Mudzakarah Masyech

8731_1141841707884_1282708443_30359966_8292001_s

Assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh

Nahmaduhu wa nushalli ‘ala rasulihil kariim. ‘amma ba’du…

Dalam setiap kegiatan apapun tidak terlepas dengan namanya sebuah peraturan atau tertib-terib yang berlaku. Kalau dalam dunia kerja kita mengenal dengan sebutan SOP ( STANDARD OPERATING PROCEDURE ) dimana hal tersebut berfungsi Memperlancar tugas petugas/pegawai atau tim/unit kerja., Sebagai dasar hukum bila terjadi penyimpangan., Mengetahui dengan jelas hambatan-hambatannya dan mudah dilacak., Mengarahkan petugas/pegawai untuk sama-sama disiplin dalam bekerja., Sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan rutin. Begitupun dalam usaha dakwah, kita juga mengenal yang namanya “Tertib-Terib”. Dan biasanya tertib-tertib tersebut berdasarkan musyawarah para ahli suro dengan para Masyech di Nizamudin, tertib-tertib yang berlaku dalam dakwah kurang lebih berfungsi sama sebagaimana SOP ( STANDARD OPERATING PROCEDURE ) pada perusahaan. Hanya bedanya kalau SOP di evaluasi sewaktu-waktu saja apabila diinginkan tetapi kalau tertib-tertib dakwah di evaluasi setiap hari.


Permasalah-permasalahan yang terjadi dibahas dan dievaluasi ketika kita musyawarah dimuallah masing-masing, dan apabila terjadi permasalahan yang tidak terpecahkan di tingkat muallah maka persoalan tersebut bisa di bawa pada musyawarah mingguan di halaqoh dan apabila masih tidak bisa terpecahkan maka persoalan tersebut dibawa pada musyawarah markaz baik setiap hari ataupun setiap malam selasa bada magrib dan kalau tidak terpecahkan juga maka akan di selesaikan pada musyawarah 2 tahunan Nizamudin.


Para ahli suro seringkali mengigatkan kita untuk berkerja sesuai arahan dan tertib-tertib yang berlaku karena apabila kita berkerja tidak dengan arahan atau tertib yang berlaku maka bukan hidayah yang akan Allah swt turunkan melainkan Azab yang akan turun, maka dari itu lagi dan lagi pentinganya setiap individu dakwah harus mengetahui apa saja yang telah menjadi ketentuan dan tertib yang belaku dalam usaha dakwah ini, dan untuk hal tersebut tadi malam ( 09 november 2009 ) ketika musyawarah mingguan markaz dibahas tentang akan diadakannya mudzakarah mengenai tertib-tertib terbaru sesuai dengan arahan para masyech kita yang disampaikan ketika Ijtima Juli lalu. Mudzakarah ini sendiri berfungsi untuk penyeragaman kerja dakwah di Indonesia, sehingga setiap pekerja dakwah dimana pun di Indonesia bekerja pada tertib yang sama yang sudah di gariskan.


Mudazakarah itu sendiri akan di lakukan setiap hari Senin dan Jum’at setiap minggunya pukul 16.00 wib di masjid Jami Kebun Jeruk Jl. Hayam Wuruk No. 83 Taman Sari, Jakarta Barat (Jakarta 11160), dan dimulai pada Jum’at ini. Oleh karena pentingnya mudzakarah tersebut maka seluruh karkun di harapakan hadir terutama bagi para penanggung jawab di halaqoh sehingga paham tentang apa saja point-point yang harus di sampaikan ketika memberikan bayan hidayah, wabsi ,masturah dan sebagainya di halaqohnya masing-masing.


Dan Jakarta mendapatkan keistimewaan tersendiri karena mudzakarah ini baru di lakukan di markaz Jakarta, dengan pertimbangan Jakarta menjadi acuhan bagi daerah-daerah yang lainnya. Diharapkan dengan adanya mudzakarah tersebut para pekerja dakwah khususnya di Jakarta dapat menerapkannya ketika membuat usaha dakwah di muallah masing-masing, sehingga setiap jamaah gerak dari daerah-daerah yang bergerak di Jakarta dapat melihat secara langsung praktek kerja dan ikut juga menerapkanya sekembalinya ke daerahnya masing-masing.


Mari para pekerja dakwah yang ada di Jakarta jangan lewatkan kesempatan ini, kita luangkan waktu kita sedapat mungkin setiap Senin dan Jum’at jam 16.00 wib untuk duduk sama-sama di markaz guna mendengarkan arahan kerja yang telah di gariskan oleh para Masyech. Semoga asbab pengorbanan kita yang sedikit ini Allah swt turunkan hidayahnya untuk diri kita ,keluarga kita dan seluruh alam, dan semoga Allah kekalkan kita dalam usaha dakwah ini, dakwah maksud hidup, hidup untuk dakwah, dakwah sampai mati dan mati dalam dakwah , amien.. amien…amein..

Subhanallahi wabihamdika ashaduala ilaha ila anta astagfiruka waatubuhu ilaik’. Wabilahi taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu…

Iklan

6 Responses to Mudzakarah Masyech

  1. atikah berkata:

    Assalamualaikum wr.wb

    Insya Allah Pak tolong disharing tertib terbarunya utk kita-kita yang didaerah.

    Wassalam

  2. Tsalis berkata:

    Ass, bagus sekali klo hasil mudzakaroh senantiasa disampaikan disini..Boleh juga dikirim ke email ana.. Smg allah terima.Amin

  3. rusli latiako berkata:

    INSYA allah tertib yang terbaru akan sampai k daerah kami..

  4. Muhammad Rifqi berkata:

    Assalamualaikum wr.wb

    Insya Allah Pak tolong disharing tertib terbarunya utk kita yang ada di Bengkulu, disini perlu do’a.

    Wassalam

  5. Rangga berkata:

    Terimakasih
    pak!
    Atas infonya

    “gak mungkin, dan gak boleh pisahkan gula dengan manisnya”

    “lebih gak mungkin, pisahkan agama dengan pengorbanan”
    bersedia korban

    insyaallah…

  6. Sholehudin Ahbab berkata:

    Semoga tertib-tertib yang dikehendaki para masyeikh bisa kita jalankan..

    Namanya latihan kalau tidak tertib ya tidak akan maksimal.

    Dakwah dengan sarana apa saja yang diperbolehkan sesuai kemampuan, yang penting dakwah dengan cara asli (mendatangi face-to-face) tidak kita tinggalkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: