Wahai Anakku!! Keluarlah Di Jalan Allah swt.

71255976

Wahai anakku…, Aku dan Ibumu adalah hamba yang bodoh dan pendosa, yang menjadi penyebab kelahiranmu di dunia ini, Kau lahir ditengah gelombang maksiat sebagaimana Kan’an berada di zaman banjir badai yang menggenangi seluruh dunia. Ayahmu bukan Nuh as yang mampu berteriak di tengah badai besar dengan kecepatan tinggi “Wahai anakku naiklah bersama kami …Janganlah engkau menjadi orang yang kafir “ sehingga teriakannya di abadikan dalam alqur’an.

Ayahmu lemah, jika murka Allah datang, aku tak akan sanggup selamatkan diriku apalagi… selamatkan kau dan ibumu. Aku hanyalah seorang muslim biasa yang menjadi umat baginda saw, bahteraku berbeda dengan bahtera Nuh as, Bahtera yang di warisi oleh Sayyidul Ambiya Muhammad saw untuk selamatkan umatnya. Yakni kerja dakwah ala minhajin Nubuwwah. Dengan ini aku berusaha selamatkanmu juga manusia di seluruh alam. Walau tubuhku telah berlumuran dosa dan aku berada dalam kejahiliyyaan sebelumnya tapi aku meyakini jika aku jadikan dakwah maksud hidupku Allah swt akan hapus dosaku dan perbaiki amalanku.

Wahai anakku di pilihnya seseorang dalam kerja dakwah bukan karena nasab dan kepandaian, Tetapi Allah swt pilih hamba-Nya dalam kerja dakwah ini karena kerisauan yang ada di hatinya untuk umat. Nikmat terbesar umat akhir jaman ketika dia berada dalam bahtera warisan Rasulullah saw yakni terpilih dalam kerja dakwah, tetapi dunia telah menarik hati kaum muslimin sehingga terhijab dari nikmat ini , tak ada tangisan dari mata mereka ketika tak pergi taskil, tak ada kegembiraan di hati manusia ketika jaulah mendatangi manusia untuk ajak mereka kepada Allah swt.

Banyak orang meninggalkan sholat merasa dosa dan bertobat, tetapi adakah manusia yang merasa berdosa ketika tak keluar di jalan Allah untuk berdakwah??? Padahal perintah dakwah dan kisah-kisah tentang dakwah jauh lebih banyak tertera dalam alqur’an ketimbang tentang sholat. ADAKAH MUSLIM MEMIKIRKANNYA???. Sehingga wahai anakku tanggung jawabmu adalah mengingatkan manusia akan tanggung jawab mereka mengerjakan dakwah. Teriaklah wahai anakku kepada kaum muslimin “BANGKITLAH WAHAI MUSLIMIN KALIAN ADALAH NAIB RASULULLAH SAW”

Anakku… aku melihat dunia seolah di atas kepala orang-orang yang ditipunya dan membicarakan keberhasilannya, bagi dunia kau ibarat anak kecil yang tak ada harganya pukullah ia dengan tanganmu dan katakan “ KEMULIAANKU JUSTRU KETIKA KAU MENJAUH DARIKU”.

Hari ini jika umat diberitahu kerja ini, kalian akan mulia! Mereka akan cibir kamu dan tertawa terbahak-bahak.

Ulama akan berfatwa : “Kalian butuh ilmu untuk kerja ini”

Orang kaya akan berkata: “Kalian butuh duit yang banyak untuk sebarkan agama”

Orang Politik akan berkata : “Kalian butuh kursi untuk jayakan agama sehingga dapat tegakan hukum islam.

Anakku syech Yusuf rah.a bagi tahu ; Seandainya semua orang Islam sibuk keluar di jalan Allah…. Maka WALLOHI semua yang ada pada orang kafir akan di datangkan Allah swt seluruhnya kepada orang Islam, orang kafir akan menjadi khadim bagi orang Islam.”

Allahu akbar… 35 tahun yang lalu di Thailand ketika ahli dakwah lewat dengan kompor dandang yang hitam, badan kotor berdebu , sandal jepit dsb, maka para cendikiawan katakan : “Bagaimana mungkin kalian akan jayakan Islam dengan penampilan seperti ini justru kalian telah hancurkan kehormatan agama Islam.” Tapi ahli dakwah terus buat dakwah dengan istiqomah dan Allah swt tampakan hasilnya di sana, kini dakwah dikerjakan oleh Ulama-ulama, Pegawai-pegawai kerajaan, orang-orang kaya…

Untuk itu wahai anakku!! Pergilah dengan sungguh-sungguh niscaya… kau akan dapati pengganti apa yang telah engkau tinggalkan, bekerja keraslah karena hidup akan terasa nikmat setelah kau kerja keras. Teriaklah wahai anakku!!! Sebagaimana Nabimu berteriak dalam terik matahari …. Dalam cacian….dipukuli…di kencingi…”Wahai manusia ….ucapkanlah “Lailaha illallah” niscaya kamu akan berjaya.”

Anakku belajarlah ilmu karena tak ada bayi yang lahir langsung ahli, tak ada seorang menjadi ulama kecuali ilmu yang di berikan Allah di saat muda, jika kau pencinta ilmu terjagalah kamu di malam hari untuk menthola’ah ilmu. Tetapi ingat tujuan belajar ilmu hanya dua saja, menjadikan dirimu takut kepada Allah swt, dan memperingatkan manusia agar takut kepada Allah swt

Anakku hidayah tergantung kerja dakwah dengan mujahadah , bahkan Hadradji rah.a beritahu “Orang yang berjuang untuk agama dan meyakini bahwa agama bisa tegak membutuhkan harta dan kekuasaan maka hakekatnya mereka adalah musuh agama bukan pejuang agama”. Meyakini agama akan wujud dengan harta dan kekuasaan sama saja ingin menarik pesawat dengan keledai.

Ketika usaha agama ditambah-tambah maka hakekatnya agama telah berkurang. Sahabat Nabi buat kerja agama dalam keadaan lapar, tak cukup pakaian, hanya sebiji kurma setiap hari, sedangkan Romawi berlimpa keduniaan wc mereka dari lapisan emas tetapi siapakah yang Happy Ending???

Jangan kau sandingkan kebesaran Allah dalam hatimu dengan kebesaran makhluk apapun, Imanmu setelah kematian tak akan ada guna sedikitpun, inilah saatnya kau bermandikan dengan sejuta penderitaan, melukis kalimat iman di hatimu jadikan bumi sebagai kanvasnya sedangkan tintanya darah dan keringatmu.

Anakku iman berhubungan lurus dengan kerja dakwah, andai ada cara lain untuk dapatkan iman selain kerja Dakwah Ambiya pasti sahabat telah kerjakan itu

Wahai anakku… Aku ingatkan kamu…Dahulu saat tulangmu masih lunak, di balut daging yang ringkih, Matamu belum lagi dapat melihat, dan mulutmupun belum dapat menyedot susu dari putting ibumu, Saat itu kami menginginkan kau menjadi orang yang bahagia di dunia dan akhirat. Kini aku dan ibumu melihat jalan kebahagian itu, kami akan ceburkan engkau dalam Kerja Dakwah yang sukses membahagiakan para sahabat Nabi saw. Sebagaimana ibu Musa as telah lemparkan puteranya ke sungai agar jadi Da’i yang qobuliat.

Anakku… Tak rela hati kami… , Jika tulangmu yang telah keras karena buaian ibumu kau pakai untuk bangun gedung-gedung sehingga mempercepat hari kiamat, otakmu yang semakin cerdas kau pakai pikir untuk bangun jalan-jalan menghitung keuntungan dan kerugian keduniaan semata. Matamu yang tajam seperti elang kau pakai untuk menyaksikan pentas-pentas dunia yang penuh tipu daya. Kupingmu kau pakai untuk mendengarkan musik, syair dan celotehan orang yang di benci Allah, lisanmu yang semakin faseh jangan kau gunakan untuk membicarakan politik yang merendahkan saudara muslimmu.

Wahai anakku dakwah adalah jalan satu-satunya yang menggerakan seluruh anggota tubuhmu beribadah serentak , wajahmu kau pertontonkan kepada ummat agar setiap orang yang melihat ingat akan akhirat, Matamu berjalan dalam kegelapan menyisir kampung demi kampung menjadi saksi di saat orang lelap, Dengan Tangan tegapmu menggenggap mushaf dan menghapalkannya siang dan malam, Tenagamu untuk berkhitmad sesama muslim, Kakimu biarkan pecah-pecah berjalan membawa beban beriringan bersama jamaah muslim melintas negeri-negeri kafir, Telingamu mencari berita dimana negeri yang belum mengenal Allah swt??? Sehingga segera menjadi penanam hidayah disana. Lisanmu penuh nur membayankan kehebatan Allah swt untuk di tancapkan ke hati-hati yang salim serta menggetarkan hati-hati yang fasik.

Anakku sayang… inilah harapan hidupku dengarkanlah..!!! dan tunaikan keinginan ayahmu ini!!!

Disaat mataku mulai memudar , penglihatan bercampur gelap, bibir hanya mengatup kelu…tak ada kata yang terucap, tulang mulai dingin menusuk, kepala mabuk bukan karena pusing, keringat dingin membanjiri ruh bukan jasad, bayangan perjalanan jauh menembus langit mulai tampak jelas, saat itu aku menunggu Izrail as dengan jubah kebesarannya maka…!!!

Telingaku ingin mendengar berita bahwa kau… Anakku…. Sedang berdiri di pintu Roma bersama Al Mahdi menyempurnakan janji Rasulullah saw atau saat itu aku mendengar kau sedang berada di medan Al Malhamah Kubro sebagai orang yang syahid atau pulang dengan kemenangan bukan orang yang lari dari petempuran. Paling tidak wahai anakku…!!! Saat kematian menjemputku kau sedang mengetuk rumah seorang kafir untuk sampaikan kalimat Lailaha illallah sehingga 500 malaikat bergantian menziarahiku mengabarkan tentang kediamanku di surga … mereka ajarkan aku kalimat Thayyibah dan menghibur ruhku denagn berkata : “jangan kau takut… dan janganlah kau bersedih hati…” sehingga ketika jasadku terkubur kerja dakwah tidak ikut terkubur

Ya Allah!!! Terimalah kami dalam amal yang mulia ini, dan kekalkanlah hidayah dalam diri kami sampai kami jumpa dengan Engkau, juga ampuni dosa manusia di seluruh alam . Ya Allah sukseskan Ijtima Juli 2009 dan target 13.280 jamaah dapat tercapai, Berangkatkanlah seluruh umat islam yang niat keluar di jalan-Mu baik dengan asbab ataupun tanpa perantara asbab.

Amiin Ya Robbal Alamin.

Note : Disari dari buku Wahai Anakku!! Keluarlah Di Jalan Allah swt. karya Ahmad Fahim

Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :

hanafi , sulthon , XNUXMINT , thyA , martik

Iklan

17 Responses to Wahai Anakku!! Keluarlah Di Jalan Allah swt.

  1. sulthon berkata:

    🙂

    Tawa aja loe , gimana istri loe kapan lahirannya , gw dah beliin kado tuh dek 🙂

  2. anthon berkata:

    :)>- keduax deh

    klo yg belom punya anak gimana brur ???
    harus jadi anak yg siap di taskil dan sambut takazah dong yah,,
    InshaAllah….

    ya tugas agamakan bukan hanya untuk anak aja ya bapaknya , ibunya seluruh kaum muslimin secara keseluruhan.

  3. XNUXMINT berkata:

    Ass. Alhamdullilah anak antum mendapatkan seorang Abi seperti antum yang berusaha menjadi Dai nya Allah SWT, jadi teringat dengan sewaktu saya pertama kali ikut usaha ini, dimana waktu itu saya sering ke masjid kemudian di taskil oleh Pak Misan di maqomi Saya untuk nusroh Jemaah gerak 4 bln diholaqoh kami kebetulan ada seorang Ustadz pemilik pesantren Darul Munajat di Bandung (Ustadz Nandang keluar 1 tahun ulama). Kemudian saya langsung coba ikut keluar 3 hari dan mencoba memahami usaha ini. Yang membuat saya kagum yaitu dengan ustadz ini dimana beliau penampilannya sangat sederhana keluar hanya membawa bekal pakaian sedikit sekali dan tidak nampak sebagai seorang ustadz, dan kalau bayan tidak nampak kesombongan ilmunya dimana selalu membicarakan iman yakin dan pentingnya usaha da’wah ini. Namun beliau akan mengeluarkan ilmunya jika yang dihadapinya orang-orang yang sombong dengan ilmunya dimana beliau sebelumnya hanya sebagai pendengar dulu dan berusaha bicara untuk menyatukan hati dulu dan tetap menjaga kedamaian tanpa konflik atau pecah hati. Tak puas dengan 3 h saya langsung ikut keluar 4 bln ikut jemaah ini walaupun akhirnya saya 4 kali ganti jemaah dan 4 kali ganti amir karena masa waktu jemaah yang laen sudah selesai dan masa waktu saya yang masih lama. Oh ya intinya sewaktu saya mau keluar 4 bln ngomong sama Ibu eh gak boleh tuh, namun saya tetap keluar dan klu gak salah bawa uang 500 rb untuk ongkos dan makan tapi masih bersisa juga. KLu almarhum Bapak hanya bilang yang penting jangan macam2 aja nanti ikut2an ngebom katanya dimana beliau seorang polisi. Ya dalam hati saya hanya bilang, Pak saya disini emang belajar ngebom,ngebom
    diri sendiri dan orang laen dengan hidayah Allah SWT bukan yang pake amunisi.

    Subhanallah, Ajib

  4. XNUXMINT berkata:

    di sini yang saya lihat dan rasakan bahwa hijab ilmu itu sangat kuat dan dapat membuat orang sombong tapi setelah melihat dan keluar bersama-sama Ustadz Nandang dengan usaha ini beliau belajar seperti padi semakin berisi semakin …………..bahkan beliau ikut dan taat perintah amir dalam musyawarah walaupun amirnya seorang yang lebih muda dan
    sedikit ilmunya dari beliau. Dan beliau tidak sungkan untuk berkhidmat tergadap karkun laen seperti memasak dan menghidangkan makanan untuk para karkun laen. AllahuAkbar..

    Daoin ane mau khitmad 7 hari di markaz semoga Allah swt mudahkan

  5. anthon berkata:

    ngomong2 masalah anak

    doa’in ane yaa,

    ahliyah ane mo siap2 kelahiran anak yg ke2
    Semoga Allah beri kemudahan, aamiin
    Semoga Allah beri kesehatan kepada ibu & anaknya, aamiin
    Semoga Allah beri kesempurnaan, aamiin

    Mas ente kan umat Rasulullah saw bukan umat-umat nabi sebelumnya, dimana salah satu keistimewaannya kalau doa bisa langsung tanpa pakai perantara so jadi supayah terkabul selain minta doa ente juga harus buat usaha akan doa, dengan cara tingkatkan lagi pengorbanan, main ke halaqoh ane, bagi targib ma karkun2 di sini biar ngejosh kaya ente :))

  6. anthon berkata:

    iya deh 🙂

    Tumben gak ada targib tandingan :)) tawaduh banget mas ku ini :))

  7. arifrahmanlubis berkata:

    assalamualaikum wr wb

    mohon doanya akhi.. saat ini istri ana sedang mengandung 🙂

  8. XNUXMINT berkata:

    waduh2 para blogger krkun disini udah punya isteri semua toh…..n pada mau punya anak lagi….kaciiiian gua…….

  9. XNUXMINT berkata:

    Pa ya rasanya punya isteri? Enak gak ya?

  10. XNUXMINT berkata:

    Curhat dikit nih, gua nih da cinlok ma tu ce da hmpr 3 thn ini di tmpt ker. Dia udah mau ajak tu married but gua blom kelar kul sdgkan dia da kelar kulnya jd ortu gua gk kasih ijin, trus kendala lain ce gua kayak alergi klu liat gua pake full sunnah katanya biasa2 aja kali pdhl dia udha pke jilbab tp blom smprna dan alumni Un. Muhammadiyah lg. Klu mslah married dia masih menunggu gua selesai kul tapi gua ni bingung juga klu dia liat gua pake pakean sunnah kagak suka pa gua keluar untuk belajar agama?……..pucing…gimana ya mentargib tu ce biar suka ma sunnah dan da’wah tapi ttp cnta ma gua…he..he..

  11. anthon berkata:

    mas heker,,
    insya ALlah besok ane kasih sarannya yaa,

  12. hanafi berkata:

    to XNUXMINT : 🙂 kalo udah jadi karkun mah ga perlu pacar-pacaran lagi.. nanti malah lepas dari dakwah…

    Bar .. ente dah married ? 🙂

    To. Mas Anton : Mas smoga istrinya melahirkan dengan selamat ya.. dan smoga dimudahkan dan diberkahi keluarganya..

    4 bulan… 4 bulan… nah ni dia masa2 yang paling indah bar….

  13. atenk berkata:

    Yaa bunayya innaha intaku mitsqaala habbatin min khardalin fatakun fii shakhratin aw fissamawati aw fil ardhi ya’ti bihallah.

    Yaa bunayya aqimishshalata wa’mur bil ma’ruf wanha ‘anil munkari fashbir ‘ala maa ashaabak.

  14. gembelthekil berkata:

    ass,,,
    aku salah satu dari anak yang mana orang tua ku itu ikut kerja dakwa
    ak u juga mau ikut kerja dakwa
    aku juga ada niat keluar 4 bulan
    aku juga mau nigglin dunia\
    aku juga mau sekali menjadi salah satu umat rosull
    insyaallha
    do’ain aku ya

    Amien semoga Allah swt kabul

  15. aqsci berkata:

    Hi Brother. Happy new year 1430 H. Barakallahu fik

  16. anthon berkata:

    to XNUXMINT
    sarannya antum keluar aja 40 hr atau 4 bulan, atau seberapapun maximum masa yg bisa antum korbankan untuk agama, niat ishlah diri dg ikut tertib
    apapun putusan ALlah, makin dekat atau makin jauh dg ce itu, kita harus terima
    karena Allah lebih tau dari kita apa yg kita perlukan, yg penting kita dapet cinta dari Allah aja udah cukup.
    hey brother,, Allah masih punya stock milyaran wanita2 yg lebih baik untuk agamamu,
    open ur mind,, brurr,,,,
    dunia gak sesempit yg kau kira,,,

  17. XNUXMINT berkata:

    @ anthon: Thanks bro, emang iman gua yang lemah masih suka tergoda akan harta,tahta,dan wanita. Misalnya sekarang lagi tergoda akan wanita. Maklumlah iman belum sekuat Nabi Yusuf As.

    @hanafi : Yo i bro, only ta’aruf ya bro not pacaran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: