Keluar lagi dan lagi

1_452776839l

Segala permasalahan baik yang besar maupun yang kecil, baik di dunia yang sementara maupun di akhirat yang selama-lamanya yang mampu menyelesaikan adalah Allah swt, maka untuk mendapatkan yakin inilah kita keluar dijalan Allah swt, maksud kita keluar dijalan Allah adalah untuk bagaimana kita dapat meningkatkan iman dan memperbaiki diri kita sendiri. Selama yakin terhadap makluk belum keluar dari hati kita maka jangan harap keyakinan terhadap Khalik ada di hati kita.

Andai saja setiap orang yang keluar dijalan Allah swt memiliki perasaan bahwa diri mereka berhajad pada perbaikian diri mereka sendiri bukan untuk memperbaiki orang lain maka Allah swt akan beri kekuatan untuk meninggalkan hal-hal yg dilarang Allah swt, maka untuk perkara itulah setiap saat kita melihat hati kita masing-masing, karena setan tidak menyerang amal kita tetapi setan akan merusak niat-niat kita dalam beramal sehingga amal kita tidak diterima Allah swt.

 Iblis tidak takut dengan orang-orang lama dalam dakwah , para wali, ulama dll tetapi Iblis dan bala tentaranya hanya takut kepada para Ambiya as. Saking tidak takutnya kepada Makluk yang bernama manusia Iblis dan sekutunya mengalir di dalam tubuh manusia seumpama aliran darah., maka oleh karena itu setiap saat kita berhati-hati dari tipu daya Iblis dan bala tentaranya

Iblis dan bala tentaranya hanya takut pada para Ambiya karena Ambiya selalu buat dakwah, sama seperti ketika adzan maka setan takut, maka ketika keluar dijalan Allah kita perbanyak dakwah, bahkan 24 jam kita letakan diri kita sebagai dai, dakwah untuk diri kita dan untuk seluruh alam.

Ada 2 ( dua )  tanggung jawab para pekerja dakwah :

 1. Mengwujudkan agama sempurna dalam diri sendiri

2. Menyebarkan agama yang sempurna diseluruh dunia,

Oleh karenanya maka ketika keluar dijalan Allah kita niat untuk islah diri agar wujud agama didiri kita dan kita berniat agar hidayah tersebut juga wujud diseluruh alam.

Sebelum kita melaksanakan setiap amalan dalam agama , baik dalam rangka keluar dijalan Allah swt maupun ketika tidak keluar di jalan Allah swt kita niatkan untuk memperbaiki diri kita, dan kita selalu kontrol hati kita., ingatkan diri bahwa kita beramal untuk mencari ridha Allah swt bukan untuk mencari pujian dan lain sebagainya, “Ya Allah,  saya mengerjakan ini semua karena Engkau bukan karena yang lainnya , kalau hal ini ada didiri kita maka Allah swt akan terima amal kita.

Bahkan sebelum kita tidur, kita tanyakan diri kita untuk apa kita tidur, karena fitrah manusia memang memerlukan tidur, kalau niat kita tidur karena lelah dan setelah bangun dari tidur kita sibuk untuk cari dunia maka tidur kita tak ada nilainya disisi Allah, tapi kalau kita niat tidur untuk istirahat agar nanti kuat buat dakwah maka tidur seperti ini akan dihitung pahala oleh Allah swt.

Kalau Allah cinta kepada orang kafir, maka orang tersebut akan dimudahkan untuk memeluk islam , kalau Allah cinta kepada umat islam maka orang itu akan di mudahkan keluar di jalan Allah. Kalau kita paham pahala keluar maka kita tak akan habiskan umur kita selain keluar di jalan Allah.

Maulana Ilyas kata kalau pahala orang keluar di jalan Allah di perlihatkan sedikit saja di dunia ini, maka akan pecah jantungnya karena terkejut melihat begitu besar pahalanya.

Karena besarnya amalan Keluar di jalan Allah maka ada syarat-syaratnya:

1.Keluar dijalan Allah dengan harta dan diri sendiri,

Nabi saw mencontohkan ketika beliau hijrah besama Abu Bakar , maka Abu Bakar sudah paham jauh-jauh hari dan menyiapkan dua ekor unta, satu unta untuk Abu Bakar , satu unta yang lainnya diberikan kepada Rasulullah saw. Ketika menerima unta tersebut maka Nabi saw kata saya terima unta ini dengan hutang”. Dari kisah ini Nabi mencontohkan bahwa keluar di jalan Allah harus dengan harta dan diri sendiri.

2. Keluar dijalan Allah niat islah diri / Keluar itu niat memperbaiki diri,

Yang namanya memperbaiki diri itu adalah memperbaiki amal, dan yang namanya orang baik itu orang yang baik amal dan yakinnya kepada Allah swt, bukan baik jasadnya. Kita harus yakin dengan janji-janji Allah. Janji Allah adalah apabila kita taat kepada Allah maka Allah akan hadirkan kebaikan-kebaikan pada diri kita, sebaliknya kalau kita tak taat maka akan datang masalah-masalah baik di dunia maupun di akhirat.

Saudaraku siapa saja yg bantu agama Allah PASTI PASTI PASTI dan PASTI Allah bantu dia. Dan segala sesuatu di dunia ini sudah ada takdirnya, kita ini sedang berjalan menuju takdir kita masing-masing. Hari ini kita susah karena kita telah menyandarkan asbab dunia kita pada dunia,  Artinya kita yakin kalo dengan kerja datangkan uang,  datangkan rezeki, padahal kerja itu asbab dan asbab yg paling baik untuk datangkan rezeki adalah dakwah, tapi lemahnya kita hari ini,  kita tidak yakin kalau dengan jaulah datangkan rezeki, musyawarah datangkan rezeki, keluar nisab 3 hari datangkan rezeki.  Padahal Masyeikh telah beritahu kita dari dulu-dulu kalau kita keluar nisab 3 hari setiap bulan dengan tertib yang benar ( 72 jam ) maka akan menyelesaikan masalah dunia dan akhirat kita. Sayangnya kita tidak yakin tentang perkara tersebut. Selama ini kita buat dakwah tapi tidak yakin dengan dakwah, padahal dakwah itu kerja juga kerja dengan Allah swt dan sesuatu yang mustahil bila kita kerja dengan Sang Pemberi Rezeki malah tidak diberi rezeki.

Tapi untuk mendatangkan hal seperti ini kita harus lagi dan lagi buat korban serta doa malam hari menangis di hadapan Allah, agar Allah swt beri kita hidayah , beri kita keyakinan yang benar, beri kita sifat tawaduh, dan yang terpenting agar Allah swt selalu pandang kita, awasi kita dan selalu jaga kita sehingga Allah akan gunakan waktu kita, pikir kita, risau kita , harta dan diri kita untuk menyebarkan agama-Nya. Dan semoga Allah catat nama-nama kita semua untuk keluar sebelum ijtima juli 2009. Insya Allah kita semua niat amal.

 

Subhanallahi wabihamdika ashadu ala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik’..

wabillahi taufiq wal hidayah wassalamualaik warahmatullah

 

Iklan

14 Responses to Keluar lagi dan lagi

  1. sulthon berkata:

    🙂

  2. abuaura berkata:

    Insya Allah niat seumur hidup, mau latihan dulu 4 bulan biar bisa hidup untuk dakwah, dakwah sampai mati, mati dalam dakwah. Ya Alloh perbaiki iman kami, amal ibadah kami, muamalah dan muasyaroh kami, perbaiki akhlaq kami ya Alloh. Pilih kami untuk agama_Mu, agar setiap detik dan nafas kami senantiasa dalam usaha untuk menyempurnakan perintah2_Mu menurut contoh nabi_Mu SAW.amiin

  3. Agus Taufiq Hidayat berkata:

    do’akan tanggal 13 keluar 40 hari….

  4. XNUXMINT berkata:

    Download Bayan Masyech dan Maulana pada Ijtima Tongi 2009 http://www.banglakitab.com/ijtima.htm

  5. Insya Allah sholeha berkata:

    Alhamdulillah suami saya sedang keluar 3 hari (start 27 feb), doakan semoga tetap istiqomah, dan tdk sabar rasanya untuk ikut Masturah juga.. Mudah2an Allah beri panjang umur untuk kami (saya & suami) agar niat untuk pergi Masturah terlaksana. Amin

  6. abu aura berkata:

    Baca sejarah tentang perang Yarmuk ! iman Para Shahabat tidak terkesan suasana & keadaan. Jumlah jauh lebih kecil dari pasukan Romawi Heraklius. Kuda tunggangan dan unta berumur tua serta bertubuh kurus. Peralatan perang musuh lebih canggih dan lengkap.
    Tapi para Shahabat r.hum hanya terkesan kepada Allah.
    Maka Nushroh Allah ada pada mereka R.hum.

    Sehingga Heraklius dan para pendeta Romawi mengutus mata2 untuk mengintai para shahabat, kenapa tentara Romawi sampai mengalami kekalahan. Mata2 kembali dan melaporkan pada Heraklius dan pendeta2nya bahwa orang2 Islam itu ketika malam hari mereka bangun dan sholat serta menangis kepada Tuhannya. Siang hari mereka buat dakwah (amar ma’ruf nahi munkar), saling jujur diantara mereka, membaca Al-qur’an.
    Para pendeta itu berkata : “Kita menghadapi kaum yang tak mungkin dapat dikalahkan !”.

    Suasana fi SabiliLLah inilah yang sedang ditiru2 oleh sebagian ummat Islam ketika khuruj. Amalan2 para shahabat siang dan malam ditiru2 dalam suasana fi SabiLiLLah. Sebagaimana shahabat Jihad Fi SabiLiLLah demi i’La’i KalimatiLLah.
    Maka Nushroh Allah pada para shahabat r.hum juga akan bersama kita bila kita ambil keputusan untuk buat amalan sebagaimana amalan mereka.
    Amalan mereka jauh dari rumah dan kampung halaman, tidak membawa anak istri dan meninggalkan kebun2 mereka (Attaubah 24) demi meneggakkan kalimat Allah.

    Amalan shahabat untuk datangkan pertolongan Allah dan tersebarnya Islam bukan dengan buat radio dakwah, dauroh, bikin buletin dan ta’lim seminggu sekali.
    Atau dengan dakwah dengan menyebarkan kebencian, menyalah-nyalahkan amalan orang Islam, menggibah dan memburuk-burukkan ualam dan mayoritas kaum muslimin.
    Tidak !
    Tapi para shahabat berkorban dengan harta dan diri, meninggalkan kecintaan pada 8 perkara demi menyempurnakan kecintaan kepada Allah, Rosul-Nya dan berjuang di jalan-Nya.

    Mari belajar setahap demi setahap seperti mereka, kita belum mampu buat seperti mereka yang keluar untuk waktu yang tidak diketahui masanya, bahkan banyak diantara mereka r.hum yang pergi tapi tak pernah kembali, atau kembali tapi sudah kehilangan tangan atau kaki mereka. Masya Allah.

    Belajar awal 4 bulan insya Allah !!!

  7. Dakwah berkata:

    Ya ALLAH…Bantulah jemaah yg sdg begerak di sluruh alam..Berilah kefahaman agama…terimalah Dakwah kami…

  8. Dakwah berkata:

    Azam 4 bulan secepat mungkin,LILLAAHITA’ALA!!!!

  9. Muhammad Abrar berkata:

    Dakwah Tabligh Kerja InTI
    Amalan ini usaha haTI
    Karena itu luruskan haTI

    Gunakan bahasa haTI
    Agar mudah menyentuh haTI
    Dan tidak pecah haTI

    Alloh dan Rosul-Nya wajib ditaaTI
    Tertib dakwah harus diikuTI
    Agar pengorbanan membawa arTI

    Niat istiqamah sampai maTI
    Sebagai bekal dunia dan akhirat nanTI
    Demi Alloh Robbul IzzaTI

    Ulama menasehaTI
    Kalau ingin iman masuk di haTI
    Empat bulan baru didapaTI

  10. HARIST berkata:

    KELUARKAN MASTUROT,, KARENA PENGORBANAN UMAYAH RA.H WANITA MAKA MUDAH ISLAM TERSEBAR DIMANA2, ISTRI NABI NUH TAK MAU IKUT, ISTRI NABI IBRAHIM HANYA MENDORONG TP UMAYAH KORBAN

  11. manusia bodoh berkata:

    Aslm akhi…

    Afwan, ana ijin ambil foto di atas…

    Jazakallahu..

  12. rizma berkata:

    klau mnurutqu sie usaha atas iman itu bisa dilakukan oleh siapa aja tanpa harus ikut jmaah tablik, krna iman itu kan bisa bertambah dan bisa berkurang, iman bisa bertambah dgn melakukan ketaatan dan bisa berkurang karna melakukan maksiat, jadi kita bisa meningkatkan iman dgn melakukan ketaatan, dan menjauhi maksiat agar iman kita tidak berkurang, begitupun untuk mengajak orang shalat bisa dilakukan siapa aja tanpa harus ikut jamah tablik,kita bisa amar ma’ruf nahi munkar tanpa hrus prgi 3hri 40hri dn 4bulan

  13. Mr.Good berkata:

    Assalaamu’laikum akhi…

    Afwan, ana ijin ambil foto di atas…

    Jazakallahu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: