Lomba Mewarnai

warnai-inay

Sedari kecil saya membiasakan anak-anak saya melakukan apa-apa yang mereka sukai tanpa ada tekanan selama apa yang mereka lakukan tidak melanggar norma sosial dan agama.

Beberapa waktu lalu guru sekolah abang Inay bicara dengan istri saya mengenai lomba antar TK dan Abang Inay terpilih untuk ikut lomba sholat berjamaah sebagai Imam, tapi Abang Inay menolak dan memilih ikut lomba mewarnai.

Sepulang kerja istri saya menyampaikan hal tersebut kepada saya dengan harapan saya bisa merayu abang Inay agar mau ikut lomba sholat berjamaah. Walau pada kenyataannya dia kecewa karena bukannya merayu Inay, saya malah ikutan mendukung kemauan si abang.

Berhubung saya menerapkan bahwa dirumah ini semua mempunya hak yang sama maka saya panggil abang Inay untuk meminta keterangan mengapa abang Inay tidak mau ikut lomba sholat berjamaah dan malah memilih lomba mewarnai. Dengan santai Inay menjawab bahwa dia suka mewarnai dan mau ikut lomba mewarnai. Walau dilihat secara teknik kemampuan abang Inay masih standar ( mulai gradasi, buka tutup crayon sampai hal-hal detil lainnya ) dan jauh dari kata juara tapi lumayan rapi untuk ukuran anak 5 tahun. Dan saya cukup bangga karena abang Inay sudah berani menyampaikan isi hatinya kepada gurunya tanpa rasa takut.

#lombagambar

#Inay

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: