Musyawarah

Februari 6, 2009

 

83986665

 

 

 

Dibawah ini adalah targhib musyawarah Indonesia di Temboro yang di sampaikan oleh Habib Husein tentang  “Tertib Musyawarah dan pentingnya Ijtima 2009 di Serpong BSD“ tidak saya tulis semua karena akan teramat panjang , Insya Allah saya akan bagi menjadi beberapa bagian dan terpisah dalam beberapa postingan ( Usaha maqomi, Usaha pelajar  )

 

Bismillahirohmanirohim..   

Marilah kita bersyukur kepada Allah swt karena Allah telah beri kesempatan kepada kita untuk kerja atas agama, salah satu tanda cinta Allah kepada hamba-Nya apabila hamba tersebut masih digunakan untuk kerja agama, perlu betul-betul kita pahami dalam diri kita bahwa kita duduk di sini untuk musyawarah yang besar yaitu musyawarah atas agama, asas agama ini adalah musyawarah , kalau musyawarahnya betul maka kerja-kerja agamanya akan betul, begitu sebaliknya kalau musyawarahnya tak ikut tertib maka kerja-kerjanya juga tak akan betul.

Tanda-tanda kemajuan kerja agama adalah dengan semakin sesuainya kerja kita dengan arahan-arahan para orang tua kita di markaz. Pada hakekatnya kita ini dihantar keatas muka bumi ini untuk susah payah agar agama yang sempurna wujud didiri kita dan seluruh alam bukan untuk bersenang-senang. Dunia adalah tempat ujian sedangkan akhirat tempat pembalasan. Orang beriman paham atas maksud keberadaan mereka di muka bumi ini.

Sejak kita mengenal usaha dakwah maka kita akan semakin disibukan dengan kerja tersebut, dan semua ini akan selesai ketika kita meninggalkan dunia. Ketika kita pulang 3 hari maka kita di taskil 40 hari, pulang 40 hari di taskil 4 bulan  baik dalam negeri maupun IPB dan tidak itu saja kita bahkan juga di haruskan untuk menghidupkan amalan  di tempat tinggal kita ( buat maqomi dengan benar ).

Agama ini adalah suatu yang penting tapi usaha atas agama jauh lebih penting , agama boleh ada tapi kalau usaha atas agama tidak dibuat maka pelan-pelan agama akan hilang dari muka bumi contohnya saat ini agama Islam masih tetap ada tapi karena kerja atas agama ( dakwah yang sesuai dengan apa yang di contohkan Rasulullah saw ) sudah mulai di tinggalkan maka bisa kita lihat hari demi hari orang yang mengamalkan agama secara sempurna sudah semakin jarang terlihat, begitu juga apabila agama tidak ada tapi usaha agama di buat maka pelan–pelan tapi pasti agama akan tumbuh di muka bumi contohnya ketika rasulullah saw memulai dakwahnya , dia hanya seorang diri tapi karena  Rasulullah terus buat dakwah secara istiqomah maka islam tersebar di permukaan alam.

Maka saudara-saudara sekalian kita duduk dan berkumpul di sini untuk maksud itu, untuk perkara yang besar yaitu bagaimana memikirkan agama Allah swt. Kita datang disini bukan untuk bersenang-senang , kita kumpul disini untuk menyambut takazah-takazah dan kerja-kerja agama, sehingga agama tersebar di seluruh alam.

Para orang tua kita dalam dakwah punya harapan yang besar pada diri-diri kita untuk bagaimana kita lagi dan lagi bergerak untuk sebarkan agama. Kita duduk di sini juga untuk menyiapkan generasi-generasi muda untuk ikut ambil bagian dalam kerja agama, untuk keluar lebih lama dari kita, untuk lebih tertib dari pada kita untuk lebih mengikuti arahan-arahan para orang tua kita.

Akan datang suatu saat nanti seluruh masjid di indonesia akan jadi muallah, akan mengirimkan jamaah-jamaah 4 bulan sempurna ke seluruh alam, entah ketika saat itu kita masih ada atau tidak tapi yang pasti keadaan itu akan datang masanya, oleh karenanya kita duduk disini untuk perkara itu, bukan untuk perkara-perkara yang lain.

Kita duduk di majelis musyawarah betul-betul kita siapkan diri kita untuk musyawarah. Maka tertib-tertib musyawarah kita gunakan, bagaimana dalam musyawarah itu kita dahulukan sikaf mahabah ( kasih sayang )

Ulama bagi tahu ada 4 tahapan yang kalau kita kerjakan maka Allah akan turunkan hidayah ke atas muka bumi:

Baca entri selengkapnya »

Iklan