan dalam hidup ini????

Saudaraku, Allah swt telah hadirkan agama di tengah-tengah kita agar kita tidak mengalami kebingungan di dalam menjalani hidup ini, segala sesuatu telah di jelaskan secara lengkap dalam agama, bahkan tidak itu saja, Allah swt hadirkan para Nabi dan Rasul dari kalangan manusia agar kita yang manusia ini mengerti apa yang Allah mau dari diri kita.

Ada tamsil mengenai betapa pentingnya kita memiliki agama dan beramal menurut yang baginda Rasulullah saw lakukan,

Ada sebuah keluarga dalam 1 mobil, ayahnya duduk di depan dengan kemudinya, sang istri di sampingnya, dan 2 anaknya duduk dengan asik di kursi belakang, tak lama berselang, tiba-tiba mobil tersebut di berhentikan, lantas sang ayah bertanya, “Anda siapa dan ada perlu apa?”, lantas sesuatu yang memberhentikan itu berkata Saya adalah Agama boleh saya ikut menumpang mobil anda?”, maka sang ayah berkata “ Mobil saya sudah tidak muat lagi, coba saya tanya kepada anak-anak saya apakah mereka mau duduk berdesakan?”, maka serta merta sang anak keberatan untuk berbagi tempat duduk dengan Agama tersebut, lantas sang ayah kembali melaju dengan mobilnya, tak lama berselang mobil itu di berhentikan lagi, Sang ayah kembali bertanya siapa dan ada perlu apa?”, Saya adalah Jabatan boleh saya ikut menumpang mobil anda?, Maka sang istri yang sedari tadi diam saja menjadi sumringah,” Biar saja Jabatan masuk, kan ayah nanti bisa sering-sering dinas keluar kota bahkan keluar negeri, jadi ibu bisa membanggakan diri dengan ibu-ibu yang lainnya tentang Jabatan ayah sang istri sekaligus mempersilakan Jabatan masuk kedalam mobil, dan kedua anaknya pun rela berdesak-desakan demi memberi tempat untuk sang Jabatan

Dan mobil tersebut kembali melaju, tak lama berselang kembali mobil tersebut di berhentikan. lantas sang ayah kembali bertanya siapa dan ada perlu apa?”, Saya adalah Harta boleh saya ikut menumpang mobil anda? Kali ini sang anak yang angkat bicara, “ Biar kan saja Harta masuk ayah, nantikan dengannya kita bisa membeli mainan yang banyak, biar nanti adik aku yang pangku” jawab si anak kepada ayahnya.

Keadaan mobil sudah begitu sumpeknya , dan mobil pun kembali melaju, Kali ini mobil kembali di berhentikan, lantas sang ayah kembali bertanya siapa dan ada perlu apa?”, Saya adalah Malaikat maut saya hanya ingin bertanya, apakah ada Agama di mobil ini? Maka dengan ketakutannya sang ayah menjawab bahwa dirinya tidak membawa Agama. Lantas Malaikat Maut berkata, “Sesungguhnya Harta dan Jabatan tidak ada gunanya sekarang, karena mereka tidak dapat menolong anda saat ini. Maka silakan anda sekeluarga melanjutkan perjalanan anda keneraka untuk selama-lamanya”

Saudaraku, bukan kita tidak boleh mengejar harta dan jabatan, tapi ada satu hal yang harus kita ingat, bahwa ada yang lebih penting selain dua hal tersebut yakni AGAMA, hanya dengan Agama kehidupan kita akan selamat, baik di dunia yang sementara ini maupun kelak di akhirat yang selama-lamanya.

Ingatlah saudaraku…! Kita akan pulang ke akhirat, berapa banyakkah bekal yang sudah kita persiapkan untuk perjalanan itu, perjalanan yang amat menentukan apakah kita akan senang untuk selama-lamanya atau sengsara selama-lamanya.

Wahai saudaraku jangan engkau kira bahwa engkau melalaikan sholat itu akan mengurangi kekuasaan Tuhanmu. Jangan engkau kira meninggalkan puasa Ramadhan itu menyebabkan Tuhanmu menderita. Jangan engkau kira tidak menunaikan haji ke Baitullah itu menyebabkan kemelaratkan Tuhanmu. Jangan engkau sangka bahwa engkau mencuri itu akan memberikan kekayaan dan kejayaan bagimu. Jangan engkau kira minum khamer itu akan menyelamatkan harta dan jiwamu. Jangan engkau kira memakan harta orang tanpa hak itu akan membahagiakanmu.

Saudaraku…!

Pelanggaranmu adalah deritamu sendiri, maksiatmu adalah kesengsaraanmu. Bukan orang lain yang akan menerima resiko akibat kesalahanmu. Segeralah bertaubat kepada Allah swt. Dia menanti kedatanganmu, wahai saudaraku. Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Bahkan dalam hadist Qudsi, Dia mengatakan, “Wahai hamba-Ku, jika engkau datang dengan dosa sepenuh bumi, Aku akan mengampunimu sepenuh bumi ini pula.”

Cepatlah saudaraku, mohon ampun kepada Allah swt, Dia pasti mengampunimu, karena memang Dia Maha Pengampun terhadap hamba-hamba-Nya.

“ Ya Allah, Jadikanlah kami termasuk orang-orang yang bersegera dalam bertaubat dan tidak mengulangi kemaksiatan yang pernah kami lakukan, Ya Allah kekalkanlah iman yang ada di diri kami, mati kanlah kami dengan iman yang sempurna sebagaimana iman para sahabat Nabi saw, dan bangkitkanlah kelak kami bersama Rasulullah saw dan para sahabat-Nya”

Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :

Agus Taufiq , Martikl, okebebeh , Wempi , Abi Muhammad, Adhini Amaliafitri , nurussadad, sulton , achoey sang khilaf, siska, Mufti AM, heri , Eucalyptus , Alex , Pakde, kakanda, sufimuda , rivafauziah, ratna f, hanggadamai, afwan auliyar, diana, ROE, realylife,

Iklan

13 Responses to “ Kembali Kepada-Nya “

  1. sulton berkata:

    dasyat bener ni blog

  2. Alex berkata:

    amin ya ALLAH

  3. kakanda berkata:

    Agama, Pedoman Hidup ?
    Silahkan ikut mobil saya, dan
    sebaiknya anda duduk di depan
    jadi copilot ya ,….. 🙂
    Semoga,……….

  4. Marwin berkata:

    Allah Subhanahu wa Ta’ala akan lestarikan/abadikan bekas-bekas/kesan-kesan amal da’i untuk menunjukan kebesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala.

    ‘Amal Nabi Ibrahim ‘Alayhissalam dan Nabi Ismail ‘Alyhisalam diabadikan dengan amalan berkurban.

    ‘Amal Siti Hajar diabadikan dengan sa’i dari bukit sofa dan marwa. Orang yang berhaji tidak akan syah hajinya jika tidak lakukan amalan sa’i.

    Bekas-bekas ‘Amal da’wah Nabi Musa “Alayhisalam diabadikan dengan jenazah Fir’aun Laknatullah.

    dan banyak lagi ‘amal-amal da’i yang diabadikan oleh Allah untuk menunjukan Betapa kebesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala, tak pernah sirna sampai kapanpun. Dan Sebagai peringatan bagi orang-orang kemudian, akan akbiat-akibat orang-orang yang taat dan orang-orang yang durhaka kepada Tuhan-nya.

  5. afwan auliyar berkata:

    pertaubatan seperti apa seh yang seharusnya seorang hamba yang beriman !?!?

    kpd siapa kita akan bertaubat !?!?
    seperti taubatnya umar, dia bertaubat dan bergabung bersama rosul di lingkungan yang benar ?!!? nah sekarang, lingkungan kita sudh benar ?!?

  6. diana berkata:

    istighfar berkali2….
    Ya Rabb… Semoga akhir hidupku diridhoi olehMu..

  7. nurussadad berkata:

    Di saat t’akir alhamdulillah Mereka masih ingat ma Alloh.

  8. alfaqir berkata:

    “Barangsiapa rindu perjumpaan dengan Allah, Allah pun rindu untuk berjumpa dengannya”

    Semoga bentuk kerinduan tersebut wujud dalam setiap gerak gerik kehidupan kita, dalam setiap tarikan nafas kita, dalam setiap amaliah yang mengantarkan kita mendekat pada cinta-Nya…amin

  9. amalia berkata:

    manusia oh manusia..
    hidup tinggal menikmati, namun terkadang kita memilih sesuatu yang salah..
    agar tdk salah pilih jurusan .. supirnya harus tau dgn nikmatnya beragama….
    tambah siiip aja pak ustad.. sukses ya

  10. hanggadamai berkata:

    boleh diriku ikut ke mobil mas landy?

  11. azri abu bakar berkata:

    Asalamulaikum sungguh syahdu sekali buingkisan ini,agar kita dapat berpesan sesama insan Muslimin dan Muslimat agar hayat yang pendek ini dapat membantu kita untuk bertaubat AMIN.

  12. aldjo berkata:

    Assalamu alaikum
    Bang Landy gesit sekali nih membuat karguzari ijtima’ Serpong, sehingga di dasbor wordpress masuk dalam Blog WordPress.com Yang Tumbuh Cepat urutan ke-2.
    Mudah-mudahan membuat kita semua tambah mujahadah ya !
    Doakan secepatnya saya bisa keluar ke IPB

  13. aldjo berkata:

    Assalamu alaikum
    Bang Landy gesit sekali nih membuat karguzari ijtima’ Serpong, sehingga di dasbor wordpress masuk dalam Blog WordPress.com Yang Tumbuh Cepat urutan ke-2.
    Silahkan kunjungi juga laporan saya di http://aldjo.wordpress.com/2008/08/11/ijtima%E2%80%99-telah-usai-tapi-kerja-belum-selesai/

    Mudah-mudahan membuat kita semua tambah mujahadah ya !
    Doakan secepatnya saya bisa keluar ke IPB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: