Mendemontrasikan Agama Ditengah Umat

Assalamu “Alaikum Warahmatullah Wabarakatuh ….

       Ketika anda hanya mengabiskan waktu dan pikir anda diam didepan monitor , mengetikan kata demi kata untuk mengkritik dan mencari cela kekurangan dari saudara muslim maka saya yakinkan apa yang anda lakukan tidak akan pernah menjadikan diri anda sendiri maupun orang yang anda kritik menjadi lebih baik, lain halnya ketika anda bergerak mendatangi saudara muslim  di dunia nyata semata-mata karena Allah dengan niat agar anda dan orang tersebut menjadi baik dalam pandangan Allah swt maka pasti dan pasti Allah swt  akan turunkan hidayahnya untuk anda  dan orang yang anda datangi.

       Ketika anda bersilaturahmi ke rumah saudara muslim baik dilingkungan tempat anda tinggal ataupun dimana-mana tempat diseluruh alam maka tanpa disadari anda sedang mendemontrasikan agama ditengah-tengah umat, Fikir yang anda gunakan untuk memikirkan keadaan agama didiri saudara muslim sudah bernilai pahala yang besar disisi Allah swt, niat anda untuk bersilaturahmi menjumpai saudara-sudara muslim juga bukan perkara yang sepele dalam pandangan Allah swt, langkah yang anda gerakan untuk mengunjungi rumah saudara muslim dalam rangka silaturahmi pastinya adalah langka-langkah yang Allah swt sangat sukai, terlebih salam yang anda ucapkan ketika berdiri didepan rumah saudara muslim memiliki pahala yang besar karena sesungguhnya salam merupakan do’a seorang Muslim terhadap saudara Muslim yang lain. Ketika anda mengucapkan Assalaamu’alaikum’ maka anda mendapat sepuluh pahala, ‘Assalaamu’alaikum wa Rahmatullaah.’,‘Dua puluh pahala’. ‘Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa baraakaatuh’, maka anda mendapatkan ‘Tiga puluh pahala’ sekarang tinggal anda pilih mau yang 10, 20, 30. Ditambah lagi ada senyum tulus yang mengembang dibibir anda ketika berjumpa dengan saudara muslim yang pastinya dapat merekatkan hati-hati yang sebelumnya retak, bahkan Rasulullah Saw bersabda, “Senyum kepada saudara muslim itu sedekah.” Anda bisa bayangkan berapa banyak yang anda dapat hanya dengan senyum yang tidak memakan biaya???, Setelah itu anda  berjabat tangan dengan saudara muslim yang anda datangi sehingga menjadi pintu-pintu pahala dan penghapus dosa bagi anda dan orang tersebut. Rasulullah saw. bersabda: “Tiada dari dua orang muslim bertemu kemudian berjabat tangan, kecuali Allah Swt. Akan mengampuni dosa-dosa keduanya sebelum keduanya berpisah”. (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibn Majah).  Setelah itu dilanjutkan dengan pembicaraan tentang agama, maka pasti dan pasti dalam pandangan Allah swt hal tersebut jauh lebih baik dari pada pembicaraan-pembicaraan yang ada di dunia ini. Rasulullah saw. bersabda: “perkataan yang baik adalah sedekah”. (HR. Bukhari dan Muslim) Coba bayangkan berapa banyak pahala yang anda dapat hanya dengan mengunjungi  1 rumah saudara anda yang muslim untuk bersilaturahmi,  bayangkan kalau 2, 3, 4 rumah yang anda datangi setiap harinya berapa banyak pahala kebaikan yang akan Allah swt berikan , bagaimana kalau sebulan,??? Setahun???, pastinya hanya Allah swt saja yang bisa menghitung berapa banyak pahala tersebut

       Coba bandingan apabila anda menolak hal tersebut dan lebih tertarik dengan mencari aib saudara muslim lantas tanpa keadilan menghukum saudara muslim dengan sebutan ahli bidah, penyembah kubur, bahkan tidak segan mengkafirkan, anda bisa bayangkan kerusakan yang terjadi ditengah-tengah umat bahkan tidak menutup kemungkinan kerusakan tersebut menimpa anda juga. Apalagi kalau anda melakukan hal tersebut dengan menggunakan fasiltas kantor ditengah-tengah jam kerja yang pastinya anda sendiri tahu hal tersebut  seharusnya tidak boleh dilakukan apalagi anda sebagai seoarang pekerja muslim karena sama halnya anda mengambil sesuatu yang bukan milik/hak anda ( korupsi waktu/jam kerja ), pastinya Allah swt tidak akan menyukai hal tersebut.

       Jadi mulai detik ini tidak ada salahnya kita mulai bermuhasabah dan bertafakur dengan apa yang selama ini kita lakukan karena seperti yang Kh Abdullah Gymnastiar atau A’a Gym bilang “Orang kalau tidak pernah melakukan tafakur cenderung melakukan pembenaran, cenderung tidak peka dan cenderung munafik“, maka saya mengajak diri saya dan kita semua sebelum ditutupnya pintu tobat  untuk sekuat tenaga setiap harinya bersilaturahmi dengan saudara muslim baik yang berada dilingkungan kita maupun dimana-mana tempat  demi menjadikan Islam sebagai rahmatan lil’alamin.

..Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma wabihamdika AsyaduAllahilaha illa Anta Astagfiruka wa’atubu Ilaik Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: