Ketika Allah swt Menyeka Air Mata Kita

Assalamu “Alaikum Warahmatullah Wabarakatuh ….

       Dalam hidup terkadang masalah tidak datang satu persatu seperti  jerawat diwajah, seringkali dia datang seperti  hujan yang  deras , tapi lepas dari besar atau kecilnya masalah yang datang, hidup tetap harus dijalani karena hidup bukan episode dari Drama Queen , dimana kita terlalu melebih-lebihkan emosi dengan cara yang dramatis.

       Ada beberapa hal yang saya suka dari Ibu saya ketika beliau  menghadapi masalah dalam hidupnya, beliau selalu melakukan sebuah ritual yang sampai saat ini masih beliau lakukan, biasanya dirinya mengambil air wudhu dan langsung membaca surat Yasin atau kalau tidak beliau mengambil biji tasbih dan mulai konsentrasi berdzikir mencoba mencari sebuah kekuatan ketika sampai pada titik nadir dalam hidupnya. Saya selalu ingat kata-kata beliau sebagai penguat dikala cobaan datang menghampiri , “Allah maha tahu, jangan pernah protes sama Allah bisa kualat”, sederhana tapi cukup ampuh bagi saya terutama satu tahun belakangan ini, ketika Allah swt memposisikan emosi saya layaknya Rollercoaster naik turun tidak menentu.

     Tahun  2011 adalah waktu dimana Allah swt benar-benar menguji keyakinan saya dengan mendatangkan masalah secara bersamaan, mulai dari operasi batu ginjal ibu yang gagal akibat pendarahan dan terpaksa harus menjalani 3 kali operasi, anak yang di vonis tidak bisa bertahan hidup akibat air ketuban yang hampir habis, ditambah dengan 3 lilitan dan jantung yang tidak normal tapi nyatanya sampai detik ini berkat kuasa Allah swt anak saya baik-baik saja,  Kakak yang masuk rumah sakit akibat kelelahan menjaga ibu, Adik yang sampai saat ini masih harus rawat jalan akibat diindikasi menderita TBC Usus, Ayah yang tertipu puluhan juta oleh orang yang menjual tanah dan ternyata tanah sengeta, Nenek istri yang koma selama hampir 2 minggu dan akhirnya harus meninggal dunia dan sekarang diawal 2012 saya dihadapkan oleh 3 peristiwa yang lagi-lagi datang secara bersamaan, Pertama, hari ini tanggal 16 Januari 2012 suami dari Sha adik wanita saya masuk ruang ICU akibat komplikasi paru dan jantung dan entah apalagi karena saya belum mendapatkan kabar pastinya, lalu anak saya sudah hampir 4 hari terkena campak, dan besok 17 januari 2012 mertua saya harus menjalani operasi pengangkatan payudara akibat tumor. lengkap rasanya masalah yang saya hadapi , tapi sekali lagi seperti yang ibu saya selalu katakan bahwa  Allah swt maha tahu dan jangan pernah protes sama Allah bisa kualat dan rasanya hal tersebut yang saat ini akan saya lakukan untuk selalu bersangka baik kepada Allah swt.

     Kalau sekarang saya ditanya bagaimana perasaan saya maka saya akan menjawab sama sebagaimana  yang pernah dikatakan Ayu Dewi, “rasanya seperti kalau mau dicabut gigi, setelah disuntik maka tidak ada rasa sakit sama sekali” , seperti itu rasa yang saya rasakan kali ini, saya ingat seorang teman pernah menulis dalam status Facebooknya bahwa orang yang beriman itu memiliki ketangguhan jiwa, meskipun mendapat ujian dari Allah, justru ujian itu dapat mengantarkannya ke puncak kebaikan., apa pun yang diterima dari Allah tidak mengurangi kadar keimanannya , ibarat sebongkah tanah liat atau lempung ditangan pengrajin yang siap dibentuk apapun sekehendak hati siempunya begitupun dengan saya karena pada hakekatnya DIA lah ALLAH swt yg menciptakan seluruh suasana dan keadaan sebagai ujian bagi manusia, keadaan boleh saja sama namun rasa akan berbeda, Kemiskinan akan terasa nikmat bagi orang beriman dan akan terasa menyiksa bagi yang tidak beriman, Kekayaan akan terasa nikmat bagi orang-orang yang beriman dan menyusahkan bagi yang tidak beriman. Semoga kali Allah swt memberikan ketegaran, kesabaran dan ketabahan yang lebih kepada saya amien…amien…amien…

.Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma wabihamdika AsyaduAllahilaha illa Anta Astagfiruka wa’atubu Ilaik Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Iklan

4 Responses to Ketika Allah swt Menyeka Air Mata Kita

  1. abu hizqiyyal berkata:

    Asbab ujian maka kita bisa naik kelas dan lulus..
    Kata2 ini selalu saya sampaikan pd mhs yg sedang sidang skripsi.. Rasa penat, gelisah, risau, takut selama menghadapi ujian tadi telah diganti dengan kegembiraan krn lulus ujian. Wisuda dan mungkin promosi di kantor. Ini tamsil kecil akhi betapa Allah menguji krn Allah ingin hambaNya naik kelas…

  2. manusia bodoh berkata:

    Innallaha ma’a shobirin ya akhi…

  3. tulus berkata:

    Nasehat Ibu saya ” Jaga Sholat”…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: