Life Must Go On Sha

   

   Assalamu “Alaikum Warahmatullah Wabarakatuh ….

        Siapapun orangnya yang namanya kematian akan selalu menyisakan guncangan mental bagi orang yang ditinggalkan karena pada dasarnya ketika individu kehilangan seseorang yang dicintainya maka individu tersebut biasanya merasakan sakit yang begitu dalam, rasa frustasi dan kehilangan yang mungkin baru akan hilang setelah melalui waktu yang cukup lama lepas apakah dia seorang pria atau wanita. Bahkan seorang Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang lebih dikenal dengan sebutan B.J. Habibie yang tidak lain seorang pria dengan jabatan mantan Presiden RI ke-3 yang memiliki julukan si genius saja memerlukan waktu lama untuk akhirnya menyadari bahwa sang istri telah benar-benar meninggalkan dirinya ( meninggal dunia ), bahkan menurut Adrie Subono yang tidak lain adalah keponakannya meski hampir dua tahun ditinggal sang belahan hati, rasa kehilangan belum juga sirna dari hati presiden RI tersebut “ Sampai sekarang saya masih sering melihat Om menangis sendirian mungkin terkenang ibu ( Ainun ).”

       Apalagi hanya seorang Sha yang notabene hanyalah seorang Ibu rumah tangga dengan 2 orang anak wanita 6.5 tahun dan 4.5 tahun ditambah dirinya sedang menggandung anak ke-3 ( 7 bulan ) pastinya sangat wajar apalagi sedikit terpukul dengan meninggalnya sang suami yang mendadak 3 minggu lalu.

Gw masih suka berharap ini cuma mimpi, dan ketika gw bangun semuanya masih sama kaya dulu lagi”

Kalau malam pas orang-orang sudah pada tidur gw masih suka berasa dia ada”

Dia masih suka datang dalam mimpi-mimpi gw”

Mungkin ada benarnya ketika sebagian orang berkata pasangan hidup kita adalah belahan jiwa , nafas dan kekuatan kita sebagaimana yang diungkapkan BJ Habibie dalam sebuah kesempatan saat peluncuran buku Habibie dan Ainun. “Kebersamaan bersama ibu ( Ainun, Red ) terasa terlalu singkat bagi saya. Almarhumah adalah gula yang membuat hidup saya manis,” dan rasa yang sama juga dirasakan Sha

“Sekuat apapun , tetap saja gw hanya seorang wanita yang berasal dari tulang yang bengkok sehingga memerlukan suami untuk meluruskan”

Kehilangan orang yang dicintai secara mendadak acapkali membuat cita-cita, harapan dan imajinasi kita terberai.

“Gw gak pernah memimpikan dan meminta yang macam-macam ketika menikah, gw cuma ingin membuat keluarga yang sakinah yang bisa mencetak keturunan alim, hafiz, dai dan sholeh. Gw gak tahu kenapa Allah ambil dia sehingga gw gak yakin apa bisa merealisasikan cita-cita gw ma dia karena gw sekarang sendiri membesarkan anak-anak”

       Tapi apa mau dikata takdir tidak bisa kita hindari, Allah adalah pemiliki mutlak makhluk di bumi, dia berhak mengambil siapa yang lebih dicintai, mungkin satu hal yang harus kita pahami bahwa takdir Allah selalu baik. Selalu ada hikmah yang menyertai setiap ujian dalam kehidupan. Walau hidup Sha saat ini tidak seindah lagu pada musik okestra dimana nada, ritme dan syairnya sudah dibuat sedemikian rupa sehingga selalu harmonis tapi hidup tetap harus berjalan bukan! Life must go on.

       Diluar hal-hal yang berkaitan dengan perasaan ada hal yang lebih penting yakni mempersiapkan bagaimana anak-anak tetap bisa melanjutkan hidup, karena jika terus menerus berkutat pada hal-hal yang mengharu biru maka dapat dipastikan kita tidak dapat berpikir rasional dan proporsional. Sabar dan ikhlas dalam menjalani kehidupan mungkin menjadi salah satu kuncinya mengingat bahwa Allah lah yang memberi ujian, maka Allah pula yang akan menyelesaikan ujian tersebut sesuai dengan ikhtiar kita dalam menjaga dan memelihara keimanan.

       Judith Lewis Herman dalam Trauma and Recovery menulis, bahwa dalam kedukaan yang pekat ada satu situasi kritis di mana seseorang seperti berada di tepi jurang. Ada tiga pilihan di situ: diam, mundur, atau melompatinya. Dan yang harus Sha lakukan adalah melompat dengan kesadaran yang kuat bahwa hidup harus dilanjutkan dan Sha harus lebih berjuang untuk menjaga kedua buah hati dan calon bayi yang ada di perut juga menjaga kehormatannya karena statusnya sekarang yang berbeda. Walau saya tahu untuk mencapai hal tersebut Sha harus melakukan pergulatan yang teramat panjang dan pastinya memerlukan dukungan dari orang-orang sekitar terutama saya selaku kakak laki-lakinya.

       Tidak ada penderitaan dalam hidup ini kecuali orang yang membuat dirinya menderita dan menganggap rumit kehidupan, bahkan terus larut dalam kesedihan justru akan menambah penderitaan sebab itu memberi peluang setan untuk datang dengan bisikan-bisikannya, dan merupakan salah satu kebahagiaan seseorang adalah ke-ridha-annya menerima keputusan Allah’ swt.

     Life must go on Sha hadapilah hidup ini dengan realistis dan penuh keberanian. jangan putus asa, ada Allah yang selalu bersama kita. Kita tidak pernah tahu kapan kematian akan menjemput kita, tapi kita tahu persis seberapa banyak bekal yang kita miliki untuk menghadapinya. Bismillah. Ya Allah Hidayah … amien…amin..amien….

Surat terakhir B.J.Habibie untuk Alm. Ainun Habibie …..

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,

dan kematian adalah sesuatu yang pasti,

dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,

adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,

sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,

hatiku seperti tak di tempatnya,

dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang,

rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,

pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,

aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,

tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,

tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,

kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,

Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang,

cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan, calon bidadari surgaku ….

BJ.HABIBIE

..Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma wabihamdika AsyaduAllahilaha illa Anta Astagfiruka wa’atubu Ilaik Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Iklan

15 Responses to Life Must Go On Sha

  1. Hamba Allah berkata:

    ya ukhti sha, sabar aja yah, Allah takan memberikan ujian yg melebihi batas kemampuan kita, banyak koq sha org2 yg lebih menderita dari pada kita.
    semoga Allah menjadikan anak anak anti anak anak yg shalih, ajari aja anak anak anti untuk selalu berdoa untuk Abi nya yah

  2. Hamba Allah berkata:

    iya akhi, amin…

  3. naimwong berkata:

    menangis didunia,tertawa diakherat

  4. cedric sucimot berkata:

    life has no ‘BACKSPACE’, but always ready for ‘CTRL N’

  5. aji suro berkata:

    hanya orang2 yg beriman dan bertaqwa kpd Allah yg akan di uji olehNya.. Innallaha ma anna, insyallah

  6. Yusuf berkata:

    Jangan bersedih. Semoga Alloh memberikan ganti dengan kebaikan.

  7. Mr.Good berkata:

    Hanya bagaimana hati kita mensikapi masalah supaya bisa kembali kepada Allah. Barang siapa mencintai ‘ makhluk Allah’ maka dia akan kecewa, dan barang siapa mencintai ‘ Allah ‘ maka dia akan bahagia.

  8. Nieke,, berkata:

    Innallillahi wa inna ilaihi roji’un
    turut berduka cita buat Sha, semoga tetap kuat dan sabar, semoga alm. diberi tempat yang layak disisiNya..
    maaph kak Landy aku baru tau kabar ini karena udah jarang main ke sini, salam buat Sha & keponakan tercinta, ya.. semoga persalinan Sha nantinya jg lancar 🙂

  9. eni berkata:

    karena alloh sangat mencintai mu, maka DIA melatih&mengujimu tuk dijadikannya pribadi dan jiwa yg Di HEBATKAN. YAKIN & TETEP POSITIF THINKING.

  10. zonna angle berkata:

    allah???aqu cinta kau….

  11. […] saya kembali diingatkan satu hal ketika seseorang menulis kalimat tersebut pada komen postingan Life Must Go On Sha.  Saya seakan dipaksa untuk mengangguk setuju terhadap ucapan tersebut dan ini bukan kali pertama […]

  12. domtheoos berkata:

    ya memang benar, seua yang hidup di dunia pasti akan mati 🙂

    Pest Control

  13. Syaiful Anam berkata:

    Siapkan amal sebelum ajal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: