Cukup Allah swt Sebagai Bayaran

2007-413b055

Saudaraku… tidak ada kerja yang Allah swt senangi melebihi kerja dakwah, kerja dimana diri kita berusaha untuk paham tentang perkara agama dan mau amal agama, dan bagaimana kita berusaha agar orang lain juga paham agama dan mau amal agama.

Kalau kita lihat jumlah umat islam saat ini pastinya jauh lebih banyak dari zaman Sahabat ra, jumlah orang yang pergi haji saat ini jauh lebih banyak dari zaman sahabat ra, orang yang puasa dan berdzikir pun jauh lebih banyak ketimbang pada masa sahabat Nabi saw, lantas mengapa pertolongan Allah swt rasanya teramat jauh dengan ummat sekarang ini, berbeda dengan masa sahabat Nabi saw dulu!!!

Ulama bagi tahu hal ini bisa terjadi karena amal kita di banding sahabat seperti langit dan bumi, amal kita tidak ada ruh-nya sehingga tidak bisa menarik nusroh Allah swt, ini karena dakwah ala minhajin Nubuwwah di tinggalkan, sehingga hal ini yang menjadi penyebab umat Islam terpuruh dimana-mana, di bantai, di olok-olok dan sebagainya.

Saudaraku…. Dakwah itu bukan bagaimana orang mau menusuk partai kita, bukan bagaimana orang mau membeli buku dan vcd kita, bukan bagaimana membuat orang terpesona dengan kita dan memajang poster dan poto kita di rumah-rumah mereka. Bahkan dakwah itu bukan bagaimana orang mau mengamalkan agama pada saat itu , tapi bagaimana menumbuhkan kesadaran beragama hingga orang tersebut mengamalkan agama seumur hidupnya dan memberikan kesadaran agar orang tersebut juga mau melakukan apa yang kita lakukan ( berdakwah ).

Saudaraku… jangan pernah tukar akhiratmu dengan sesuatu yang sedikit, karena sejak Allah swt ciptakan dunia maka Allah swt tak pandang lagi itu dunia, bahkan ketika di akhirat kelak ketika semua manusia datang menghadap Allah swt maka dunia pun tak Allah pandang karena dimata Allah swt dunia tak lebih berharga dari sebelah sayap nyamuk

Saudaraku… Rasulullah saw tak pernah ajarkan kita untuk menukar akhirat dengan dunia , Rasulullah saw tak pernah ajarkan kita untuk mengambil dunia melalui dakwah, bahkan Rasulullah saw dan para sahabat-nya habis-habisan untuk dakwah.

Dalam salah satu bayannya Maulana Zurkarnain menangis karena tak kuat mana kala harus bercerita bagaimana Rasulullah saw , Siti Khadijah dan Abu Bakar serta sahabat nabi lainnya berkorban habis-habisan untuk dakwah. Terkadang pagi hari Rasulullah saw keluar dari rumah dengan pakaian yang bersih tapi sering kali ketika tiba di rumah sore harinya, tubuhnya sudah di penuhi oleh darah bahkan kotoran hewan.

Baihaqi memberitakan dari Abdullah bin Ja’far ra. katanya: Apabila Abu Thalib telah meninggal dunia, mulailah Nabi SAW diganggu dan ditentang secara terang-terangan. Satu peristiwa, beliau telah dihadang di jalanan oleh salah seorang pemuda jahat Quraisy, diraupnya tanah dan dilemparkan ke muka beliau, namun beliau tidak membalas apa pun. Apabila beliau tiba di rumah, datang salah seorang puterinya, lalu membersihkan muka beliau dari tanah itu sambil menangis sedih melihat ayahnya diperlakukan orang seperti itu. Maka berkatalah Rasulullah SAW kepada puterinya itu: ‘Wahai puteriku! Jangan engkau menangis begitu, Allah akan melindungi ayahmu!’ beliau membujuk puterinya itu. Beliau pernah berkata: Sebelum ini memang kaum Quraisy tidak berani membuat sesuatu seperti ini kepadaku, sehinggalah selepas Abu Thalib meninggal dunia, mulailah mereka menggangguku dan mengacau ketentramanku. Dalam riwayat yang lain, beliau berkata kepadanya karena menyesali perbuatan jahat kaum Quraisy itu: Wahai paman! Alangkah segeranya mereka menggangguku sesudah engkau hilang dari mataku! (Hilyatul Auliya 8:308; Al-Bidayah Wan-Nihayah 3:134)

Dalam riwayat yang sama dari Manbat Al-Azdi, katanya: Pernah aku melihat Rasulullah SAW di zaman jahiliah, sedang beliau menyeru orang kepada Islam, katanya: ‘Wahai manusia sekalian Ucapkanlah ‘Laa llaaha lliallaah!’ nanti kamu akan terselamat!’ beliau menyeru berkali-kali kepada siapa saja yang beliau temui. Malangnya aku lihat, ada orang yang meludahi mukanya, ada yang melempar tanah dan kerikil ke mukanya, ada yang mencaci-makinya, sehingga ke waktu tengah hari. Kemudian aku lihat ada seorang wanita datang kepadanya membawa sebuah kendi air, maka beliau lalu membasuh wajahnya dan tangannya seraya menenangkan perasaan wanita itu dengan berkata: Hai puteriku! Janganlah engkau bimbangkan ayahmu untuk diculik dan dibunuh … ! Berkata Manbat: Aku bertanya: Siapa wanita itu? Jawab orang-orang di situ: Dia itu Zainab, puteri Rasuluilah SAW dan wajahnya sungguh cantik. (Majma’uz Zawa’id 6:21).

Saudaraku… Orang-orang terdahulu tiada yang mengambil keuntungan dari dakwah, karena mereka paham keberhasilan pekerja dakwah mana kala mereka habis-habisan untuk dakwah bukan malah habis-habisan mengambil dunia dari dakwah.

Hari ini apabila umat di tanya tentang siapa itu Siti Khadijah??? maka mereka hanya tahu bahwa ia istri Nabi saw, umat hari ini lupa bahwa Islamnya kita, asbab pengorbanan beliau, Islam bisa sampai kepada kita dan di amalkan di tengah-tengah kita asbab Siti Khadijah. Khadijah adalah wanita pertama yang beriman kepada Nabi saw. Khadijah adalah sebaik-baik wanita yang menolongnya dengan jiwa, harta dan keluarga. Peri hidupnya harum, kehidupannya penuh dengan kebajikan dan jiwanya sarat dengan kebaikan. Rasulullah SAW bersabda :”Khadijah beriman kepadaku ketika orang-orang ingkar, dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan dan dia menolongku dengan hartanya ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa.”

Khadijah mendahului semua orang dalam beriman kepada risalahnya, dan membantu beliau serta kaum Muslimin dengan jiwa, harta dan keluarga. Maka Allah SWT membalas jasanya terhadap agama dan Nabi-Nya dengan sebaik-baik balasan dan memberinya kesenangan dan kenikmatan di dalam istananya, sebagaimana yang diceritakan Nabi SAW, kepadanya pada masa hidupnya.

Imam Bukhari meriwayatkan bahwa ketika Jibril A.S. datang kepada Nabi SAW, dia berkata :”Wahai, Rasulullah, inilah Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah dan makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan salam kepadanya dari Tuhannya dan aku, dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di syurga dari mutiara yang tiada keributan di dalamnya dan tidak ada kepayahan.” (Fadhaail Ashhaabin Nabi SAW, Imam Adz-Dzahabi berkata : “Keshahihannya telah disepakati.”)

Dahulu Khadijah adalah saudagar dan bangsawan yang sangat kaya raya. Jumlah kekayaannya hampir 2/3 zajirah arab. Tapi sejak beliau mengenal dakwah maka dia korbankan seluruh hartanya, bahkan ketika meninggal dunia tak ada kain kafan untuk membungus tubuhnya, semua telah habis dia korbankan untuk agama Allah swt, bahkan ketika masa pemboikotan kafir Quraisy saat awal-awal Islam kelaparan menimpa kaum muslimin, tak ada air susu yang keluar dari putting susunya melainkan darah, karena begitu lapar dan menderitanya akibat pemboikotan tersebut.

Sekarang bandingkan dengan kita, benarkah kita telah berdakwah!!! Apakah kita masih mau datang dan memberikan pelajaran agama mana kala tanpa di bayar???, Saudaraku… jangan tukar akhiratmu dengan dunia yang kecil, jangan nodai dakwah dengan dunia. Seluruh Nabi dan Rasul hanya meminta bayaran dari Allah swt.

Ketika para Da’i menerima bayaran dari Mad’u ( orang yang di beri dakwah olehnya ) maka kebebasan bicara sudah di batasi. Da’i akan ikut selera Mad’u. Amar ma’ruf tak kholis lagi bahkan berusaha senangkan Mad’unya dan hasilnya bisa di lihat setelah dengar ceramah ummat kembali kepada kebiasaan semula, tak kesan dengan isi ceramah, paling-paling ummat menilai isi ceramah dengan mengatakan; “ Ustadznya bagus, tegas, lucu, gak seru dsb!!!”. Ruh dan amalan sang Da’i sudah tak nampak dikarenakan sang Da’i mengambil dunia dari dakwah, setiap akan ceramah sang Da’i sibuk menyiapkan materi agar dapat menyenangkan sang pendengar bukan sibuk menyiapkan amalan agar setiap ucapannya membawa nur sehingga ummat mau beramal.

Saudaraku… Jangan penah tukar akhiratmu dengan dunia, cukup Allah swt saja sebagai bayaran atas dakwah, bila ada kekurangan keduniaan datanglah pada-Nya, sebagai mana dulu Rasulullah saw dan para sahabatnya datang, adukan segala permasalahan hidup hanya pada-Nya karena Dia sebaik-baiknya penolong. Tutuplah pintu makhluk dan larilah kehadapan pintu-Nya.

Semoga Allah swt memberikan kepahaman kepada kita tentang hakekat dakwah yang sesungguhnya, yang sesuai dengan apa yang dahulu Rasulullah saw dan para sahabatnya lakukan. Amien

Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :

aqsci , anthon , XNUXMINT , sulthon , martik , omiyan , Rindu

Iklan

10 Responses to Cukup Allah swt Sebagai Bayaran

  1. Jauhari berkata:

    sungguh menyentuh hati menyentuh jiwa

  2. XNUXMINT berkata:

    Ass. Numpang copy tulisan ini ke otak saya ya mas buat bekal klu belajar da’wah.

  3. XNUXMINT berkata:

    Merinding bacanya…..takut…..

  4. taufiq berkata:

    Assalamualaikum..
    minta izin mau link blognya.
    Smoga ana bisa mengambil manfaatnya.
    jazakallah khoir

  5. XNUXMINT berkata:

    Ini link site Maulana Tariq Jamil http://www.tariqjamil.org/ , semoga bisa bermanfaat tuk semua dan bisa di link diblog ini.

  6. ashardi berkata:

    wew… mengena sekali denga kondisi sekarang ini 🙂

  7. Radito berkata:

    Komentarku untuk seluruh tulisan saudaraku Landy: Semua tulisan yg sempat kubaca dan kurenungkan, semuanya bagus, baik, berbobot, mengharukan, mengesankan, memberi pelajaran, mengingatkan, memperingatkan, mendidik, dlsb, dlsb, dlsb, pokoknya hal2 yang baik lah… Cuma satu yg paling (sering) mengganggu konsentrasi ataupun kenyamanan dan kenikmatan membaca/merenungi/menghayati, dll, yaitu banyaknya kata sambung dan ataupun kata kerja yg ditulis tdk semestinya, artinya menyalahi aturan bhs Indonesia dlm hal penulisan… contoh penulisan awalan ‘di’ banyak dipisah dgn kata kerjanya…
    Maaf ya, tapi untuk peningkatan dan kenyamanan pembaca dlm menikmati tulisan2 tsb, tidak salahnya kan supaya diperhatikan, terima kasih…
    Untuk komentar2 secara khusus, menyusul kemudian (InsyaAllah kalo tiba waktu yg benar2 luang)… peace…

  8. Gus Dur berkata:

    Download Software AL-QUR’AN Pro Ver. 3.0
    Al-Qur’an lengkap 30 juz ( 114 Surat + teks & terjemahan (Arab/English/Indonesia))
    Tafsir Quran Lengkap, Penunjuk waktu sholat, 21 bahasa terjemahan Al-Quran, Al-Qur’an Audio with Voice of Shaikh Sudaish (Imam Mecca).
    Download Gratis Sekarang . Link Download http://www.ziddu.com/download/3082887/Al-QuranProVer.3.0.exe.html

  9. khadijah berkata:

    Subhanallahu.
    Kerja da’wah adalah kerjanya Nabi, sungguh saya bangga karena mempunyai suami yang juga ikut kerja.
    Alhamdullillah,
    semoga saya bisa mencontoh wanita yang sangat mulia Khadijah r.a.
    Da’wah tanpa pamrih. Hanya ridho Allah SWT yang dicari.
    Sungguh malang bila Allah SWT tidak berkenan melihat kita diakhirat kelak, hanya karena kita terlalu sibuk urusan dunia.
    Carilah harta AKhirat…..dunia hanya sementara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: