Keadaan Pekerja Dakwah

Assalamu “Alaikum Warahmatullah Wabarakatuh ….

Ketika kita ikut ambil bagian dalam usaha dakwah maka Allah swt akan datangkan 2 keadaan: 1. Keadaan yang berlawanan dengan nafsu kita ( ditentang, dicaci dsb ), 2. Keadaan yang sesuai dengan nafsu kita ( datangnya keduniaan, Harta, Tahta dan wanita). Apabila seorang pekerja dakwah berhasil melewati 2 keadaan tersebut maka ia akan kekal dalam dakwah dan kelak Allah swt akan bangkitkan bersama Rasulullah dan para sahabat-nya.

Usaha dakwah erat kaitanya dengan orang-orang miskin bahkan yang pertama-tama kali akan ambil bagian dari usaha dakwah ini adalah dari golongan orang-orang miskin, apabila masa itu datang dan orang-orang awal dalam dakwah tidak sedikitpun mengambil manfaat dari orang-orang miskin (tenaganya) untuk kepentingan pribadi mereka maka Allah swt akan turunkan hidayahnya lebih banyak lagi dan Allah swt akan kekalkan orang-orang lama dalam usaha dakwah.

Begitupun ketika orang-orang kaya sudah ikut ambil bagian dalam usaha dakwah dan orang-orang miskin dalam usaha dakwah ini tindak memanfaatkan keberadaan orang kaya (hartanya) tersebut untuk kepentingan pribadi mereka maka orang kaya akan Allah swt beri kepahaman kemana mereka harus membelanjakan harta mereka menurut apa yang Allah swt suka bukan menurut nafsu mereka.

Orang tua kita katakan akan datang suatu masa dimana di setiap lapisan masyarakat akan ikut ambil bagian dalam usaha dakwah , kalau saja pada masa itu keyakinan para pekerja dakwah bergeser sedikit saja bahwa masalah-masalah dalam dakwah akan selesai dengan keberadaan orang-orang tersebut maka sesungguhnya itu kemunduran dalam dakwah. Karena inti dari kerja dakwah ini bagaimana memalingkan semua keyakinan terhadap benda dan keduniaan menjadi keyakinan HANYA kepada Allah swt.

Hari ini Alhamdulillah semua lapisan pemerintahan sudah ikut ambil bagian dalam usaha dakwah, tapi anehnya mengapa masih saja ada beberapa Negara yang sulit sekali untuk mengurus visa, ini tidak lain karena ketawajuhan para pekerja dakwah bukan lagi kepada Allah swt melainkan kepada orang-orang yang berada dipemerintahan tersebut, dulu ketika jamannya para pekerja dakwah diusir dari masjid-masjid maka amir jamaah perintahkan seluruh jamaah hanya tawajuh kepada Allah swt buat amalan menangis dan doa, sekarang ketika masalah yang sama terjadi amir jamaah tidak lagi perintahan lakukan sebagaimana orang-orang lama lakukan , melainkan angkat telpon untuk menghubungi orang-orang yang mempunyai kedudukan, ketahuilah sesungguhnya ini adalah kemunduran dalam usaha dakwah. Untuk perkara ini maka kita banyak-banyak beristighfar dan berusaha untuk berjalan pada tertib kerja yang sudah digariskan oleh para orang tua kita.

..Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma wabihamdika AsyaduAllahilaha illa Anta Astagfiruka wa’atubu Ilaik Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..


Tulisan disari dari Bayan Subuh Markaz oleh Ustdz Ali.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: