Melupakan Kodrat

Assalamu “Alaikum Warahmatullah Wabarakatuh ….

Seperti minggu-minggu sebelumnya setiap malam selasa saya sempatkan untuk duduk dalam Musyawarah mingguan di masjid Jami kebun jeruk. Mudzakarah jamaah masturah yang ingin keluar kali ini di sampaikan oleh Pak Kyai Muhlisun, karena sangat jarang Pak Kyai berada di Masjid Jami Kebun Jeruk apalagi memberikan mudzakarah masturah, terang saja selepas musyawarah mingguan DKI saya tidak langsung pulang melainkan duduk mendengarkan mudzakarah yang di sampaikan oleh Pak Kyai walau saat itu saya tidak berkeinginan untuk keluar masturah.

Ada kata-kata yang menarik yang disampaikan Pak Kyai , yang kurang lebihnya  beliau mengatakan : “Sangat bodoh wanita yang lebih memilih meninggalkan keluarganya untuk mencari nafkah di negeri orang dengan mengasuh anak dan rumah tangga orang lain sedangkan anak dan suami-nya sendiri tidak beliau urus”.

Fenomena wanita yang lebih memilih bekerja di luar negeri ketimbang mengurus anak dan suami mereka tidak sedikit jumlahnya , bahkan mereka merupakan penghasil devisa terbesar dinegeri ini, sungguh suatu ironi, ketika laki-laki tidak lagi berfungsi sebagai kepala rumah tangga yang bertugas mencari nafkah untuk keluarganya, sehingga membiarkan wanita keluar dari kodratnya dan lebih memilih mengurus rumah tangga orang lain ketimbang mengurus keluarganya sendiri. Maka tidak heran terjadi kekacauan disana-sini, dimana tidak sedikit para TKW yang di siksa majikannya di luar sana dan tidak sedikit pula suami yang ditinggal istrinya berkeja diluar negeri berselingkuh bahkan kawin lagi dengan menggunakan uang kiriminan sang istri mereka yang bekerja di luar sana , tentu saja hal ini tanpa sepengetahuan sang istri.

Dan yang tidak kalah banyak terjadi sekarang ini, dimana sang pria dan wanita bekerja diluar rumah dan anak mereka di urus oleh pembantu, demi rupiah yang tidak seberapa jumlahnya , mereka mengabaikan naluri mereka sebagai orang tua, banyak momen-momen penting yang mereka lewatkan bersama anak-anak mereka karena lebih memiliki kerja di luar, sehingga anak lebih akrab dan dekat dengan pembantu dirumah , padahal tidak ada satu pun pembantu yang berpikiran mencerdaskan anak majikannya, rata-rata yang ada di otak para pembantu rumah tangga adalah bagaimana anak majikan mereka tidak rewel bukan bagaimana berusaha agar anak majikannya menjadi cerdas dan pintar.

Berapa banyak dampak kerusakan yang terjadi ketika seorang wanita lebih sayang terhadap anak orang ketimbang anak sendiri dan lebih mementingkan untuk mengurus dan memberi pelayanan maksimal kepada para pelangannya ( berkerja di restoran dsb ) ketimbang memberikan pelayanan yang maksimal kepada anak dan suaminya.

Oleh karena pentinganya perantan wanita dalam rumah tangga dan dunia secara keseluruhan, maka pentingnya di bentuk dan diberangkatkan jamaah-jamaah masturah, agar suami maupun istri paham betul apa fungsi dan tugas mereka seperti yang diinginkan Allah swt dan Rasul-Nya. Dengan di bentuk dan di keluarkan-nya wanita untuk belajar agama dan mendakwahkan agama dengan batasan-batasan yang telah di gariskan oleh syariat pastinya akan terjadi perubahan-perubahan pada diri wanita tersebut yang berdampak akan membaik diri dan keluarga mereka.

Doakan saya semoga bulan ini bisa kembali keluar masturah lagi bersama sang istri dan calon bayi di kandungannya.

..Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma wabihamdika AsyaduAllahilaha illa Anta Astagfiruka wa’atubu Ilaik Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

 

Iklan

2 Responses to Melupakan Kodrat

  1. iimboim berkata:

    ijin copy ya pak…,buat kluarga di rumah
    jazakallah.

  2. Khoirul Anam berkata:

    Sebaik-baik perempuan adalah yang bertakwa pada Allah dan Rasulnya, taat pada suaminya dan berbakti pada orang tuanya
    (https://harapandiri.wordpress.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: