Kerja Masturah

foto068Assalammu’alaykum wr. wb.

Usaha dakwah adalah tanggung jawab kita baik laki-laki maupun wanita tanpa kecuali. Dalam kerja dakwah mutlak kita harus melibatkan istri-istri dan wanita-wanita kita. Dalam kerja dakwah tidak cukup dengan anggapan yang penting istri kita sudah memperbolehkan kita ikut usaha dakwah saja, atau yang penting istri kita sudah senang dengan usaha dakwah , karena yang sesungguhnya diharapkan dari kita para pria adalah bagaimana kita membawa istri-istri dan wanita-wanita ahli keluarga kita supayah terlibat dan terjun langsung didalam usaha dakwah ini.

Seperti kita sering dengar begitu pentingnya wanita-wanita dilibatkan dalam usaha dakwah karena kalau kita mau melihat pada kenyataan yang ada jumlah wanita lebih banyak dari jumlah laki-laki mungkin bisa satu kali lipat atau dua kali lipat jadi kalau hanya laki-laki saja yang ambil bagian dalam usaha dakwah ini artinya baru 25% usaha kita untuk mencapai keberhasilan dalam dakwah , tetapi kalau wanita-wanita dan istri-istri ikut terlibat dalam usaha dakwah ini maka keberhasilan bisa betul-betul mencapai 100%.

Kita juga dapat melihat bahwasanya anak-anak fitrahnya lebih dekat kepada ibu, karena memang sehari-hari waktu mereka habiskan dengan ibu-ibu mereka, sedangkan bapak-bapak mereka sibuk di luar rumah, baik untuk bekerja maupun untuk yang lainnya, sehingga anak-anak kita ini selama 24 jam waktunya akan di habiskan untuk berkumpul bersama ibunya.

Kalau wanita-wanita ambil bagian dalam dakwah maka gerak dakwah akan lebih leluasa, sering kita dengar kalau hanya laki-laki saja yang berdakwah agama hanya sampai keruang tamu, karena kita tidak bisa langsung berdakwah kepada wanita, tapi kalau wanita sudah ikut ambil bagian dalam usaha dakwah ini maka agama akan betul-betul masuk kedalam rumah bahkan sampai ke dapur , sampai ke sumur dan yang dasyatnya akan sampai “kekasur”.

Allah swt tidak pernah mengutus Rasul dari kalangan wanita, tapi apabila Allah hendak menurunkan hidayah pada suatu negeri maka Allah akan lihat sejauh mana wanita-wanita ambil bagian dalam kerja-kerja dakwah , sehingga kalau kita lihat Nabi-nabi yg istri-istri mereka ikut ambil bagian dalam kerja dakwah hidayah akan tercurah-curah ( Nabi Ibrahim as, Rasulullah saw ) , begitu sebaliknya Nabi Nuh as berdakwah 950 tahun hanya 83 orang saja karena istri beliau tidak mendukung dalam kerja dakwah, kalau hanya suami saja yang aktif dalam usaha dakwah tanpa di dukung oleh istrinya seperti burung hanya dengan 1 sayang .

Sekiranya istri kita tidak mendukung dalam usaha dakwah maka akan berakibat kita menjadi lemah dalam usaha dakwah, walau pun orang sekampung menolak kita tapi istri kita mendukung maka hati akan menjadi tenang , tapi sebaliknya walau pun orang sekampung mendukung tapi istri menetang maka suasana hati dan rumah kita menjadi panas , maka bisa kita lihat banyak pekerja dakwah yang lemah karena istri-istri mereka tidak mendukung dalam kerja dakwah.

Oleh karenanya penting sekali wanita di libatkan dalam usaha dakwah , karena wanita memiliki potensi dan kekuatan diantaranya :

1. Didalam memengang prinsip dan keyakinan wanita jauh lebih hebat di banding pria, karena kalau wanita sudah mendapatkan dan menyakini suatu prinsip maka dia akan bersungguh-sungguh memegang prinsip dan keyakinannya tersebut. Kita bisa lihat ketika Rasulullah saw meninggal dunia dan diawal-awal Abu Bakar menjadi khalifah yang ketika itu banyak kaum muslim menjadi murtad tetapi Ajibnya tak satu pun wanita yang murtad, dan kita juga bisa lihat manusia yang pertama kali habis-habisan untuk usaha agama adalah wanita yaitu Khadijah r.ha

2. Wanita memiliki kekuatan untuk menyebarkan sesuatu, kalau kemampuannya itu digunakan untuk menyebarkan kebatilan maka kebatilan akan cepat tersebar begitupun kalau kemampuannya itu di gunakan untuk perkara agama maka agamapun akan mudah tersebar. Oleh karena itu bagaimana kita berusaha sekuat tenaga untuk kita membawa istri dan para wanita di keluarga kita agar terlibat dalam usaha dakwah ini.

Maksud kerja agama di kalangan wanita adalah agar wujudnya agama yang sempurna di rumah kita , sehingga kebahagiaan yang sempurna akan datang kepada kita sehingga kita dapat menjadikan rumah kita sebagai surgaku dengan terwujud agama yang sempurna .

Target jangaka pendek kerja di kalangan wanita.

1. Menjadikan istri kita sebagai `Alimah ( berilmu ) sehingga senantiasa istri kita duduk dalam taklim secara istiqomah karena nantinya istri kita yang akan bertanggung jawab dengan taklim di rumah. Taklim di rumah adalah usaha awal kerja agama dikalangan wanita, apabila kita telah membuat dan menghidupkan taklim di rumah maka ini seolah-olah kita telah mempersilahkan agama masuk kerumah kita. Apabila di rumah kita ada taklim yakni dibacakan firmah Allah swt dan sabda Rasulullah saw maka ini seolah-olah istri dan anak-anak kita setiap harinya mendapatkan nasehat langsung dari Allah swt dan Rasul-Nya. Sehingga ahli keluarga kita akan lembut dan ada kegairahan beramal serta ada kerinduan terhadap kampung akhirat dan bahkan ahli keluarga kita ada semangat untuk berjuang dan berkorban untuk agama Allah swt.

2. Supayah istri kita menjadi Murabbiyah ( pendidik ), sehingga dapat mendidik anak-anak kita secara islami. Kalau kita melihat generasi sahabat, maka pada saat umur 18 tahun sampai 20 tahun seperti Usama bin zahid , Thariq bin Ziyad mereka sudah sanggup membawa pasukan yang jumlahnya puluhan ribu untuk menyebarkan agama keluar negeri, tapi kalau kita melihat keadaan hari ini sangat berbeda jauh sekali anak-anak kita umur 20 tahun hanya bisa kongko-kongko menghabiskan harta orang tuanya, bahkan yang terparah mereka sudah tak mengetahui lagi maksud hidup mereka, bahkan sudah tak mempunyai cita-cita untuk menyebarkan agamanya. Maka disinilah peran istri kita untuk mendidik dan membina anak-anak kita supayah menjadi generasi-generasi pilihan; Alim-Alimah , Hafiz-Hafizah , Sholeh-Sholehah, Dai-Daiyah

3. Supayah istri kita menjadi `Abidah ( ahli ibadah ), maksudnya agar istri kita rajin menjaga ibadahnya sehingga istri-istri kita selalu menjaga sholatnya tepat pada waktunya, bahkan mereka juga menjaga sholat-sholat sunah ( Dhuha, Tahajud, hajad, dll ), Istri kita menjadi rajin membaca alquran minimal 1 juz setiap hari, menjaga dzikir pagi petang, bahkan rajin membaca doa-doa masnunah sehingga istri kita dapat membantu kita menarik pertolongan Allah swt , bahkan nanti sampai pada tahapan istri kita selalu menyelesaikan setiap masalah langsung kepada Allah swt melalui amalan.

4. Supayah istri kita menjadi Zahidah ( sederhana ), sehingga kehidupan istri-istri kita meneladani sahabiyah-sahabiyah ra. Kehidupan dan rumah para sahabiyah sangat sederhana, bahkan seumur hidupnya Rasulullah saw tidak pernah memakan tepung yang halus dan Aisyah rha selama menjadi istri Rasulullah saw hanya mempunyai pakaian baru cuma dua kali saja. Para sahabiyah dan istri-istri Nabi saw melakukan segala perkerjaan rumah tangga sendiri sampai-sampai Fatimah anak dari jungjungan kita Rasulullah saw selalu dalam keadaan yang sangat memprihatinkan padahal dia adalah putri kesayangan Rasulullah saw, oleh karena itu melalu usaha dakwah ini kita mengharapkan istri-istri kita mencontoh kehidupan para sahabiyah.

5. Istri kita menjadi Khaddimah ( berkhidmad ), yakni membantu melayani dan mendorong suami keluar dijalan allah , untuk kerja-kerja agama.

6. Istri kita supayah menjadi seorang Da`iyah ( penda`wah wanita ), dia ada fikir dan risau atas keadaan umat, karena pada dasarnya istri-istri sering kali berfikir atas hal-hal yang menyusahkan dirinya ( beras belum habis sudah pusing mikirin beras untuk besok ) , mudah menangis ( anak yang sakit dia yang menangis ), maka kalau mereka gunakan tangisan dan risau dia maka hal tersebut sangat kuat untuk menarik pertolongan Allah swt , dengan kekuatan itu dia akan membujuk wanita-wanita yang datang kerumah kita untuk ambil bagian dalam usaha atas agama

Maka bagaimana pun pentingnya usaha atas masturah, usaha tersebut harus di buat dengan sangat-sangat hati-hati, perlu diperhatikan tertib-tertibnya dan usul-usulnya , maka sering kita dengar kalau jamaah rizal ( laki-laki ) yang penting keluar untuk berdakwah dulu tertib nomor 2 sedangkan untuk jamaah masturah (wanita) sebaliknya. Masturah dikeluarkan harus dengan tertib kalau tidak memenuhi tertib dan usul-usulnya maka masturah tidak boleh di keluarkan.

Tertib-tertib masturah secara Umum :

1. Dikontrol oleh markaz

2. Tidak boleh bawa anak

3. Muhrim hakiki ( suami )

4. Harus diketahui kemana tujuannya

5. Garis taqwa Masturah ini harus keluar dengan hijab sempurna ( Purdah bukan Cadar, jaga suara )

Tertib-tertib masturah secara Khusus :

Untuk jamaah 3 hari :

1. Laki-lakinya harus sudah keluar 3 hari , masturahnya harus sudah pernah duduk dalam taklim masturah,

2.Istri kita harus siap memakai purdah ,

3.Harus dari keinginan istri kita sendiri, jgn sampai suami main paksa,

4.Jumlah jamaahnya antara 4 – 7 pasang

Untuk 15 hari :

Sama seperti tertib 3 hari tapi untuk laki-lakinya pernah keluar 40 hari , dan masturahnya pernah keluar 3 kali 3 kali.

Untuk jamaah 40 hari :

Sama seperti tertib 15 hari hanya saja masturahnya pernah keluar 15 hari

Untuk jamaah 2 bulan IP ( India, Pakistan )

Sama seperti tertib 40 hari tetapi Laki-lakinya sudah pernah ke IP , masturahnya minimal pernah keluar 15 hari dan ini sepenuhnya di tafakut oleh markaz Jakarta.

Kalau misalnya istri kita sudah dilibatkan dalam kerja masturah , maka sangat-sangat di anjurkan tetapi ini bukan nisab karena untuk masturah tidak ada nisab hanya saja ini sangat di tekankan supayah istri kita keluar setiap 3-4 bulan selama 3 hari, dan untuk tahunannya 15 hari dan 3 tahun sekali 40 hari. Kalau istri sudah siap keluar masturah maka di berikan mudzakarah untuk mempersiapkan apa-apa yang harus di persiapan sebelum keluar.

Walaupun istri kita sudah keluar masturah IP ( India, Pakistan ) tapi tidak melakukan hal-hal yang diatas ( 3 hari setiap 3-4 bulan, 15 hari setiap tahun dan 3 tahun sekali 40 hari ) maka fikir keduniaan istri kita akan kuat dan fikir akhiratnya akan melemah. Maka pentingnya istri kita melakukan hal-hal tersebut diatas dan yang tidak kalah pentingnya bagaimana istri-istri kita libatkan dalam usaha maqomi.

MAQOMI MASTURAH

1. Ta`lim Rumah

Taklim rumah ini harus dan wajib dibuat , baik kepada istri-istri yang belum mengambil kerja masturah maupun yang sudah, orang tua kita katakan walaupun amalan laki-lakinya sudah menyerupai Hasan Basri rah.a, dan amalan istrinya seperti Rabiah al Adawiyah maka tetap taklim rumah harus di buat secara istiqomah di tempat dan waktu yang sama minimal 30 menit plus mudzaarah 6 sifat. Dan ada hari-hari tertentu kita buat mudzakarah adab-adab sehari-hari dan masail.

2. Ta`lim Muhallah.

Penting sekali agar istri-istri kita di libatkan ikut serta dalam taklim mualah mingguan di muallah, dan tertib-tertib taklim muallah diantaranya beberapa wanita bisa menjalankan program, program dimusyawarahkan oleh kaum lelaki , dan taklim muallah harus di ketahui dan di setujui oleh markaz.

Kalau istri kita tak mendukung / menentang usaha dakwah maka hal-hal yang harus kita lakukan diantaranya :

1. Kita harus tetap tunaikan hak-hak istri kita walaupun dia menentang dan tidak setuju dengan usaha dakwah ini, kasih sayang kita jangan lah berkurang sedikitpun kepada dia , jangan main ancam-ancam untuk melakukan poligami kalau istri kita menolak dakwah, jangan pernah punya pikiran seperti itu, kita harus tetap  tunaikan keperluan dan hak dia.

2. Kita jangan menuntut hak kita di tunaikan, kalau sekiranya istri kita tidak mau mencucikan baju kita ya kita cuci sendiri, kalau istri kita tidak mau masak yang masak sendiri bahkan kalau istri kita tidak mau di ajak ”tidur” ya kita tidur sendiri. Intinya kita jangan menuntut hak kita.

3. Tetap lakukan dakwah secara istiqomah, waktunya nisab kita tetap berangkat walau istri tidak setuju, kalau kita pulang istri kita marah, maka kita diam saja dengan tetap jaga kasih sayang, jangan pernah lupa hak istri walau dia mati-matian menentang dakwah. Insya Allah kita semua niat amal.

Subhanallahi wabihamdika ashadu ala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik’..

Wassalamuaikum.wr.wb,

Iklan

28 Responses to Kerja Masturah

  1. Agus Taufiq Hidayat berkata:

    kapan neh punya masturoh…. hehehe….

  2. hanafi berkata:

    hehe landy2… keep tetap semangat …dan kapan 4 bulannya nih…

  3. abdurrahman berkata:

    Masya Allah wanita yang berkorban dalam da’wah akan banyak pahala yang Allah berikan
    jangan hanya menjadi wanita yang ahli ibadah saja, harus jadi Da’iyah juga siap korban ditinggalkan suami untuk da’wah kapan pun dan berapa lama pun serta dimana pun, sebagaimana siti hajar yang siap ditinggal nabi ibrahim as. untuk buat da’wah.

    hasilnya kalo maryam yang hanya beribadah saja maka ia dapat makanan langsung dari Allah tapi hanya untuk dirinya saja, karena tidak ada pengorbanan dalam da’wah
    tapi siti hajar yang siap ditinggalkan korban untuk da’wah suaminya maka Allah tidak hanya berikan air untuk dirinya saja tapi Allah berikan juga kepada umat manusia lainnya

    maka apabila wanita korban untuk siap ditinggal suaminya da’wah maka akan tercurah hidayah ke seluruh alam

  4. anton berkata:

    kemana aja loe,

  5. pengejosh berkata:

    Nyuruh diri sendiri ngejosh ok, Nyuruh orang lain ngejos jangan. Tertibnya kan ini kerja saya yang lain mbantu.

    Jadi kalau mau nyuruh orang lain ngejosh bagusnya dengan mengejoshin diri, nanti orang lain insya Allah mau mencontoh.

    Dalam kerja dakwah tidak ada asal perintah2 saja yang ada targib dan untuk perkara ini sudah sering di mudzakarakan di markaz.

  6. XNUXMINT berkata:

    Keep posting, Thanks 4 muzakarohnya.Very2 good 4 Ana.

  7. sulthon berkata:

    kirain lagi keluar 40 hari

  8. abdulsomad berkata:

    Assalaamualaikum
    keluar 3 hari ama siapa sech?
    cepet ambil 15 hari

  9. fatimah berkata:

    assalamu’alaikum.. ya, wanita emang perlu u terjun di jalan dakwah ini.. karna majunya n mundurnya sesuatu hal itu di sebabkan oleh wanitanya.. insya-Allah qt para wanita mudah2n Allah SWT pilih qt u terjun dalm dakwah ini.. sampai akhir hayat.. karna ketenangan yang hakiki terletak pada amal agamanya.. n wanita solehah adalah perhiasan yg paling indah di dunia ini..
    ana kpn ya bisa keluar??? he.. he.. he.. mn bisa ya keluar sendirian..

  10. XNUXMINT berkata:

    @Fatimah: kayaknya masih sendiri ya?….Nih banyak karkun yang jomblo, tapi klu ma karkun lo harus siap berkorban hati , perasaan, diri, dan harta demi untuk agama ini dan demi menegakkan kalimat Lailahaillah Muhammadurrasullah. Siapkah anda?

  11. ina namaku berkata:

    assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokaatuh,

    ” Wanita memiliki kekuatan untuk menyebarkan ”

    Bener banget kak, apalagi kalau yg disebar adalah gosip..hampir seperti mengalahkan kecepatan angin yang berhembus.. seandainya saja yang disebar adalah kalimat ” Laa ilaaha illallaahu muhammadurrasulullah “, kalau kecepatan penyebarannya seperti kecepatan angin yang berhembus.. mungkin seluruh alam pun juga mendapat kabar ini ya, insya Allah

  12. Insya Allah sholeha berkata:

    assalamu’alaikum wr wb,

    pengen banget keluar 3 hari,, belum pernah soalnya,,, suami jg lg kendor niy,, doain ya biar niatku terlaksana. Amin

  13. iman berkata:

    Ane mau Nanya, gimana caranya bila Aliyah ane belum mau ikut ??

  14. Abdurohman berkata:

    Ana ngiri pada rijal yang dah punya istri, mereka buat usaha dakwah, buat amalan, pahalanya full

  15. martha berkata:

    iman:, ajak talim mahallah, atau ajak nusroh jamaah suapaya denger bayan. trus tingkatkan korba nya dan doanya

  16. M.Fachmy_Pdg berkata:

    Asm…Ya ALLAH ISTIQOMAHKAN,DAN MATIKAN KAMI DALAM IMAN DAN ‘AMAL.
    Tiada keraguan dalam agama

  17. Arifa berkata:

    Salam… Ana mau keluar masturah sama suami, tapi banyak kendala. salah satunya karena ana isteri ke 2. Dan para ibu-ibu masturah agak kurang sreg sama poligami suami ana. do’a kan ya….

  18. Ahliahnizam berkata:

    Assalammualaikum wrt wbt ….

    Salam taaruf. *sama masturah aja ya*.
    Saya masturah dari Malaysia, ingin kenalan ama masturahnya di Indonesia. Mahu mengeratkan tali siraturahmi antara sesama, Insya-Allah.

    • AhliaTamlikha berkata:

      Salam,
      Semoga Allah kekalkan kita dalam hidayah dan sebarkan hidayah ke seluruh alam.
      Saya masturat dari Nanggroe Aceh Darussalam. Kapan rencana keluar ke aceh? Malaysia-Aceh kan dekat..

  19. amar berkata:

    aq lagi nyari masturah yang akan melahirkan anak2 ku yang akan menjadi hafidz dan Da’i. da’wah di muka bumi untuk seluruh alam.

  20. ummu fathimah berkata:

    ngejosh banget niy pgen keluar masturoh…tp zauji ana mash blom siap ninggalin fathimah, blom genap 2thn..pdhal ada Allah yg pasti menjaga fathimah…

    • ummu saudah berkata:

      Insya Allah ana jua kepengen niat khuruj masturah 3 hari dalam wkt dekat ini,wlpn ana punya bayi 7 bln dan anak-anak yg msh kecil-kecil.mhn do’a dari semuanya.mudh2anana juga dikuatkan hati yakin bhw Allah yang menjaga.

  21. Nia sartika berkata:

    Ya Allah,hidup dan mati ku serahkan kepada Mu,diriku hanya bs mengadu kepada Mu,ya Allah,bila Engkau mengizinkan,hamba hanya ingin menjadi aisyah(istri nabi Muhamammad saw),memberi dukungan harta n jiwa kepada aliyah hamba untuk melaksanakan dakwah,ketika siang hari,aliyah hamba gagah n berani untuk menbinasakan maksiat tapi ketika malam hari aliyah hamba menangis dihadapan Mu,dan bercerita dengan hamba penuh dengan air mata dipangkuan.Amin ya Allah.

  22. hamba Allah berkata:

    allhamdulillah!!!! saya juga karkun 40 hari!! saya baru mengetahui ada situs tetang khuruj fiisabillah! saya hanya mau mengatakan insya Allah siap dikirim keseluruh alam. sekaran malam takajah insya Allah kemarkas.

  23. isyanto berkata:

    afwan syekh, izin copy sebagian blog punya antum boleh nggak ?

  24. fatimah berkata:

    asalamualikum………..
    saya mau tanya gimana kalo yg tidak menyetujui itu ibu kita sendiri… kan susah tu ………….

  25. hujjatul berkata:

    dakwah maksud hidup.mati dalam dakwah, dakwah sampai mati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: