Dakwah Sebagai Solusi

1_856972755m

Ketika Allah swt kumpulan seluruh manusia di alam ruh dari manusia yang pertama lahir kedunia sampai bayi yang terakhir lahir pada hari kiamat nanti maka Allah swt bertanya kepada seluruh ruh “ Alastu birobbikum “ Bukankah AKU TUHANmu” maka seluruh ruh baik ruh orang-orang kafir dan beriman, baik ruhnya Fir’aun maupun ruh Baginda Rasulullah saw berkata BALA SAHIDNA “benar ya ALLAH, engkau adalah TUHANku”. Seluruh ruh satu suara, tidak ada yang mendustakan bahwa Allah swt Tuhan mereka, tapi kelak ketika pertanyaan yang sama diajukan di alam kubur, maka hanya sedikit orang yang bersaksi bahwa Allah swt adalah Tuhan mereka, mengapa????

Ulama bagi tahu hal ini terjadi karena ketika di dunia Allah swt uji manusia dengan asbab-asbab baik asbab berupa istri dan anak, berupa kekayaan maupun kemiskinan, pangkat dan jabatan maupun asbab-asbab yang lain, sehingga manusia merasa manfaat dan kemudharatan bukan datang dari Allah swt melainkan datang dari asbab-asbab tersebut.

Orang kaya merasa bahwa hartanyalah yang mendatang manfaat untuk dirinya, begitupun dengan orang miskin, mereka merasa asbab kemiskinanlah mereka mendapatkan kemudharatan-kemudharatan, mereka lupa manfaat dan mundharat sesungguhnya datang dari Allah swt bukan datang asbab mereka kaya atau miskin, karena kehinaan dan kemuliaan hanya ada di tanggan Allah swt, Allah swt bisa hinakan suatu kaum dan Allah swt bisa muliakan suatu kaum. Laailahaillallah

Allah swt menginginkan kelak ketika kita kembali menghadap-Nya keyakinan seperti ini yang harus ada di hati kita, keyakinan bahwa; Allah swt AL-KHALIK (Yang Maha Pencipta ), Allah swt AL-MALIK ( Yang Maha Memelihara ), Allah swt AR-ROZZAQ (Yang Memberi Rezeki). Allah swt zat yang menghidupkan dan mematikan, segala kekuasaan ada dalam genggaman-Nya hatta debu yang berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain atas ijin dan kuasa Allah swt.

Allah swt hantar ribuan Nabi dan Rasul hanya untuk perkara ini saja, bagaimana umat merubah yakin terhadap makhluk menjadi yakin terhadap Allah swt, dari yakin terhadap Mal ( harta ) kepada yakin terhadap Amal.

Nabi dan rasul hanya punya satu tugas saja ketika mereka di utus kedunia yaitu bagaimana Nabi dan Rasul buat dakwah, karena dakwah adalah kunci dan solusi dari setiap permasalan umat sampai akhir jaman.

Ketika penjajahan dan kekejaman merajalela, semua bayi berjenis kelamin laki-laki dibunuh, maka Allah swt tidak utus ribuan malaikatnya untuk hancurkan Fir’aun kala itu, tapi Allah swt cukup utus Musa as, untuk apa???? Bukan untuk membuat tentara tandingan, bukan untuk buat senjata yang lebih canggih agar dapat menandingi Fir’aun melainkan Allah swt utus Musa as untuk buat dakwah kepada Fir’aun.

Ketika penyimpangan seksual merajalela, kemaksiatan sudah terjadi di mana-mana , maka Allah swt tidak buat Undang-Undang Pornografi & Pornoaksi, Melainkan Allah swt hantar Nabi Luth as untuk buat dakwah ditengah kaumnya, begitupun ketika seluruh kemaksiatan , seluruh kedzaliman, seluruh bentuk penentangan terhadap hukum-hukum Allah terjadi pada kaum kafir Quraisy maka Allah swt tidak utus bala tentaranya untuk hancurkan kaum kafir Quraisy walaupun Allah swt mampu untuk lakukan itu, melainkan Allah swt cukup utus Rasulullah saw dan para Sahabatnya untuk buat dakwah di tengah-tengah kaumnya.

Saudaraku sekalian…. Allah swt jadikan dakwah sebagai solusi permasalahan umat dari jaman ke jaman, kalau kita mau lihat Alqur’an, sebagian besar isi alqur’an berisikan tentang kisah-kisah dakwah dan bagaimana cara para Nabi dan Rasul tersebut buat dakwah, maka sudah selayaknya umat ini kembali mengambil tugas dakwah sebagaimana yang dulu para sahabat nabi saw buat.

Rasulullah s.a.w telah perkenalkan jalan kebahagian pada umat ini. Inilah jalan kebahagian yaitu “lailahaillallah tuflihun”. Rasulullah s.a.w telah ajarkan umat ini dengan kalimat dakwah.

Saudaraku…Asbab hidayah tidak berada di luar tubuh manusia melainkan asbab hidayah ada didalam diri manusia itu sendiri. Hidayah tidak ada sangkut pahutnya dengan harta kekayaan, pangkat dan jabatan karena hidayah ada dalam gengaman Allah swt dan asbabnya ada dalam diri manusia itu sendiri. Siapa yang telah buat usaha dengan betul, gunakan diri dia dengan betul, maka janji Allah s.w.t pasti dan pasti , dia akan dapat hidayah.

Seluruh ahli dunia paham, manakala mereka mau sukses dalam usaha mereka, maka mereka akan libatkan keluarga mereka, anak dan istri mereka libatkan dalam usaha kedunian mereka, siang malam satu sama lain saling berbagi tugas guna mencapai apa yang mereka inginkan, dan hasilnya kebanyakan dari mereka berhasil memperoleh apa yang mereka inginkan.

Sekarang pertanyaannya, adakah ahli agama yang berbuat seperti apa yang diperbuat oleh ahli dunia??? Kalau pun ada pastinya jumlahnya tidak sebanyak ahli dunia, hal ini lah yang menyebabkan urusan dunia begitu maju pesat ketimbang urusan akhirat.

Kalau kita mau melihat, membaca serta merenungi kehidupan Rasulullah saw dan para Sahabatnya maka tak ada satu pun dari mereka yang mengajak anggota keluarganya untuk berkonsentrasi terhadap permasalahan dunia, karena mereka sadar dunia hanyalah sebuah sarana bukan merupakan tujuan sedangkan tujuan yang sesungguhnya adalah akhirat yang selama-lamanya.

Saudaraku….Ijtima Juli 2009 sudah di depan mata target 13.230 rombongan harus kita capai, sudahkah kita menjadi bagian timsukses ijtima, atau masih menjadi PENONTON bukan PELAKU.

Saudaraku… Para Munafikun pada zaman Rasulullah saw bukan orang yang tidak sholat, mereka juga sholat di belakang nabi walau hanya tiga waktu sholat ( Dzuhur, Ashar, Magrib ). Mereka juga korban harta mereka, tapi ada satu yang mereka tidak korbankan untuk agama , yaitu diri mereka, setiap ada panggilan Agama maka mereka mempunyai 1001 alasan agar diri mereka tidak dilibatkan untuk perkara tersebut, maka hasilnya bisa kita lihat neraka tempat mereka kembali. Lantas bagaimana dengan kita??? Kita tak pernah sholat di belakang Nabi saw, tak pernah korban kan harta apalagi diri untuk agama Allah swt , maka neraka bagian mana yang kiranya akan kita diami ???

Saudaraku… sekarang waktunya buat keputusan, Ijtima sudah didepan mata, tugas-tugas besar menunggu untuk kita tunaikan, mari berlelah-lelah untuk agama Allah swt habis-habisan untuk agama-Nya, kita korban lagi dan lagi sampai saatnya kelak Allah swt menyatakan keridhoan-Nya, mari saudaraku… alangkah nikmatnya ketika kita berlelah-lelah untuk dakwah dan tidur dalam kelelahan setelah berdakwah sehingga kelak Allah swt pertemukan kita dengan Jamaah Rasulullah saw dan para Sahabatnya.

Mari buat keputusan, catat nama untuk siap dihantar kemana saja dengan siapa saja dan biaya berapa saja, Insya Allah dalam waktu dekat saya niat 40 hari paling lambat pertengahan febuary ’09 saya mohon doanya.


Subhanallahi wabihamdika ashadu ala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik’..

Wassalamuaikum.wr.wb,

Ucapan terima kasih atas comment dan kunjungannya :

Jauhari, XNUXMINT , sulthon

Iklan

16 Responses to Dakwah Sebagai Solusi

  1. sulthon berkata:

    subhanallah

  2. Agus Taufiq Hidayat berkata:

    Amin… 40 harinya kemana?

  3. insyaAllah..
    amin…
    gua jg mo bagi nama..hehe

  4. siddiq berkata:

    Amin ya ALLAH

  5. maskoko berkata:

    Amin…3x ya rabbal alamin…

  6. aqsci berkata:

    “Ketika Allah swt kumpulan seluruh manusia di alam ruh dari manusia yang pertama lahir kedunia sampai bayi yang terakhir lahir pada hari kiamat nanti maka Allah swt bertanya kepada seluruh ruh “ Alastu birobbikum “ Bukankah AKU TUHANmu” maka seluruh ruh baik ruh orang-orang kafir dan beriman, baik ruhnya Fir’aun maupun ruh Baginda Rasulullah saw …”

    Mo nanya dikit akhi, adakah bayi yang lahir pada hari kiamat? Adakah ruh yang kafir pada saat ia di lauhul mahfudz? Salam kenal akhi

  7. Ahmad berkata:

    Mari kita banyak-bayak berbaik sangka dengan saudara-saudara kita yang masih berbuat maksiat, karena mungkin diakhir hayatnya mendapatkan hidayah dari Allah dan khusnul khotimah.

  8. martik berkata:

    gw niat juga bar: 7 hari insyaAlloh. saling doa’ ya…. gw juga niat tahun ini juga gw bbisa keluar masturoh bareng aliyah… (kalo bisa bareng sama lo… ) (btw, lo kawin ngga bilang2 yak… mantab men, tp gpp yang pengting lo musti dateng ke nikahan gw tanggal 8 feb jam 2 siang di rumah gw ya… komp. pertamina pondok ranji. Jl. Melina raya blok m 37 no 4 kec ciputat. patokannya country woods… and mesjid attaqwa) lo tanya ma fitra deh….

  9. Reza berkata:

    ajib jg targhiban ente nih mas landy…
    jadi kapan neh kita kluar bareng 4 bulan?

  10. XNUXMINT berkata:

    Saking mulia usaha untuk menegakkan kalimat tauihid ini ularpun terpana dan seperti ingin ikut jaulah atau ingin di dakwahi juga. Allahuakbar.

  11. Ichank berkata:

    Assalamuaikum.wr.wb

    Tolong dong dijelaskan makna ayat ini

    Al Ma’aarij (70:40)
    Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

    yang menjadi pertanyaan dibenak saya adalah
    Siapakah Aku,Tuhan dan Kami

    Apa perbedaan Mendirikan, Menunaikan dan Mengerjakan sembahyang?

    At Taubah (9:71)
    Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

    Al Jumu’ah (62:9-10)
    Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sembahyang pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
    Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.

    At Taubah (9:54)
    Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan.

    Shalat itu untuk mengingat Tuhan

    THAAHAA (20:14)
    Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku

    Bagaimana caranya mengingat Tuhan di dalam Salat ?

    terima kasih sebelumnya

    Wassalamuaikum.wr.wb
    Ichank

  12. XNUXMINT berkata:

    @ichank : Saya curiga dengan anda jangan2 anda adalah salah seorang misionaris agama tertentu atau aliran tertentu yang ingin menyesatkan orang lain dengan bermodalkan pertanyaan diatas. Nabi bilang jangan terlalu banyak bertanya, sekarang anda klu memang mengaku islam dan beragama islam coba praktekan saja ilmu yang telah anda dapat baik dari tk/tpa,sd,smp,sma,kuliah, holaqoh/pengajian. Mau lebih jelas dan paham coba anda ikut keluar program 4 bulan dalam usaha ini insya allah sifat sholat khusu’wal khudu’ akan mulai terasa sedikit demi sedikit, agama ini akan lebih dicintai dan dihargai serta diamalkan jika iman telah merasuk kedalam jiwa dan raga kita. Caranya dengan mujadah bukan teori melulu dak kan ada habisnya. Mudah2 bisa membantu, maaf klu ada kata salah yg salah mungkin ini datang dari nafsu saya jika benar itu dari Allah SWT.

  13. Ichank berkata:

    Assalamuaikum.wr.wb

    Pertama saya ucapkan terima kasih atas waktu dan perhatiannya. Saya ini hanya orang yang ingin bertanya .. tolong jangan berprasangka buruk dan alangkah baiknya jika saya mendapatkan jawaban. Kalau hal tersebut dianggap tidak cocok dijelaskan disini, mungkin bisa lewat e-mail.

    Kedua .. tolong jangan menuliskan kata Allah dengan huruf kecil.

    Wassalamuaikum.wr.wb

  14. Abdurohman berkata:

    Doa kan ana syeh! Ana niat 40hr

  15. Aidil berkata:

    Insya Allah kita bisa keluar 4 bulan jalan kaki (biar kaki kita bersaksi untuk meringankan sidang kita amin) untuk lebih mendapatkan faham agama ini Syekh .. mohon daonya

  16. martha berkata:

    Ichank…
    orang di tabligh Tidak, semua nya a’lim, tetapi insya Allah mereka ada semangat ke arah sana. untuk mendapatkan jawaban yang sesuai ada baik nya, anda mampir ke markas kebon jeruk. atau di tiap2 daerah ada markas daerah. Bila ada ahlak jamaah yang kurang baik mohon di malumi. Karena Kami berasal dari berbaga bacground. Bila Anda memiliki Ghirah/semangat yang sama untuk menuntut ilmu sebagai bahan untuk di amalkan, ada baiknya ikut 3 hari. Insya Allah, Allah akan pandang korban Akhi..
    Ja’jakumuLLah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: