Musyawarah

 

83986665

 

 

 

Dibawah ini adalah targhib musyawarah Indonesia di Temboro yang di sampaikan oleh Habib Husein tentang  “Tertib Musyawarah dan pentingnya Ijtima 2009 di Serpong BSD“ tidak saya tulis semua karena akan teramat panjang , Insya Allah saya akan bagi menjadi beberapa bagian dan terpisah dalam beberapa postingan ( Usaha maqomi, Usaha pelajar  )

 

Bismillahirohmanirohim..   

Marilah kita bersyukur kepada Allah swt karena Allah telah beri kesempatan kepada kita untuk kerja atas agama, salah satu tanda cinta Allah kepada hamba-Nya apabila hamba tersebut masih digunakan untuk kerja agama, perlu betul-betul kita pahami dalam diri kita bahwa kita duduk di sini untuk musyawarah yang besar yaitu musyawarah atas agama, asas agama ini adalah musyawarah , kalau musyawarahnya betul maka kerja-kerja agamanya akan betul, begitu sebaliknya kalau musyawarahnya tak ikut tertib maka kerja-kerjanya juga tak akan betul.

Tanda-tanda kemajuan kerja agama adalah dengan semakin sesuainya kerja kita dengan arahan-arahan para orang tua kita di markaz. Pada hakekatnya kita ini dihantar keatas muka bumi ini untuk susah payah agar agama yang sempurna wujud didiri kita dan seluruh alam bukan untuk bersenang-senang. Dunia adalah tempat ujian sedangkan akhirat tempat pembalasan. Orang beriman paham atas maksud keberadaan mereka di muka bumi ini.

Sejak kita mengenal usaha dakwah maka kita akan semakin disibukan dengan kerja tersebut, dan semua ini akan selesai ketika kita meninggalkan dunia. Ketika kita pulang 3 hari maka kita di taskil 40 hari, pulang 40 hari di taskil 4 bulan  baik dalam negeri maupun IPB dan tidak itu saja kita bahkan juga di haruskan untuk menghidupkan amalan  di tempat tinggal kita ( buat maqomi dengan benar ).

Agama ini adalah suatu yang penting tapi usaha atas agama jauh lebih penting , agama boleh ada tapi kalau usaha atas agama tidak dibuat maka pelan-pelan agama akan hilang dari muka bumi contohnya saat ini agama Islam masih tetap ada tapi karena kerja atas agama ( dakwah yang sesuai dengan apa yang di contohkan Rasulullah saw ) sudah mulai di tinggalkan maka bisa kita lihat hari demi hari orang yang mengamalkan agama secara sempurna sudah semakin jarang terlihat, begitu juga apabila agama tidak ada tapi usaha agama di buat maka pelan–pelan tapi pasti agama akan tumbuh di muka bumi contohnya ketika rasulullah saw memulai dakwahnya , dia hanya seorang diri tapi karena  Rasulullah terus buat dakwah secara istiqomah maka islam tersebar di permukaan alam.

Maka saudara-saudara sekalian kita duduk dan berkumpul di sini untuk maksud itu, untuk perkara yang besar yaitu bagaimana memikirkan agama Allah swt. Kita datang disini bukan untuk bersenang-senang , kita kumpul disini untuk menyambut takazah-takazah dan kerja-kerja agama, sehingga agama tersebar di seluruh alam.

Para orang tua kita dalam dakwah punya harapan yang besar pada diri-diri kita untuk bagaimana kita lagi dan lagi bergerak untuk sebarkan agama. Kita duduk di sini juga untuk menyiapkan generasi-generasi muda untuk ikut ambil bagian dalam kerja agama, untuk keluar lebih lama dari kita, untuk lebih tertib dari pada kita untuk lebih mengikuti arahan-arahan para orang tua kita.

Akan datang suatu saat nanti seluruh masjid di indonesia akan jadi muallah, akan mengirimkan jamaah-jamaah 4 bulan sempurna ke seluruh alam, entah ketika saat itu kita masih ada atau tidak tapi yang pasti keadaan itu akan datang masanya, oleh karenanya kita duduk disini untuk perkara itu, bukan untuk perkara-perkara yang lain.

Kita duduk di majelis musyawarah betul-betul kita siapkan diri kita untuk musyawarah. Maka tertib-tertib musyawarah kita gunakan, bagaimana dalam musyawarah itu kita dahulukan sikaf mahabah ( kasih sayang )

Ulama bagi tahu ada 4 tahapan yang kalau kita kerjakan maka Allah akan turunkan hidayah ke atas muka bumi:

1. Mahabah / Kasih sayang,  apapun keadaannya kasih sayang harus tetap didahulukan, pandang kebaikan saudara kita jangan pandang keburukannya kalau sudah terlanjut terpandang maka kita lupakan dan maafkan.

2. dakwah

3.mujahadah

4. doa

Hidayah akan turun selama umat ini ada dalam kesatuan hati maka kesatuan hati harus kita dahulukan  karena ini pokok , usul diatas usul. Allah swt berikan mata kanan untuk memandang kebaikan orang lain dan mata kiri untuk melihat kekurangan diri, maka kalau hal tersebut terbalik (  mata kanan untuk memandang kebaikan kita dan mata kiri untuk melihat kekurangan orang lain ) maka akan terjadi kekacauan.

Perbedaan pendapat didalam musyawarah adalah hal biasa dan harus , misal ada yang usul A atau B dll itu bukan perkara yang tak mungkin , itu berarti kita ada pikir , kalau semuanya tidak ada usul asal ikut saja maka itu bukan musyawarah namanya melainkan menggalang pendapat namanya. Setiap kita harus keluarkan usul dalam musyawarah agar musyawarah ini hidup dan yang penting dari semua itu adalah ketaatan terhadap hasil msuyawarah, kalau musyawarah sudah di putus maka kita semua taat, jangan ada lagi “musyawarah-musyawarah kecil” , apa bila terjadi musyawarah lain setelah ada hasil musyawarah  maka itu pasti dari setan karena kekuatan musyawarah adalah taat terhadap hasil musyawarah.

Didepan kita ada kerja besar, Masih banyak tempat yang belum didatangi jamaah, makanya kita semua harus bersyukur didudukan Allah di shaf pertama dalam usaha dakwah , mungkin 50 tahun lagi , 100 tahun lagi atau 1.000 tahun lagi di Indonesia agama akan hidup dengan sempurna, seluruh orang akan ikut ambil bagian dalam usaha agama, maka seluruh pahala yang tercipta akan mengalir ke diri-diri kita yang memulai usaha dakwah ini sejal awal. Inilah keutamaan-keutamaan seorang dai. Oleh karenanya kita hari ini habis-habisan harta dan diri untuk agama Allah agar kelak kita mendapatkan pahala-pahala kiriman dari orang-orang yang ambil bagian setelahnya.. Maka jangan takut-takut korban untuk agama yang penting seluruh korban kita dudukan di dalam musyawarah.

Target keberhasikan kerja dakwah di Indonesia adalah mengirimkan 13.230 jamaah untuk 2009 mulai dari oktober ’08 ( isjtima Rewin ) sampai desember ’09 dan untuk mencapai semua ini perlu kerja keras,  tetapi jangan lupa target kita bukan hanya itu, target janga panjang kita :

1. Bagaimana seluruh masjid di Indonesia hidup 5 amalan masjid sempurna  ( Taklim masjid, 2,5 jam , jaulah 1 dan 2 , mengeluarkan rombongan 3 hari setiap bulannya )

2. Orang islam balig di Indonesia keluar di jalan Allah swt,

3. Seluruh rumah-rumah di Indonesia hidup taklim rumah sempurna.

Inilah yang menjadi tolak ukur keberhasilan kerja dakwah di indonesia, itu berarti tidak ada lagi santai-santai dalam hidup kita. Setiap pekerja dakwah harus merasa bahwa dirinya bukan siapa-siapa , bukan apa-apa dan tidak bisa apa-apa, berusaha untuk selalu menafikan diri kita dan bergantung mutlak hanya kepada Allah swt, Kalau perasaan itu selalu hadir maka Allah akan kuatkan kita dalam kerja dakwah.

 

Subhanallahi wabihamdika ashaduala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik’

Wabilahi taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakathan lil alamin…

Iklan

2 Responses to Musyawarah

  1. sulthon berkata:

    🙂

  2. amrullah bin m.ischak berkata:

    bismillahi nahmaduhu wanusholi ala rosulihil karim.pernah jamaah dari palestina datang ke indonesia,ketika ditanyakan,kenapa antum g gabung sama mujahidin utk hancurkan kepala orang2 yahudi,itu jg usaha yg mulai??maka jamaah dari palestina menjawab,memang mulia utk hancurkan kepala orang yahudi didepan Alloh,tetapi lebih mulia lagi klo saya bisa tundukkan kepala org yahudi utk taat kepada Alloh SWT!!MasyaAlloh…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: