Berbagi Risau dan Fikir

200450318-002

Rasulullah saw bersabda: “Apabila umatku sudah mengagungkan dunia maka akan dicabutlah kehebatan Islam; dan apabila mereka meninggalkan amar ma’ruf nahi munkar, maka akan diharamkan keberkahan wahyu; dan apabila umatku saling mencaci, maka jatuhlah mereka dalam pandangan Allah.”

Sungguh menyedihkan mana kala melihat fenomena yang terjadi dikalangan umat Islam itu sendiri, dimana kelompok yang satu dengan kelompok yang lain saling menghujat, saling merasa menang sendiri bahkan yang terparah saling mengkafirkan, seolah-olah merasa diri dan kelompoknyalah yang paling benar sedangkan kelompok yang lain salah. Dan imbas dari perselisihan tersebut adalah semakin jauhnya masyarakat dengan agama, semakin berjaraknya masyarakat awam dengan para aktifis keagamaan, seakan ada fobia di kalangan masyarakat umum dengan para aktifis keagamaan, yang mengakibatkan masyarakat sudah tidak lagi ambil peduli dengan kwalitas keberagamaan mereka..

Andai saja kita semua mau merenung dan meluangkan waktu barang sedikit untuk melihat kondisi umat di sekitar lingkungan tempat tinggal kita dari dekat, maka pasti-nya kita akan tercengang bahkan nyaris mati berdiri melihat umat betul-betul telah jauh dari agama.

Banyak sekali dari mereka yang sudah bertahun-tahun tidak melaksanakan sholat bahkan pada saat ramadhanpun mereka tidak menjalankan ibadah puasa, perzinahan yang merajalela dan sudah dianggap hal yang biasa, bahkan hamil di luar nikahpun dianggap suatu yang biasa-biasa pula, semua ini terjadi bukan hanya di lingkungan kita, mungkin barangkali terjadi juga di keluarga kita dan menimpa orang-orang terdekat kita.

Hal-hal ini terjadi tidak lain karena telah melencengnya misi dan visi para aktifis agama, dimana yang seharusnya berorentasi akhirat sudah berubah kepada hal-hal yang berbau dunia, dakwah sudah di kotori dengan ambisi pribadi dan golongan. Masyarakat yang seharusnya di jadikan objek dakwah kini tak ubahnya hanya di jadikan objek untuk memuluskan langkah untuk mendapatkan kekuasaan, sehingga mengakibatkan pengajaran dan pembinaan agama umat menjadi terlantar.

Sering kali kita terlalu sibuk berdebab hal yang tidak begitu penting di forum-forum diskusi baik di dunia maya maupun dunia nyata padahal berjuta-juta manusia mati dalam keadaan tidak membawa iman setiap harinya, kita tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi kalau seseorang mati tidak membawa iman, azab Allah swt telah menunggu mereka di Kubur, Masyar, Mizan, Syirat bahkan yang terparah Allah swt akan masukan orang tersebut kedalam Neraka-Nya entah untuk berapa lama hanya Allah swt sendiri yang tahu.

Tanda kasih sayang Allah swt kepada umat ini dengan di hantarnya 124 ribu Nabi dan Rasul, di utusnya Nabi dan Rasul kemuka bumi ini hanya ada satu maksut bagaimana menyelamatkan manusia dari neraka-Nya dan masuk surga-Nya. Allah swt mengutus Nabi dan Rasul bukan untuk kekuasaan, kalau hanya untuk sebuah kekuasan pastinya Nabi Musa as akan kembali untuk mengambil kerajaan Fir’aun mana kala melihat Fir’aun tenggelam di laut tapi nyatanya Nabi Musa tetap melanjutkan perjalannnya tanpa sedikitpun berpaling untuk melirik kerajaan Fir’aun. Begitupun Nabi dan Rasul di utus kemuka bumi ini bukan untuk mencari harta benda dunia, kalau hanya untuk mencari harta benda dunia pastinya Rasulullah saw tidak akan pernah menolak ketika Allah swt tawarkan untuk menjadikan gunung-gunung di Zajirah arab menjadi emas. Tapi nyatanya Rasulullah swt lebih suka sehari kenyang dan sehari lapar, bahkan ketika meninggal tidak banyak benda dunia yang Rasulullah swt tinggalkan dan ketika 2/3 dunia di kuasai umat Islam pada masa Kekalifahan Umar ra dan harta benda dunia berdatangan, Umar ra menangis karena merasa kalaulah harta benda dunia ini merupakan suatu kebaikan pastinya hal yang sama datang pada saat Rasulullah saw masih hidup.

Saudaraku sudah saatnya kita kembali luruskan niat kita, jangan pernah campuri niat dakwah kita untuk perkara-perkara yang tidak ada nilainya di sisi Allah swt, mulailah bergerak setiap harinya jumpa umat di sekitar kita, sampaikan berita-berita akhirat , karena sesungguhnya umat begitu rindu dengan hal-hal tersebut, sisikan berapapun waktu yang kita punya untuk jumpa umat setiap harinya, di mulai dari keluarga kita, orang-orang yang kita kenal sampai kita terbiasa untuk membicarakan hal-hal tersebut dan akhirnya dimana pun kita berada yang keluar dari mulut kita hanyalah perkara-perkara yang dapat mendatangkan ridha Allah swt, kalaulah sampai Allah swt ridha kepada kita, maka Allah swt akan pandang kita , lihat kita dan awasi kita sehingga apa yang kita lihat, apa yang kita dengar dan apa yang kita sentuh menjadi asbab hidayah untuk umat di seluruh alam.

Tunjukan dan buktikan kalau anda sayang dengan saudara seiman, bukan hanya lewat tulisan, lewat hujatan bahkan sampai mengkafirkan, wujudkan dengan tindakan terjun langsung ke tengah masyarakat agar Allah swt beri kerisauan tentang keadaan umat dan kedalam diri kita sehingga Allah swt gunakan diri kita , waktu kita , harta kita, risau dan fikir kita untuk bagaimana sama-sama menghantar diri kita, keluarga kita dan seluruh umat ke Surga-Nya dengan selamat. Insya Allah kita semua niat mengamalkannya, untuk selalu menjadikan dakwah sebagai maksud hidup, hidup untuk dakwah, dakwah sampai mati dan mati dalam dakwah, untuk selalu meningkatkan mengorbankan dalam agama sampai 1/3 umur kita kita korbankan untuk agama dan kita tingkatkan lagi hingga pada puncaknya Allah swt matikan kita dalam dakwah ketika berada di ujung-ujung dunia untuk berjumpa umat dan semoga kelak Allah swt pertemukan kita di surga-Nya bersama Rasulullah dan para sahabat-nya. Amien.

“ Ya Allah telah lama kami bermaksiat kepada-Mu, telah lama kami tinggalkan tugas dakwah, sehingga umat begitu rusaknya hari ini, Ya Allah jangan karena asbab dosa-dosa kami di masa lalu Engkau tidak pergunakan kami dalam usaha agama ini, Ya Allah, kokohkan kaki jamaah-jamaah yang sedang bergerak di seluruh alam, jagalah fikir dan risau mereka , lindungi keluarga yang di tinggalkan , cukupkan keperluan mereka, jadikan air mata kerinduan keluarga mereka asbab tersebarnya hidayah ke seluruh alam, jadi kan tangis-tangis mereka asbab terbentuknya 13 ribu rombongan 4 bulan pada isjtima Juli 2009 nanti, sehingga umat mau kembali ambil kerja agama, Ya Allah, berangkatkan saudara-sudara kami yang niat keluar di jalan-Mu baik dengan asbab atau tanpa asbab, Ya Allah istiqomahkan kami dalam kerja dakwah ini, Ya Allah jangan lemparkan kami dari usaha dakwah ini, Ya Allah catat nama-nama kami di dalam 13 ribu rombongan tersebut. Amien.”

Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :

anton , rionorman , fatimah , fatimah , Agus Taufiq Hidayat , DIAN , atenk , abdulfatah , awam

Iklan

8 Responses to Berbagi Risau dan Fikir

  1. ghifar berkata:

    gagal pertamax :(,
    sudah di TKP nih gan 😀

  2. sulthon berkata:

    aya aya wae ni si anton seno, pake gagal pertamax, lanjut gan

  3. Fajar Harguna berkata:

    semoga Allah swt memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita untuk menjadikan dakwah maksud hidup kita , hidup kita untuk dakwah, kita dakwah sampai mati, kita mati dalam dakwah.

  4. atenk berkata:

    ya, mudah2an Allah gunakan diri kita untuk menyampaikan hidayahnya ke suluruh alam. Karena memang Allah tidak butuh kita dalam hal tersebut, tidak sedikit pun berhajat.

    Allahummahdinaa waj’alnaa sababan limanihtadaa.

  5. hanafi berkata:

    Amin ya Robbal Alamin… mati untuk dakwah, dakwah sampai mati ya bar… Insya Allah

  6. Again berkata:

    Again and again until we nothing again

  7. Soero berkata:

    masya Alloh…..tolong antum tambahkan periwayat dan derajatnya untuk sabda Rasulullah saw

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: